7 Pekerjaan yang Berisiko Besar Terserang Kanker pramugari (Sumber: Pixabay/lukasbieri)

TERNYATA pola hidup sehat saja tak cukup untuk membuatmu terhindar dari penyakit kanker. Siapa sangka ternyata beberapa profesi tertentu memiliki potensi lebih besar mengalami penyakit berbahaya ini. Hal itu diungkapkan pada laporan American Cancer Society.

Paparan terhadap berbagai jenis radiasi, bahan kimia serta sinar matahari di profesi tertentu akan mempengaruhi kesehatanmu. Akibatnya risiko terkena kanker semakin besar. Dilansir dari Boldsky, berikut ini beberapa pekerjaan yang memiliki potensi lebih besar terserang kanker.

1. Pekerja konstruksi

Pekerja konstruksi (Sumber:Pixabay/MichaelGaida)
Pekerja konstruksi (Sumber:Pixabay/MichaelGaida)

Salah satu jenis kanker yang paling umum mempengaruhi pekerja konstruksi adalah kanker kulit. Terkena sinar matahari selama berjam-jam dapat merusak kulit mereka dan meningkatkan risiko kanker. Selain itu, mesothelioma atau kanker paru-paru adalah penyakit lain yang menimpa pekerja konstruksi.

2. Pekerja di pabrik karet

Salah satunya adalah pabrik ban (Sumber: Pixabay/recyclind)
Salah satunya adalah pabrik ban (Sumber: Pixabay/recyclind)

Terkena bahan kimia, uap kimia, debu, dan produk beracun lainnya membuat pekerja di pabrik karet berisiko terkena kanker perut, paru-paru dan kandung kemih. Menurut laporan yang dikembangkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, orang yang bekerja di industri ini juga rentan terhadap leukemia dan limfoma.

3. Penata rambut

Penata rambut (Sumber: Pixabay/bk_numberone)
Penata rambut (Sumber: Pixabay/bk_numberone)

Menurut National Cancer Institute di India, orang-orang yang bekerja di industri rambut terlalu banyak terpapar bahan kimia dari pewarna rambut. Dalam jangka panjang, paparan ini menyebabkan kanker kandung kemih, laring dan paru-paru.

4. Pekerja daur ulang

Daur ulang plastik (Sumber: Pixabay/Hans)
Daur ulang plastik (Sumber: Pixabay/Hans)

Ada banyak barang daur ulang yang bisa kita nikmati di zaman sekarang. Itu memang sangat menguntungkan bagi kita, namun tidak bagi para pekerjanya. Pekerja di tempat daur ulang membuat mereka terpapar pada toksisitas logam berat. Paparan logam berat yang terus-menerus ini meningkatkan risiko kanker ginjal, hati, paru-paru, dan hidung.

5. Mekanik

Mekanik (Sumber: Pixabay/HutchRock)
Mekanik (Sumber: Pixabay/HutchRock)

Terkena berbagai jenis karsinogen, orang yang bekerja dengan mesin mobil atau semacamnya rentan terhadap risiko mengembangkan leukemia. Sementara mekanik pada pertambangan minyak bumi memiliki peluang lebih besar terkena kanker paru-paru.

6. Penambang

Penambang bis aterkena kanker (Sumber: Pixabay/hangela)
Penambang bisa terkena kanker (Sumber: Pixabay/hangela)

Asap diesel menjadi penyebab utama kanker. Selain itu debu yang menumpuk pada paru-paru selama proses kerja dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit paru-paru hitam (jaringan paru-paru menjadi menghitam dan meradang).

7. Awak pesawat

pramugari (Sumber: Pixabay/lukasbieri)
Pramugari (Sumber: Pixabay/lukasbieri)

Paparan sinar UV dan radiasi kosmik yang berlebihan adalah penyebab utama kanker pada pekerja di atas ketinggian. Jenis kanker paling umum dilaporkan adalah kanker kulit, yang berkembang sebagai mutasi pada sel pembawa pigmen pada kulit.



Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH