57 Korban Banjir Butuh Pelayanan Kesehatan Warga melintasi banjir yang menggenangi halaman rumah susun sewa (rusunawa) di Kelurahan Ujuna, Palu Barat, Sulawesi Tengah, Minggu (4/6). ( ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah)

Dinas Kesehatan Kota Palu mencatat terdapat 57 korban banjir Sungai Palu membutuhkan pelayanan kesehatan di empat posko kesehatan yang dibangun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palu, Royke Abraham mengatakan selama empat hari poskes dibuka, terdapat 57 warga yang mengalami dampak langsung bencana banjir memeriksakan kesehatannya di poskes.

"Banyak warga seputaran atau yang berada di pesisir sungai Palu yang membutuhkan pelayanan kesehatan," jawab Royke Abraham, Minggu di Palu, Minggu (11/6).

Kata Royke jumlah tersebut tersebar di empat posko kesehatan yang disediakan Pemkot Palu melalui pihaknya, di beberapa kelurahan bersentuhan langsung dengan banjir.

Meliputi Puskesmas Pembantu Kelurahan Ujuna, Poskes Kelurahan Lere tempat praktek bidan Agustina, Poskes Maesa di Poskesdes Kelurahan Lolu Utara, Poskes di Lorong Bakso Besusu.

"Yang datang berkunjung karena sakit namun bukan karena dampak lansung banjir atau bukan korban banjir sebanyak 89 orang," sebutnya.

Dia mengatakan hujan yang mengguyur Kota Palu sehingga berdampak pada banjir, membuat masyarakat sekitaran sungai dan bukan korban mengalami gangguan kesehatan.

"Ada yang mulai menderita gelaja Ispa, demam, diare, inveksi, dan gejala demam berdarah," urainya.

Ia mengatakan bahwa semua masyarakat baik korban banjir atau bukan terlayani dengan baik.

Dinkes, lanjut dia, akan kembali membuka posko kesehatan bila hujan kembali mengguyur Kota Palu dan berpotensi banjir.

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Yohannes Abimanyu