7 Anak Buah John Kei Berstatus DPO Tersangka yang juga anak buah John Kei bersiap memperagakan reka ulang penyerangan di Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten, Rabu (24/6/2020). . ANTARA FOTO/Fauzan

MerahPutih.com - Polisi masih mengejar sejumlah anak buah John Kei yang masih buron, terkait kasus penyerangan kediaman Nus Kei, di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang dan penganiayaan Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin dan Angky di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Hingga saat ini masih ada tujuh yang kita cari. Ada tujuh DPO (daftar pencarian orang)," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Minggu (28/6).

Baca Juga

Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan

Sebelumnya diketahui, aparat Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, telah membekuk tiga orang kelompok John Kei yang buron terkait kasus penyerangan ke kediaman Nus Kei, di Cluster Australia, Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang.

Ketiga tersangka yang ditangkap berinisial WL, FDO dan VHL. Mereka ditangkap penyidik, di Kampung Simpang, Desa Cibodas, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat, sekitar pukul 23.00 WIB, tanggal 24 Juni 2020 kemarin.

"Tiga pelaku DPO ini yang memang bermain di Green Lake dengan peran masing-masing. Jadi mereka ini tiga-tiganya memang pada saat ingin berangkat itu masih sempat kumpul di The Arcici, kemudian dibagi peran oleh JK (John Kei)," kata Yusri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kanan) bertanya kepada tersangka kasus kejahatan John Kei (kedua kanan) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kedua kiri) didampingi Kabid Humas Kombes Pol Yusri Yunus (kiri) dan Dirreskrimum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat (kanan) bertanya kepada tersangka kasus kejahatan John Kei (kedua kanan) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

Mereka merupakan pelaku yang melepaskan tembakan pada saat keluar dari perumahan. Berdasarkan keterangan saksi terdengar tujuh kali tembakan, salah satunya memantul terkena kaki pengemudi ojek online.

Baca Juga

Tak Ikut Penyerangan, Anak Buah John Kei Ini Ditangkap atas Kasus Lain

Polisi juga turut menyita satu senjata api rakitan ketika menangkap WL. Pistol itu, yang ditembakkan pada saat para pelaku keluar dari gerbang Cluster Australia, Green Lake City.

Pelaku kedua, berinisial FDO berperan melemparkan bungkusan plastik berisi bensin ke rumah Nus Kei. Bensin itu telah disiapkan seorang pelaku yang kini masih buron. Beruntung, bensin itu tidak sempat dibakar.

Ketiga, tersangka VHL. Ini adalah sopir dari kendaraan Toyota Fortuner yang menabrak pintu gerbang dan juga sekuriti ketika para pelaku keluar dari perumahan.

Sementara itu, penyidik juga sudah menangkap satu tersangka berinisial MSR, di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dia dikabarkan sempat menghadiri rapat, namun tidak ikut dalam penyerangan. Kendati demikian, polisi tetap memproses hukum yang bersangkutan karena pada saat penangkapan penyidik menemukan senjata api di kediamannya.

Selain itu, satu orang buronan berinisial SR alias Teco, yang terlibat melakukan penganiayaan di Duri Kosambi, telah menyerahkan diri ke Polsek Cimanggis, Rabu (24/6)

Baca Juga

Bebas Bersyarat John Kei Dicabut

Selanjutnya tersangka dibawa oleh anggota Polsek Cimanggis ke Polres Metro Depok, dan diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ganjar: Perekonomian Jateng Turun 5,9 Persen
Indonesia
Ganjar: Perekonomian Jateng Turun 5,9 Persen

"Ekonomi di Jateng selama pandemi turun 5,9 persen. Tidak perlu melakukan hal-hal yang tidak berguna yang dapat merusak toleransi," kata dia.

Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami
Indonesia
Wartawan Metro TV Ditemukan Tewas di Tol Ulujami

Editor itu ditemukan tergeletak di semak-semak Tol Ulujami.

KPU Siap Gelar Pilkada Serentak 9 Desember
Indonesia
KPU Siap Gelar Pilkada Serentak 9 Desember

KPU siap melaksanakan tahapan pencoblosan Pilkada Serentak tanggal 9 Desember 2020.

Di Solo, Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2047
Indonesia
Di Solo, Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2047

Calhaj yang mendaftar tahun ini baru bisa berangkat pada tahun 2047.

Aturan Kampanye Calon Kepala Daerah Dinilai Bikin Pusing
Indonesia
Aturan Kampanye Calon Kepala Daerah Dinilai Bikin Pusing

Lingkar Madani Indonesia (LIMA) menyoroti PKPU No 10/2020 yang menyatakan KPU tetap memberi izin kepada pasangan calon kepala daerah tetap kampenye.

PKS Tegas Minta Pembahasan RUU HIP Dibatalkan, Syaratnya....
Indonesia
PKS Tegas Minta Pembahasan RUU HIP Dibatalkan, Syaratnya....

Penekanan kembali pada trisila dan ekasila bisa mengacaukan konstruksi pemahaman Pancasila

Ketika 'Spiderman dan Iron Man' Bantu Korban Banjir Kalsel
Indonesia
Ketika 'Spiderman dan Iron Man' Bantu Korban Banjir Kalsel

Selain mengawal bantuan, dua kader berpakaian super hero itu juga menggelar program trauma healing kepada anak-anak pengungsi banjir Kalimantan Selatan.

Pengamat: Rekomendasi Pelonggaran PSBB Patut Diragukan Urgensinya
Indonesia
Pengamat: Rekomendasi Pelonggaran PSBB Patut Diragukan Urgensinya

Positif COVID-19 dengan jumlah lebih dari 100 dari 1.065 orang bukanlah jumlah yang biasa

Maklumat Kapolri Larang Pesta Kembang Api
Indonesia
Maklumat Kapolri Larang Pesta Kembang Api

Maklumat Kapolri yang dikeluarkan 23 Desember 2020, mempertimbangkan penanganan penyebaran COVID-19 secara nasional yang belum sepenuhnya terkendali.

Pemerintah Janji Sampaikan Informasi Soal Vaksin COVID-19 Secara Akurat, Kredibel dan Proaktif
Indonesia
Pemerintah Janji Sampaikan Informasi Soal Vaksin COVID-19 Secara Akurat, Kredibel dan Proaktif

Momentum ini dapat memberikan daya dorong bagi bangsa Indonesia