6 Makanan Penghalau Efek Negatif Sengatan Matahari, Sudah Tahu? Aktivitas di pantai dapat membuat kulit menggelap. (Foto: Pixabay)

MESKI dapat meningkatkan aktivitas sel pada sistem imun, sinar matahari memiliki efek negatif. Kulitmu berisiko menggelap dan kusam ketika terlalu lama terpapar sinar matahari.

Memang, waktu ideal terpapar sinar matahari adalah lima hingga sepuluh menit di pagi hari. Di siang hari, risiko terkena gangguan kulit dan perubahan warna menggelap menjadi lebih besar. Karena itu, tidak sedikit orang ragu beraktivitas luar ruang ketika sinar matahari tengah terik. Alasan utamanya jelas. Tidak mau kulitnya menggelap.

Sayang, tidak selamanya kamu dapat menghindari paparan sinar matahari. Apalagi ketika tuntutan pekerjaan mewajibkanmu bekerja outdoor, kala matahari sedang terik.

Ketika kondisi ini terjadi, hal pertama yang sebaiknya dilakukan mengaplikasikan tabir surya. Dan kamu sebaiknya mengonsumsi makanan-makanan penghalau sengatan matahari. Ssst, tidak semua orang tahu makanan ini lo. Jangan-jangan kamu juga begitu?

Berikut enam makanan penghalau efek negatif sengatan matahari.

1. Green Tea

Green Tea
Green tea dapat mencegah efek negatif sinar matahari. (Foto: Pixabay)

Sebagian besar dari kita mungkin sudah tahu salah satu khasiat teh hijau adalah merampingkan tubuh. Itu bukanlah satu-satunya khasiat yang bisa kita dapat jika rutin mengonsumsi teh hijau. Teh hijau merupakan salah satu minuman kaya akan nutrisi.

Minuman ini dapat melindungi kita dari berbagai penyakit seperti jantung, alzheimer dan gangguan penglihatan. Kandungan antioksidan pada teh hijau juga berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

2. Tomat

Tomat
Lycopene pada tomat menghidrasi tubuh dan kulit. (Foto: Pixabay)

Di dalam sebuah tomat terdapat kandungan antioksidan bernama lycopene, eLycopene dan vitamin C. Tidak hanya membuat tomat berwarna merah, tetapi juga menghidrasi tubuh dan kulit.

Tomat juga menghalau proses penetrasi sinar UV ke kulit kita. Dengan begitu, kulit tak mudah menggelap lantaran sinar matahari tidak mudah masuk ke dalam lapisan kulit.

3. Stroberi

Stroberi
Stroberi sarat vitamin C. (Foto: Pixabay)

Buah stroberi tak hanya lezat tetapi juga memiliki kandungan gizi tinggi. Stroberi mrngandung vitamin A, B dan C. Seperti yang telah disebutkan, vitamin C membantu tubuh dan kulit terhidrasi dengan baik.

Di samping vitamin, stroberi mengandung antosianin dan phytonutrisi yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat sengatan matahari. Antosianin memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan sehingga kulit terjaga dengan baik.

4. Cokelat

Dark chocolate
Dark chocolate kaya antioksidan. (Foto: Pixabay)

Menurut data Bold Sky, seorang peneliti mengungkapkan cokelat dengan kandungan flavonoid tinggi sangat membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Kandungan flavonoid hanya dapat ditemukan di dark chocolate dan cokelat mentah.

Semakin mentah cokelatnya maka semakin tinggi antioksidannya. Hayo rajin konsumsi dark chocolate agar kulitmu tidak gampang berubah menjadi gelap.

5. Omega-3

Omega-3
Omega-3 mencerahkan kulit. (Foto: Pixabay)

Sejumlah makanan yang mengandung omega-3 seperti minyak ikan, selada atau chia seed dapat meningkatkan kualitas kulit. Makanan-makanan tersebut dapat menyembuhkan jerawat, mengencangkan dan mencerahkan kulit.

Makanan dengan kandungan omega-3 juga melindungi tubuh dari paparan sinar matahari dan radikal bebas serta mengurangi risiko terkena kanker kulit.

6. Semangka

Semangka
Semangka kaya antioksidan. (Foto: Pixabay)

Kandungan air di dalam sebuah semangka sangat tinggi. Air yang terdapat di semangka berfungsi untuk menghidrasi tubuh kita. Buah semangka juga diperkaya dengan antioksidan penangkal paparan sinar matahari.

Demikian beberapa makanan yang dapat menlindungi kulit kita dari bahaya sengatan matahari. Untuk hasil perlindungan lebih maksimal, gunakan tabir surya dengan SPF 50+. (Avia)

Kredit : iftinavia


Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH