55 Warga Terjaring Operasi Yustisi di Sawah Besar, Mayoritas Pilih Sanksi Sosial Puluhan warga terpaksa mendapatkan hukuman karena melanggar protokol kesehatan di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Puluhan warga terpaksa mendapatkan hukuman karena melanggar protokol kesehatan di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Eliantoro Jalmaf menuturkan, ada 55 warga yang terjaring dalam operasi yustisi.

Baca Juga

13 Ribu Pasien COVID-19 Berhasil Sembuh Setelah Dirawat di Wisma Atlet

"Mereka melanggar protokol kesehatan. Seperti tak menggunakan masker dan berkerumun," kata Eliantoro ditemui MerahPutih.com di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (18/9).

Eliantoro menambahkan, dari enam kelurahan, warga yang memilih membayar denda jumlahnya lebih sedikit. Warga lebih memilih diberi sanksi sosial seperti menyapu jalanan, membersihkan fasilitas umum hingga memperbaiki fasum yang rusak.

"Ada empat warga yang memilih membayar denda. Sehingga totalnya Rp 900 ribu," ungkap Eliantoro.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Eliantoro Jalmaf. Foto: MP/Kanu

Lulusan AKPOL 2003 ini menyebut, untuk menurunkan jumlah pelanggar, pihaknya sudah menggandeng tokoh masyarakat, agama dan komunitas untuk menjadi petugas pengawal protokol kesehatan.

Mereka terlihat memasuki sejumlah tempat seperti pusat perbelanjaan dan pemukiman penduduk untuk mengingatkan bahaya COVID-19. Beberapa warga yang tak pakai masker pun mereka tegur dan memintanya memasang alat pelindung dari virus itu.

"Bukan saja kerja aparat, tapi masyarakat kami ajak untuk ikut menangani masalah COVID-19. Seperti menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan," ujar Eliantoro.

Seperti diketahui, Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, pemerintah akan proaktif menyambut perkembangan terkini terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota yang berlaku 14 September 2020. Salah satunya melakukan operasi yustisi.

Puluhan warga terpaksa mendapatkan hukuman karena melanggar protokol kesshatan di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Puluhan warga terpaksa mendapatkan hukuman karena melanggar protokol kesehatan di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: MP/Kanu

Menurut Erick, TNI, Polri, Satgas Penanganan COVID-19 akan aktif dalam penegakan disiplin dan operasi yustisi di area-area yang terduga menjadi klaster baru, termasuk di wilayah perkantoran agar protokol kesehatan dijalankan lebih ketat.

"Dukungan pemerintah pusat terhadap kebijakan pemerintah daerah sudah jelas, yakni totalitas dalam penegakan disiplin terkait Inpres Nomor: 6/2020. Operasi yustisi yang melibatkan TNI dan Polri untuk Kampanye Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan Dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker Pilkada 2020 Yang Aman, Damai dan Sehat," ujar Erick.

Baca Juga

Tiga Pegawai Positif Corona, Kantor Kecamatan Gambir Ditutup

Sejak mulai diterapkan pada Senin (14/9), pelaksanaan operasi yustisi di berbagai daerah pun telah menertibkan puluhan, ratusan bahkan ribuan pelanggar. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH