6 Negara yang Blokir Aplikasi WhatsApp WhatsApp diblokir di negara-negara tertentu. (Foto: Pexels/Anton)

WHATSAPP merupakan salah satu jejaring sosial yang paling populer di seluruh dunia dengan total sekitar 1,5 miliar pengguna. Di Indonesia, WhatsApp adalah salah satu aplikasi yang paling sering digunakan.
Aplikasi yang rilis pada 2009 lalu ini dibuat untuk memudahkan masyarakat berkomunikasi dengan kerabat. Sayangnya, meskipun membuatnya lebih mudah untuk berkomunikasi, ada beberapa negara yang justru memblokir WhatsApp dengan beberapa alasan tertentu.

Hal ini justru membuat beberapa orang bingung mengapa WhatsApp dilarang di negara-negara tertentu. Salah satu alasan utama pemblokiran aplikasi ini adalah demi keamanan nasional. Selain itu, adanya klaim bahwa pemerintah setempat berusaha untuk mendukung perusahaan telkomunikasi lokal tersebut.

Baca Juga:

Awas! File WhatsApp Bisa Dimanipulasi untuk Penipuan, Kenali Cara Mencegahnya

Dilansir dari laman Daily Express, berikut beberapa negara yang memblokir WhatsApp.


1. Tiongkok

Blokir Whatsapp
Tiongkok memblokir WhatsApp dengan alasan politik. (Foto: Pixabay/antonbe)

Alasan utama pemerintah Tiongkok memblokir WhatsApp adalah karena alasan politik. Tak hanya itu, Negara Tirai Bambu ini ingin mempertahankan kontrol informasi terhadap penduduknya. WhatsApp memilik fitur enkripsi aplikasi obrolan yang kuat sehingga pemerintah tidak bisa menyensor konten obrolan. Alternatif jejaring sosial yang mereka gunakan saat ini adalah WeChat.


2. Korea Utara

Blokir Whatsapp
Korea Utara merupakan negara dengan sensor paling ekstrem di dunia. (Foto: Pixabay/arivera)

Korea Utara secara permanen berada di bawah sorotan internasional karena retorika dan militer yang keras dari pemimpin Kim Jong Un. Alasan dilarangnya penggunaan WhatsApp adalah karena sensor di Korea Utara termasuk yang paling esktrem di dunia. Bahkan, kebutuhan internet pun ditentukan oleh negara sendiri. Inilah sebabnya mengapa Korea Utara memberikan batas penggunaan jejaring sosial seperti Facebook dan WhatsApp.


3. Kuba

Blokir Whatsapp
Hanya beberapa orang saja yang dapat mengakses WhatsApp, jurnalis salah satunya. (Foto: Pixabay/Alexas Fotos)

Kuba secara dramatis membatasi penggunaan platform internet dan jejaring sosial. Karena sensornya yang sangat ketat, Kuba mendapatkan sanksi dari Uni Eropa dan pernyataan protes dari pemerintah di seluruh dunia. Di Kuba, hanya politisi, jurnalis, dan mahasiswa saja yang terpilih secara hukum memenuhi syarat untuk mengakses internet dan platform WhatsApp. Tidak semata-mata hanya masalah politik, tingginya penggunaan internet juga disebut melebihi gaji rata-rata penduduk di sana.

Baca Juga:

Heboh! WhatsApp Call Disusupi Spyware yang Berbahaya


4. Iran

Blokir Whatsapp
Tidak ada jawaban pasti mengapa WhatsApp diblokir di Iran. (Foto: Pixabay/Mostafa_Meraji)

Iran merupakan negara yang memiliki sensor yang sangat ketat. Reporter Without Borders mengatakan bahwa Iran adalah salah satu negara yang paling represif di dunia bagi jurnalis selama 40 tahun terakhir. Pemerintah Iran telah memblokir WhatsApp di beberapa kali kesempatan. Tidak ada jawaban yang pasti mengapa aplikasi tersebut diblokir. Ada yang mengatakan karena masalah politik, kemanan, bahkan sensor.


5. Suriah

Blokir Whatsapp
Suriah juga memblokir Youtube dan Facebook. (Foto: Pixabay/daliluk)

Kondisi politik Suriah selalu menjadi alasan pelarangan aplikasi WhatsApp. Banyak pemberontak menggunakan enkripsi WhatsApp sebagai senjata utama mereka untuk merencanakan protes terhadap pemerintah. Itulah sebabnya Suriah harus melarang WhatsApp. Suriah juga melarang beberapa situs web karena alasan politik dan akan menangap orang yang mengaksesnya. Selain WhatsApp, Youtube, dan Facebook juga dilarang di negara ini.


6. Uni Emirat Arab (UEA)

Blokir Whatsapp
Perusahaan telekomunikasi lokal UEA merasa rugi dengan kehadiran WhatsApp. (Foto: Pixabay/wantspics)

Berbeda dengan negara lain, alasan WhatsApp diblokir karena perusahaan telekomunikasi lokal yang kehilangan keuntungan akibat hadirnya aplikasi milik Facebook ini. Mereka menggunakan WhatsApp untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman yang akhirnya membuat rugi bagi operator telekomunikasi lokal. (And)

Baca Juga:

WhatsApp Akan Blokir Pengguna yang Pakai Aplikasi Bajakan


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH