500 Ribu Tenaga Kesehatan Indonesia Sudah Divaksin COVID-19 Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada nakes saat vaksinasi massal di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jakarta, Minggu (31/1/2021). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa)

MerahPutih.com - Sebanyak 500 ribu tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia telah menerima vaksin COVID-19, berdasarkan data Kementerian Kesehatan per Senin (1/2).

"Hari ini dikabarkan Kementerian Kesehatan, sudah lebih dari 500 ribu nakes divaksinasi COVID-19. Antusiasme mereka terlihat jelas di berbagai provinsi, kabupaten dan kota,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Reisa Broto Asmoro dalam telekonferensi pers dari Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (2/1).

Tenaga kesehatan merupakan sasaran prioritas penerima vaksin COVID-19. Reisa menyebutkan, jumlah penerima vaksin terus meningkat secara drastis setiap harinya. Jawa Tengah merupakan provinsi yang paling progresif berdasarkan realisasi vaksinasi.

Baca Juga:

250 Ribu Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin COVID-19

“Kemudian disusul oleh beberapa kabupaten/kota di Kalimantan, dan ini dapat jadi penyemangat bagi semua nakes untuk melaksanakan vaksinasi,” ujar Reisa seperti dikutip Antara.

Reisa menyebutkan vaksinasi terhadap nakes merupakan insentif bagi setiap daerah karena menjadi upaya untuk melindungi sumber daya manusia berkualitas yang berperan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Meski Mendagri sudah menyebutkan usulan insentif bagi daerah ini ditambah dengan adanya inisiatif reward, penghargaan berupa SKP, namun insentif terbesar bagi daerah ini adalah melindungi tenaga kerja nakes yang mereka miliki. Mereka melindungi SDM berkualitas mereka yang selama ini menjaga bahkan menaikkan indeks pembangunan di kabupaten/kota," katanya.

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro berbicara dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/9/2020). (ANTARA/Katriana)
Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro berbicara dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/9/2020). (ANTARA/Katriana)

Reisa mengingatkan vaksinasi COVID-19 dibagi menjadi dua tahapan. Para nakes wajib mengikuti dua tahapan penyuntikan vaksin untuk mendapatkan kekebalan terhadap virus.

"Bagi mereka yang baru menerima dosis pertama, kita harus memastikan imunitas diri kita baru muncul setelah peningkatan melalui dosis kedua. Karena itu kita wajib melakukan penyuntikan dosis kedua untuk menghasilkan kekebalan maksimal tubuh kita untuk melawan COVID-19," kata dia.

Baca Juga:

Anies Revitalisasi JPO Sudirman, Didedikasikan untuk Nakes Meninggal akibat COVID-19

Penyuntikan vaksin tahap kedua dilakukan setelah dua pekan dari penyuntikan pertama. Jeda waktu antara penyuntikan diperlukan sebagai masa adaptasi tubuh terhadap virus tidak aktif yang disuntikkan pada tahap pertama.

“Jadi tubuh kita dikenalkan dulu dengan inactivated virus yang dimasukkan ke tubuh kita. Lalu dia akan bekerja sama membangun sistem antibodi," ujarnya.

Penyuntikan vaksin kedua merupakan upaya untuk meningkatkan kekuatan vaksin tersebut sehingga mengoptimalkan antibodi yang terbentuk dalam tubuh penerima vaksin. (*)

Baca Juga:

Satu Nakes Asal Sukoharjo Positif COVID-19 setelah Divaksin Sinovac

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Pastikan Harga Tes Swab Tak Lagi Mahal
Indonesia
Pemerintah Pastikan Harga Tes Swab Tak Lagi Mahal

Untuk tes swab saja, kini masyarakat harus rogoh kocek hingga Rp2 juta.

8 Orang Terluka Akibat Ambruknya Proyek Tol Cibitung-Cilincing
Indonesia
8 Orang Terluka Akibat Ambruknya Proyek Tol Cibitung-Cilincing

"Sudah dilaporkan, investigasi dan pengendalian kondisi lapangan harus kita lihat," jelas Danang.

Pandemi Corona, Gereja Minta Umat Pakai Masker dan Menyanyi Dalam Hati
Indonesia
Pandemi Corona, Gereja Minta Umat Pakai Masker dan Menyanyi Dalam Hati

Ada song leader yang menyanyi dengan face shield

Rizieq Shihab Belum Pasti Penuhi Panggilan Polisi
Indonesia
Rizieq Shihab Belum Pasti Penuhi Panggilan Polisi

“Keputusannya malam nanti apakah datang atau tidak,” kata Aziz

Soroti Pengadaan yang Dilakukan Polri, DPR: Agak Samar-Samar
Indonesia
Soroti Pengadaan yang Dilakukan Polri, DPR: Agak Samar-Samar

Polri memastikan proses lelang tender pengadaan barang dilakukan secara transparan

Bukannya Bikin Takut, Peti Mati Sosialisasi Bahaya COVID-19 Malah jadi Objek Swafoto
Indonesia
Bukannya Bikin Takut, Peti Mati Sosialisasi Bahaya COVID-19 Malah jadi Objek Swafoto

Pemasangan replika peti jenazah COVID-19 dilakukan petugas Kelurahan Bangka pada Jumat (14/8)

Antisipasi Penyakit Menular, Hewan Kurban yang Dijual Wajib Kantongi Surat Sehat
Indonesia
Antisipasi Penyakit Menular, Hewan Kurban yang Dijual Wajib Kantongi Surat Sehat

Dengan SKKH setidaknya pembeli hewan kurban bisa tenang.

Menag Yaqut Instruksikan Anak Buahnya Perketat Prokes di Rumah Ibadah
Indonesia
Menag Yaqut Instruksikan Anak Buahnya Perketat Prokes di Rumah Ibadah

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengintruksikan anak buahnya untuk memperketat pengawasan penerapan protokol kesehatan di rumah ibadah.

Mengenal Vaksin COVID-19 Merah Putih dengan Pendekatan DNA
Indonesia
Mengenal Vaksin COVID-19 Merah Putih dengan Pendekatan DNA

Ada sejumlah sel dalam tubuh yang mampu menghasilkan antibodi. Sel-sel tersebut yaitu Sel B, sel T sitotoksik atau CD 8 dan sel T CD 4.

Hotman Paris Sebut Kasus Raibnya Uang Atlet eSports Berlangsung Sejak Mei 2020
Indonesia
Hotman Paris Sebut Kasus Raibnya Uang Atlet eSports Berlangsung Sejak Mei 2020

Jadi, dia menjelaskan bahwa kasus raibnya Rp22 miliar uang nasabah bukanlah kasus baru, melainkan sudah bergulir selama 6 bulan.