6 Jagoan PDIP di Jateng Lawan Kotak Kosong Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - DPD PDIP Jawa Tengah memastikan sebanyak 6 pasangan bakal calon (balon) kepala daerah yang diusungnyadi Pilkada serentak 2020, dipastikan bakal melawan kotak kosong. Hal tersebut didasari dari hasil rekomendasi bakal calon dari partai lain semuanya mendukung semua calon dari PDIP itu.

"Total ada 21 darah kabupaten/kota di Jawa Tengah yang mengadakan pilkada serentak tahun ini. Dari jumlah tersebut dari catatan kami 6 calon yang diusung PDIP bakal melawan kotak kosong," ujar Sekretaris DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto, Kamis (3/9).

Baca Juga:

Belajar Daring di Tengah Pandemi, 1.500 Siswa Miskin Solo Diberi Smartphone Gratis

Bambang menjelaskan, enam daerah yang melawan kotak kosong tersebut yakni Kota Semarang, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Kebumen. Sampai hari ini belum ada lawan yang muncul mendapatkan rekomendasi bakal calon.

"Kami terima laporan dari ketua DPC PDIP di 6 daerah itu sampai detik ini belum ada yang mendaftar," kata dia.

Pasangan Gibran-Teguh di Pilwakot Solo menerima rekomendasi dari DPD PDIP Jawa Tengah di Panti Marhen, Semarang. (MP/Ismail)

Sebanyak enam calon PDIP tersebut yakni Hendrar Prihadi (incumbent atau petahana Wali Kota Semarang), Sri Sumarni (Petahana Bupati Grobogan), Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Petahanan Bupati Sragen), Afif Nurhidayat (Petahana Ketua DPRD Wonosobo), dan Arif Sugiyanto (petahanan Wakil Bupati Kebumen).

"Saya awalnya memperkirakan daerah seperti Solo juga akan melawan kota kosong, ternyata ada bakal calon independen lolos. Juga Kabupaten Wonogori dan Kabupaten Pemalang," tutur dia.

Baca Juga:

Tolak Intoleransi, Barisan Solidaritas Masyarakat Solo Demo di Kawasan Gladak

Meski melawan kotak kosong, ia tetap meminta calon dari PDIP tetap bekerja keras untuk meraih suara banyak dan memenangi pilkada dengan kepala tegak. Demikian halnya Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa di Solo jangan anggap remeh independen.

"Tetap harus bekerja keras untuk memenangkan pilkada. Gibran-Teguh harus waspada. Bisa saja calon independen didukung partai politik yang tidak mengusung calon," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH