555 Orang Terpapar Corona di 107 Pasar Seluruh Jakarta Pedagang sayur melayani pembeli yang berbelanja menggunakan kantong belanja ramah lingkungan di Pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2020). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Virus corona (COVID-19) di Jakarta semakin mengkhawatirkan. Beberapa hari ini, ramai terjadi klaster baru di pasar tradisional. Berdasarkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19, ada 555 orang positif corona yang tersebar di 107 pasar Jakarta.

Klaster pasar paling tinggi berada di Jakarta pusat, dengan total 28 pasar, kasus positif sebanyak 228 orang. Disusul pasar di wilayah Jakarta Barat, jumlah yang terpapar 25 pasar, dan sebanyak 96 orang positif.

Baca Juga:

Anies Klaim Pasar di DKI Sudah Relatif Aman dari COVID-19

Lalu Jakarta timur, dengan jumlah 22 pasar dan terdapat 143 orang terpapar corona. Selanjutnya, pasar di wilayah Jakarta Selatan, sebanyak 20 pasar, dengan jumlah kasus 53 orang positif COVID-19. Pasar wilayah Jakarta Utara, terdapat 12 pasar, dengan jumlah kasus 35 orang positif COVID-19.

"Dari 11.766 orang ini memang ditemukan positif 555 orang di 107 pasar. ini bukan orang sakit. ini memang lagi jualan," kata Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah melalui YouTube resmi BNPB, Rabu (29/7).

Seorang penjual di pasar tradisional Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019). (Antara/Aria Cindyara)
Seorang penjual di pasar tradisional Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019). (Antara/Aria Cindyara)

Dewi mengatakan, pasar berada diurutan keempat menjadi penyumbang kasus corona di Jakarta dengan prosentase sebanyak 4,35 persen.

Adapun Pasien rumah sakit menempati peringkat pertama sekitar 42 persen. kemudian pasien di komunitas berdasarkan hasil kontak tracing, cukup besar angkanya sekitar 39 persen.

Baca Juga:

Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom

Selanjutnya posisi ketiga yakni anak buah kapal (ABK) dan Palang Merah Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah sekitar 5,88 persen.

Pasar ini menempati peringkat keempat ada sekitar 4,35 pesen. Sedangkan perkantoran ada 3,6 persen.

"Dari Klaster tersebutlah kasus positif COVID19, pada masa PSBB transisi untuk keseluruhan kasus positif yang ada di DKI," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH