6 Fakta Menarik Dokter Cantik di balik aplikasi Go Dok, Jolinda Johary Dokter Jolinda Johary mendedikasikan penuh dirinya untuk Go Dok (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

GO DOK adalah aplikasi yang menyajikan ragam layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan terpercaya. Lewat fitur 'Tanya Dokter', Go Dok memudahkan penggunanya dalam melakukan sesi konsultasi kesehatan secara online tanpa dipungut biaya sedikitpun alias gratis.

Setiap perusahaan tidak pernah lepas dari sosok yang sangat berpengaruh pada kesuksesan yang dicapai. Begitu pula Go Dok, di balik kesuksesannya ternyata ada sosok cantik yang berprofesi sebagi dokter yaitu dr. Jolinda Johary.

Ada fakta-fakta menarik dari ibu satu anak ini.

1. Lulusan Kedokteran Tarumanegara

Dokter Jolinda mengambil jenjang pendidikan S1 kedokteran di Universitas Tarumanegara, Jakarta. Ia lulus pada tahun 2007.

2. Spesialis Kandungan Lulusan Kampus Tiongkok

Kemudian dokter Jolinda melanjutkan dengan spesialis kandungan atau obgyn. Langkahnya membawa dirinya menimba ilmu ke Tiongkok. Wanita kelahiran 15 Januari 1983 ini lulus dari Universitas Central South University, Tiongkok, pada tahun 2014.

3. Berkomitmen membangun dan menjadi dokter Full Time di Aplikasi Go Dok

Dokter Jolinda mendedikasikan penuh dirinya untuk aplikasi yang ia gagas bersama beberapa rekannya. Walaupun ia bekerja full time di Go Dok, namun ia juga masih menyempatkan diri untuk membuka praktek di rumahnya di kawasan Tangerang.

4. Mengembangkan Aplikasi Go Dok

Go Dok sudah menjadi jalan hidupnya yang ia tekuni. Ke depannya ia selalu berpikir untuk mengembangkan aplikasi tersebut. Ia mengembangkan aplikasinya itu dibantu salah satu rekannya Maya yang kini juga menjabat sebagai kepala redaksi dan promosi di Go Dok.

5. Mendirikan Go Dok karena Ingin Membantu yang Membutuhkan

Dokter Jolinda tergerak membuat Go Dok agar bisa memberikan layanan maksimal dan memberikan akses mudah bagi pasien. Ia mengaku ingin membantu setiap pasien sakit yang tidak sempat atau takut menemui dokter. Untuk itu ia selalu menjadikan fitur 'Tanya Dokter' sebagai fitur andalannya pada Go Dok.

6. Menjadikan Go Dok sebagai wadah para dokter untuk mengembangkan diri

Walaupun pada umumnya dokter bekerja untuk melayani pasien di klinik dan rumah sakit, namun kenyataannya tak sedikit dari mereka yang memiliki potensi lebih dari misalnya menulis artikel dan membuat konten kesehatan dalam bentuk video. Lewat Go Dok, ia berharap para rekannya dapat melayani dan mengembangkan potensi yang ada dalam diri mereka.

Itulah fakta menarik dari dokter Jolinda. Hebat ya, sudah cantik, berbakat dan memiliki rasa kepedulian tinggi kepada sesama manusia. Dua jempol, setuju? (ikh)

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH