595 Pengendara Ditilang karena Langgar Ganjil Genap Petugas memberhentikan pengendara yang melanggar aturan ganjil-genap di Jalan Sudirman, Jumat (13/8/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

MerahPutih.com - Penerapan ganjil genap di tiga kawasan di Jakarta meliputi Jalan Sudirman, Jalan Thamrin dan Jalan Rasuna Said telah berlangsung selama 16 hari.

Selama periode tersebut, ratusan pelanggar gage ditindak polisi.

Baca Juga

Anies Keluarkan Kepgub Ganjil Genap Jalan Menuju Tempat Wisata

"Ada 595 tilang yang sudah kita berikan kepada pelanggar," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (17/9).

Sambodo menerangkan titik pelanggaran ganjil genap paling banyak terjadi di kawasan Rasuna Said.

Sementara untuk data pelanggar paling sedikit ada di wilayah Thamrin.

Polisi berjaga di pos pengendalian mobilitas ganjil-genap kendaraan, Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj
Polisi berjaga di pos pengendalian mobilitas ganjil-genap kendaraan, Jalan Terusan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj

"Paling banyak di kawasan Rasuna Said itu 293 pelanggar, kemudian di Jalan Thamrin ada 88 pelanggar dan di Jalan Sudriman 214 pelanggar," jelas Sambodo.

"Rata-rata perhari 40-70 kendaraan yang ditindak, tapi paling banyak pada 10 September itu terdapat 75 kendaraan yang kita tilang," imbuhnya.

Dalam penjabarannya tersebut, Sambodo kembali mengingatkan aturan ganjil genap berlaku untuk seluruh plat nomor kendaraan berwarna hitam. Termasuk dengan pelat bernomor RF.

"Bahkan ada beberapa kendaraan yang menggunakan plat RF kami tilang, terakhir ada lima kendaraan. Jadi berlaku untuk semua," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Polda Metro Rancang Aturan Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Besok BKN Mulai Buka Pendaftaran CPNS, Ini Syaratnya
Indonesia
Besok BKN Mulai Buka Pendaftaran CPNS, Ini Syaratnya

Badan Kepegawaian Negeri (BKN) akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 pada Selasa (29/6) besok.

WNA Pencari Suaka dapat Vaksin COVID-19, Anies: Virusnya Menular Pada Siapa Saja
Indonesia
Tersangka Pembobolan Rekening Nasabah Ternyata Tengah Disidang Kasus Lain
Indonesia
Tersangka Pembobolan Rekening Nasabah Ternyata Tengah Disidang Kasus Lain

Polri berencana mengirim surat permohonan izin pemeriksaan ke Ketua Pengadilan Negeri Tangerang untuk memeriksa Kepala Maybank Cipulir bernama Albert.

Alasan Pemprov DKI BST Tahap Dua Tertunda hingga Maret
Indonesia
Alasan Pemprov DKI BST Tahap Dua Tertunda hingga Maret

Pemprov DKI Jakarta menjelaskan, penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap dua ke warga ditunda.

Pasar Tradisional di Jakarta Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Surat Vaksin
Indonesia
Pasar Tradisional di Jakarta Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Surat Vaksin

Hanya saja pedagang dan pengunjung pasar wajib menunjukan kartu atau sertifikat vaksin ketika akan memasuki pasar.

Selesaikan Kemiskinan Ekstrem, Jawa Barat Dapat Tambahan Alokasi Bansos Tunai
Indonesia
Selesaikan Kemiskinan Ekstrem, Jawa Barat Dapat Tambahan Alokasi Bansos Tunai

Jawa Barat merupakan satu dari tujuh provinsi yang menjadi target penyelesaian kemiskinan ekstrem hingga akhir 2021. Total jumlah penduduk miskin ekstrem di lima kabupaten prioritas di Jawa Barat sebanyak 460.327 jiwa, dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 107.560 rumah tangga.

KPK Periksa Penyidik dari Kepolisian yang Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai
Indonesia
 Polda Metro Jaya Periksa Luhut Panjaitan Hari Ini
Indonesia
Polda Metro Jaya Periksa Luhut Panjaitan Hari Ini

Luhut bakal diperiksa terkait laporannya terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti atas dugaan pencemaran nama baik, Senin (27/9).

Anies Beri Beasiswa Anak Yatim Piatu akibat COVID-19
Indonesia
Anies Beri Beasiswa Anak Yatim Piatu akibat COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri vaksinasi dan menyerahkan secara langsung beasiswa untuk yatim piatu karena COVID-19.