5 Sekolah Internasional Diliburkan Cegah Corona, Siswanya Diminta Belajar Online ACG School Jakarta. (Foto: Instagram @acgjakarta)

Merahputih.com - Lima sekolah internasional meliburkan sementara peserta didiknya untuk mencegah dan menekan wabah virus corona di lingkungan sekolah. Kegiatan belajar tetap dilakukan di rumah secara online.

"Kalau kegiatan sekolah saat ini namanya home learning, bukan libur ya," kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) DKI Jakarta Nahdiana saat dikonfirmasi, Selasa (10/3).

Baca Juga:

Virus Corona Bisa Dideteksi Lewat Smartphone

Sekolah internasional yang telah meliburkan siswanya yaitu sekolah ACG School, Mentari School Cikal, Beacon Academy, dan Taipe School.

Keputusan itu merupakan langkah tepat mencecegah penularan COVID-19, mengingat banyak siswa juga yang berasal dari luar negeri.

"Jadi mereka secara urgent mereka juga memutuskan untuk home learning dengan pengawasan guru dengan pendampingan orang tua, jadi nggak ada yang masalah karena memang ini kondisinya luar biasa," bebernya.

Ilustrasi sekolah (MP/Asropih)

Seperti diketahui, Sekolah Internasional ACG pada Selasa (3/3) terpaksa meliburkan siswa di sekolahnya akibat ada salah satu guru di sekolahan tersebut yang diduga terpapar corona virus.

Kepala Sekolah ACG Jakarta, Shawn Hutchinson mengatakan, sekolah Internasional ACG itu diliburkan selama 14 hari sejak 3 Maret 2020 lalu.

Baca Juga:

Cegah Eksploitasi Virus Corona, Facebook Larang Iklan Masker Wajah Medis!

Shawn menuturkan guru yang tersuspect COVID-19 itu sudah menjalani masa karantina untuk diperiksa.

"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan bahwa Sekolah ACG Jakarta akan ditutup untuk siswa, karyawan, orangtua, dan pengunjung mulai 3 Maret dan dibuka kembali pada 16 Maret," kata Shawn di Jakarta (4/3). (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ini Sejumlah Menteri yang "Tak Bisa Tidur" Gegara Gertakan Jokowi
Indonesia
Ini Sejumlah Menteri yang "Tak Bisa Tidur" Gegara Gertakan Jokowi

Terawan sempat disinggung Jokowi dalam sidang kabinet paripurna pada 11 hari lalu karena lambat mencairkan insentif bagi tenaga kesehatan.

 Istana Jamin Ekonomi Tak Akan Jeblok Karena Virus Corona
Indonesia
Istana Jamin Ekonomi Tak Akan Jeblok Karena Virus Corona

Menurut Fadjroel, pemerintah juga menggerakkan semua daya untuk menjamin jaring pengaman sosial bagi masyarakat terdampak kehidupan sosial-ekonominya.

 Hasil Uji 123.572 Orang, Kasus Positif COVID-19 Hari Ini Bertambah 689
Indonesia
Hasil Uji 123.572 Orang, Kasus Positif COVID-19 Hari Ini Bertambah 689

Data tersebut sekaligus melengkapi akumulasi data sebelumnya yang mana untuk kasus positif bertambah sebanyak 689 sehingga total menjadi 15.438.

Said Didu Mengaku Enggak Niat Mangkir Panggilan Polisi
Indonesia
Said Didu Mengaku Enggak Niat Mangkir Panggilan Polisi

Saat ini pemeriksaannya sedang diistirahatkan

Kontak dengan Facundo Contin, Maradona Jalani Tes Usap COVID-19
Indonesia
Kontak dengan Facundo Contin, Maradona Jalani Tes Usap COVID-19

Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona positif terpapar COVID-19 setelah kontak dengan Facundo Contin yang sebelumnya dinyatakan terjangkit.

Tarik Simpati Warga Solo, Bajo Pamer Program Atasi Banjir
Indonesia
Tarik Simpati Warga Solo, Bajo Pamer Program Atasi Banjir

"Ya kita tahu sendiri, banjir di Solo setiap tahun dilanda banjir. Kita punya solusinya membangun sungai di bawah tanah," kata dia.

Pemda Punya Cadangan Rp23 Triliun Buat Tangani Pandemi
Indonesia
Pemda Punya Cadangan Rp23 Triliun Buat Tangani Pandemi

Masih ada problemnya yakni melakukan sinkronisasi antara skema-skema yang diberikan pusat melalui koordinasi Menko PMK dengan bantuan yang diberikan Kepala Daerah terutama untuk bantuan sosial.

Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 45.029, Sembuh 17.883
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 45.029, Sembuh 17.883

Penambahan pasien positif hari ini tersebar di 27 provinsi

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran

Gempa dengan magnitudo 5,9 yang terjadi di laut Jawa tepatnya 90 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu (25/10).

Rapat Paripurna DPR Dihadiri 269 Orang, Pengamat : Jangan Jadikan Pandemi Alasan Tak Ngantor
Indonesia
Rapat Paripurna DPR Dihadiri 269 Orang, Pengamat : Jangan Jadikan Pandemi Alasan Tak Ngantor

Anggota DPR tidak boleh menjadikan pandemi virus corona sebagai alasan untuk tidak berkantor di kompleks MPR/DPR.