5 Pelaku Sepak Bola Ini Masih Percaya Takhayul Lho Mick Jagger. (Zimbio)

Merahputih.com - Sepak bola saat ini sudah memasuki era modern. Terbukti, sepak bola kini sangat berbeda daripada era sebelumnya. Contoh kecilnya adalah penggunaan Video Asistan Referre (VAR). Dimana VAR mengandalkan teknologi dalam penerapannya.

Sehingga, rasanya tak ada lagi yang memercayai hal-hal klenik atau hal-hal berbau mistik. Tapi nyatanya, sejumlah orang yang berkecimpung di dunia sepak bola masih saja ada yang percaya dengan takhayul.

Kita semua mendengar cerita mengenai magis di sepak bola pada masa lalu. Mulai dari dukun yang membantu timnas Yunani memenangi Piala Eropa 2004, hingga biksu di balik trofi Premier League Leicester City.

Nyatanya, hingga saat ini berita mengenai takhayul masih terdengar di sepak bola. Seolah, olahraga mengolah si kulit bundar itu menjadi antitesis masyarakat modern yang cenderung tak percaya dengan hal-hal seperti itu.

Leicester City

Dalam sepak bola, contoh perilaku klenik adalah sikap tak rasional dari para pemain. Tak hanya pesepak bola, termasuk juga pelatih, pemilik klub, atau pemegang saham.

Pelaku sepak bola yang memercayai takhayul memang menjadi misteri. Apa dasar mereka melakukan hal-hal tidak rasional itu? Mulai dari kebiasaan hingga ambisi bisa menjadi jawaban.

Tak sedikit pelaku sepak bola yang marah andai ritual mereka terganggu. Bahkan, mereka bisa yakin tidak akan bermain baik apabila tidak melakukan hal-hal tersebut.

Lantas, siapa saja pelaku sepak bola Eropa yang memercayai hal-hal klenik? Berikut ini lima pelaku sepak bola Eropa yang masih melakukan ritual khusus:



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH