50 Tahun Manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11 Perjalanan manusia ke Bulan ternyata tidak semulus yang kita kira (Foto: Google)

PADA 19 Juli 50 tahun silam, manusia berhasil pergi dan menginjakkan kaki di Bulan. Goggle bahkan membuat video yang disematkan dalam doodle yang ditempatkan di homepage mereka. Dalam video tersebut Mike Collins, salah satu astronaut Apollo 11, menceritakan pengalamannya bersama Neil Armstrong dan Buzz Aldrin dalam misi pendaratan ke bulan.

Tapi ternyata ada kejadian-kejadian yang hampir menggagalkan misi Collins dan astronaut-astronaut lainnya ke Bulan. Dilansir dari laman Live Science, berikut enam kejadian yang hampir menggagalkan momen yang sedang kita peringati setelah beberapa kurang lebih setengah abad lalu.

Baca juga:

Fakta Unik Pendaratan Manusia Pertama ke Bulan di Google Doodle

1. Apollo 1 terbakar

50 Tahun manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11
Apollo 1 terbakar dan ketiga pilot didalamnya menjadi korban (Foto: ThoughtCo.)

Pada tanggal 27 Januari 1967, command module Apollo 1 terbakar saat percobaan peluncuran. Ketiga astronaut di dalamanya, Roger Chaffee, Ed White, dan Virgil Grissom, tewas terbakar di dalamnya.

Setelah diinvestigasi, yang menyebabkan kebakaran adalah percikan dari kabel yang rusak dan kondisi modul yang penuh dengan oksigen membantu api meluas dengan cepat.

Selain itu, tekanan udara yang disebabkan oleh api membuat para astronot kesulitan untuk membuka pintu modul dari dalam. Namun karena kejadian ini, NASA mendesain ulang roket mereka dan memprioritaskan keselamatan para astronaut.

2. Neil Armstrong hampir meninggal sebelum ke Bulan

50 Tahun manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11
Armstrong hampir meninggal saat melakukan uji coba pesawat (Foto: Newsweek)

Pada tanggal 6 Mei 1968, Armstrong melakukan uji coba pesawat yang bertujuan sebagai simulasi pendaratan di bulan. Namun karena adanya kebocoran, Armstrong kehilangan kendali pesawat.

Untungnya sebelum pesawat tersebut jatuh dan meledak, Armstrong sempat keluar dari pesawat dan menggunakan parasut untuk mendarat dengan selamat.

3. Alarm tidak terduga

50 Tahun manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11
Alarm dari Apollo 11 menyala (Foto: Space Center Houston)

Saat Apollo 11 mendekati bulan dan bersiap untuk mendarat di Bulan, para kru Apollo 11 melihat komputer navigasi mereka menunjukkan alarm dengan kode 1202.

Karena bukan kewajiban seorang pilot untuk menghafal semua kode alarm yang ada, para kru menghubungi orang-orang di ruang kontrol bumi.

Baca juga:

Hanya 12 Orang yang Pernah Berjalan di Bulan, Siapa saja ya?

Untungnya kode 1202 artinya komputer kehabisan memori karena terlalu banyak proses yang berjalan di dalam komputer. Hal ini tidak menjadi masalah karena komputer Apollo 11 didesain untuk bisa memprioritaskan data yang penting dan tidak.

4. Bahan bakar rendah

50 Tahun manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11
Armstrong mendaratkan Apollo 11 dengan kondisi bahan bakar yang tersisa sedikit (Foto: National Geographic)

Setelah kejadian alarm tersebut, kru Apollo 11 menghadapi masalah lain. Komputer navigasi menunjukkan bahwa bahan bakar Apollo 11 tinggal sedikit.

Armstrong yang bertugas sebagai komandan dalam misi ini kemudian mengambil alih dan mengendalikan Apollo 11 secara manual.

Armstrong percaya bahwa bahan bakar yang ada sebenarnya lebih dari yang ditunjukkan dan lalu mencari tempat dimana mereka dapat mendarat dengan aman.

5. Tombol rusak

50 Tahun manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11
Dilansir dari ABC, inilah pen yang menyelamtkan Apollo 11 (Foto: ABC News)

Para kru Apollo 11 akhirnya mendarat. Armstrong dan salah satu kru Apollo 11, Aldrin, bersiap-siap untuk pertama kalinya berjalan di atas Bulan.

Namun saat mereka sedanng menggunakan baju dan tas life support system, mereka menyenggol saklar yang terhubung dengan mesin yang akan membawa mereka pulang. Para kru mengontak ruang kontrol bumi dan meminta solusi sementara Armstrong dan Aldrin berjalan-jalan di atas Bulan.

Baca juga:

Tas Neil Armstrong yang Dipakai Ke Bulan Dilelang

Ketika mereka berdua kembali, Aldrin menemukan solusi untuk masalah tersebut. Aldrin merasa apabila ia dapat mencari barang yang dapat masuk ke sela-sela dimana saklar sebelumnya berada, ia dapat menekan tombol di dalam layaknya sebuah saklar. Setelah mencari-cari ia menemukan pen yang tepat untuk menggantikan tugas saklar yang rusak.

6. Badai

50 Tahun manusia Mendarat di Bulan, 6 Hal Ini Hampir Batalkan Misi Apollo 11
Apollo 11 harus mendarat di lokasi lain karena masalah cuaca (Foto: The Independent)

Badai melanda Samudera Pasifik, tempat dimana Apollo 11 seharusnya mendarat. Oleh karena itu Apollo 11 diarahkan untuk mendarat di tempat lain.

Untungnya tidak ada hal buruk terjadi karena jika terjadi sesuatu, kapal USS Hornet yang seharusnya menjemput mereka berada jauh dari mereka. Karena hal itu juga tidak ada yang dapat merekam saat mereka mendarat di laut. (sep)



Ananda Dimas Prasetya