6 Kasus Diduga Jadi Pemicu Penyerangan ke Novel Baswedan Tim Pencari Fakta (TPF) Novel Baswedan. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Tim Pencari Fakta (TPF) menduga adanya motif balas dendam di balik kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Salah satunya berkaitan dengan sejumlah kasus yang ditangani Novel di KPK.

"Oleh karena itulah setidaknya sekurang-kurangnya 6 kasus yang saat ini kita coba dalami, kasus Buol, e-KTP, yang melibatkan Ketua MK, Sekjen MA, kemudian apa lagi itu Wisma Atlet, terus ada juga yang menyangkut pidana di Bengkulu, sarang burung walet," sebut Kadiv Humas Polri Irjen Mochammad Iqbal kepada wartawan di Mabes Polri, Rabu (17/7).

Baca Juga: Tiga Orang Pelaku Diduga Ingin Menyiksa Novel Masuk Radar Tim Khusus Polri

Tim Pencari Fakta (TPF) Novel Baswedan. Foto: MP/Kanu

Dalam analisis tim tersebut, ditemukan juga cairan H2SO4 atau asam sulfat yang disiramkan ke Novel tidak pekat. Fakta itu diduga TPF menunjukkan niat pelaku bukanlah untuk membunuh Novel.

"Kami sudah memeriksa dengan scientific bahwa H2SO4, asam sulfat yang digunakan pelaku menyiram Saudara Novel itu tidak pekat," ujar Iqbal.

Baca Juga: Korupsi Simulator SIM dan e-KTP, Dua Kasus yang Potensial Jadi Serangan Balik ke Novel?

Menurut Iqbal, kalau pekat, pasti wajah Novel sudah rusak. "Kalau pekat sudah bolong-bolong (di wajah)," imbuh Iqbal.

Berangkat dari temuan itu, tim pakar disebut Iqbal berkonsultasi dengan psikolog. Dari situlah kemudian TPF menduga adanya motif balas dendam.

Penyidik KPK Novel Baswedan
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. (Foto: merahputih.com/Ponco Sulaksono)

Baca Juga: Serangan Teror ke Novel Baswedan Dipicu Dendam

"Ini ada kaitannya pelaku sakit hati karena memang pelaku kita duga disakiti hatinya dipermalukan oleh saudara Novel," kata Iqbal. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH