50 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PDIP dan Nasdem Beri Catatan Ketua Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat, Supratman Andi Agtas. (ANTARA/ Abdu Faisal)

MerahPutih.com - Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu, menyepakati 50 rancangan undang-undang yang masuk dalam Program Legislasi Nasional Prioritas tahun 2020.

Ketua Badan Legislasi DPR RI Supratman Andi Agtas mengatakan seluruh fraksi di DPR RI menyetujui pembahasan 50 RUU tersebut.

Baca Juga

UU Omnibus Law Didemo, Mahfud: Salah Paham

"Semua fraksi menyetujui hasil penyusunan 50 RUU untuk masuk Prolegnas Prioritas 2020, di mana ada empat RUU yang carry over pembahasannya dan lima RUU kumulatif terbuka," kata Supratman di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (22/1).

Ketua DPR dan Legislasi DPR
Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua Badan Legislasi DPR RI Supratman Andi Agtas. Foto: DPR RI

Supratman mengatakan terdapat dua fraksi yang menyetujui dengan catatan yakni PDI Perjuangan dan Nasdem.

Baca Juga

Gelar Rapat Paripurna, DPR Bakal Bahas 50 RUU Termasuk Omnibus Law

PDI Perjuangan menilai RUU yang carry over tetap dilakukan pembahasan mendalam, sementara RUU tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara tidak termasuk RUU carry over.

Senada dengan PDI Perjuangan, Nasdem juga memberikan catatan serupa yakni agar RUU dengan status carry over tetap membutuhkan pembahasan terbatas pada beberapa materi dan RUU tentang Pertambangan Mineral dan Batu bara belum tepat dikatakan RUU carry over.

Setelah Supratman membacakan laporannya, Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menanyakan persetujuan anggota rapat paripurna untuk menyetujui 50 RUU yang masuk Prolegnas Prioritas DPR RI 2020.

Baca Juga

Puan Pastikan DPR Belum Terima Draf Omnibus Law

"Apakah Prolegnas RUU Priotias bisa disetujui?" tanya Muhaimin. Pertanyaan itu dijawab kata setuju oleh 327 anggota yang menghadiri Rapat Paripurna. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH