5 Negara yang Terapkan Makan Siang Gratis
Ilustrasi box makan siang gratis. (Foto: Unsplash/Ferks Guare)
MerahPutih.com - Sejumlah relawan yang tergabung dalam Aksi Sahabat Gibran (AksiBagi) melakukan simulasi program makan siang gratis di Pleburan, Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/1).
Simulasi ini jadi contoh bagaimana nantinya Gibran Rakabuming Raka, cawapres nomor urut 2, menerapkan makan siang gratis jika terpilih jadi wakil presiden.
Di negara lain, program makan siang gratis sudah diterapkan untuk anak-anak usia sekolah. Melansir Big Issue, berikut ini daftarnya:
Baca juga:
TKN Sebut Program Makan Siang Gratis untuk Anak Sekolah Sukses di 76 Negara
1. India
India memiliki skema makanan sekolah terbesar di dunia. Pemerintah memberikan makan siang gratis kepada anak-anak berusia antara 6-14 tahun, atau sekitar 125 juta anak diberi makan setiap hari.
Skema ini meningkatkan hasil kesehatan gizi dan pendidikan. Penelitian menunjukkan bahwa program ini juga memberikan manfaat antargenerasi.
2. Swedia
Swedia menyajikan makanan hangat untuk semua siswa berusia 7-16 tahun. Beberapa anak muda juga masih mendapatkannya hingga usia 19 tahun.
Ini bikin siswa lebih sehat dan meningkatkan pendapatan seumur hidup mereka sebesar tiga persen. Demikian penelitian dari Lund University di Swedia yang diterbitkan dalam The Review of Economic Studies.
Baca juga:
Ketika Jokowi Terpilih Kembali, Kapitra: Tak Ada Makan Siang Gratis
3. Brasil
Brasil menerapkan makanan sekolah gratis untuk semua anak sejak 2009. Program ini memberi makan ke 40 juta anak.
Program berangkat dari temuan bahwa makanan jumlah anak yang mengalami obesitas cukup tinggi. Satu dari tiga anak Brasil berusia antara lima dan sembilan tahun diperkirakan mengalami kelebihan berat badan. Sementara pemahaman tentang nutrisi masih rendah.
4. Finlandia
Program ini pertama kali diumumkan pada 1943 selama Perang Dunia Kedua di Finlandia. Kala itu, makanan disumbangkan oleh petani lokal dan anak-anak membawa makanan hasil pencarian.
Delapan dekade kemudian, skema ini masih berjalan. Sekira 900 ribu anak berusia antara 6-16 tahun mempunyai akses terhadap makanan sekolah gratis setiap hari.
5. Rwanda
Rwanda telah meningkatkan penyediaan makanan gratis di sekolah dari 660 ribu anak menjadi 3,8 juta anak di sekolah dasar dan menengah. Program ini meningkatkan kesadaran akan gizi yang baik.
Program ini juga memastikan bahwa setiap anak menerima makanan sehat setiap hari pada 2030. (and)
Baca juga:
Survei LSI Denny JA: Prabowo-Gibran Unggul Vs Ganjar-Mahfud Selisih di Atas 20 Persen
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Kenakan Beskap dan Jarit, Wapres Gibran Hadiri Tingalan Jumenengan di Pura Mangkunegaran
Liburan Keluarga Makin Seru, Nickelodeon Playtime Paw Patrol Hadir di Carstensz Mall Tangerang
Kemenag Ingatkan Pentingnya Pencatatan Pernikahan, Lindungi Hak Perempuan dan Anak
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Jadi Saksi Gibran Traktir 2 Raja Solo, Walkot Respati Janji Jaga Pesan Wapres
Traktir Makan 2 Raja Kembar Keraton Surakarta, Wapres Gibran Titip Jaga Solo
Konten Kunjungan Kerja Wapres Gibran Pakai 'Lagu Melayu' Milik Pandji Pragiwaksono, Simak Lirik Lengkapnya
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah