5 Mitos Tentang Penuaan Ini Sebaiknya Dilupakan Semua orang masih bisa hidup sehat meski menginjak usia tua dengan menjaga makanan dan olahraga. (Foto: Pixabay/un-perfekt)

ADA asumsi bahwa seiring bertambahnya usia, semakin sulit untuk berolahraga, makan dengan benar dan mendapatkan nutrisi yang cukup, melakukan hubungan seks, tetap aktif, dan berpikiran tajam seperti dulu.

Sebagai gantinya, sementara beberapa aspek memang semakin sulit, kamu dapat menjaga kesehatan dan bekerja lebih keras untuk berfokus pada apa yang kamu bisa lakukan. Seperti dikutip Eating Well, berikut ini 5 mitos yang sebaiknya kamu berhenti percaya.

1. Orang tua tidak perlu bersosialisasi

Orang tua perlu bersosialisasi. (Foto: Pixabay/dassel)
Orang tua perlu bersosialisasi. (Foto: Pixabay/dassel)

Sebagian berpikir bahwa orang tua suka duduk di rumah dan tidak terlalu menikmati hang out. Padahal, orang tua masih berharap dan perlu bersosialisasi untuk kesehatan yang lebih baik.

Cara terbaik untuk melakukan ini adalah dengan memiliki waktu makan bersama orang-orang terkasih, apakah itu keluarga atau teman, sehingga mereka dapat merasa lebih bahagia.

Baca Juga:

Waspada, Ini Cara Bedakan Nyeri Dada Biasa dengan Sakit Jantung


2. Tidak mungkin menjadi aktif

Orang tua perlu bersosialisasi. (Foto: Pixabay/Wetmount)
Orang tua masih bisa aktif berkegiatan. (Foto: Pixabay/Wetmount)

Ini jelas tidak benar, karena orang tua masih dapat bangkit dari sofa dan bergerak. "Aktivitas" tidak harus berarti lari cepat, bersepeda, atau kelas HIIT.

Orang tua memang memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis dan nyeri sendi yang membuat latihan lebih sulit dan berisiko cedera. Namun, orang tua masih bisa berjalan cepat atau jogging, yoga atau pilates, atau bahkan kelas Zumba atau aerobik air.

3. Orang tua punya cara berpikir lama

Orang tua masih bisa diberi pengertian tentang cara diet mereka. (Foto: Pixabay/pasja1000)
Orang tua masih bisa diberi pengertian tentang cara diet mereka. (Foto: Pixabay/pasja1000)

Ada anggapan bahwa orang tua memiliki cara berpikir yang lebih tua, terutama dalam hal makan enak. Namun, dengan informasi yang benar, orang dewasa tua dapat melihat ulang diet mereka dan memeriksa makanan tidak baik yang mungkin telah mereka gunakan ketika tumbuh dan membesarkan keluarga mereka.

Baca Juga:

Kebiasaan-Kebiasaan Buruk yang Memperlambat Metabolisme Tubuh Kamu


4. Penyakit tidak bisa dihindari berdasarkan genetika

Penyakit turunan bisa dihindari dengan makanan dan olahraga. (Foto: Pixabay/cegoh)
Penyakit turunan bisa dihindari dengan makanan dan olahraga. (Foto: Pixabay/cegoh)

Meski genetika memainkan peran besar dalam meningkatkan risiko penyakit di kemudian hari, hal itu bukan berarti kamu dikutuk. Dengan kebiasaan makan dan olahraga yang tepat, kamu dapat membantu mengurangi risiko penyakit seiring bertambahnya usia.

Jika kamu tahu bahwa kamu memiliki risiko genetik untuk diabetes atau penyakit jantung, temui dokter untuk memastikan kamu melakukan diet yang sehat, olahraga, dan rencana gaya hidup untuk membantu mencegahnya.


5. Memori kamu memudar

Memori masih bisa dipelihara meski dalam usia menua. (Foto: Pixabay/sabinevanerp)
Memori masih bisa dipelihara meski dalam usia menua. (Foto: Pixabay/sabinevanerp)

Seiring bertambahnya usia, kamu mungkin mempertahankan pengetahuan pada tingkat yang lebih lambat dan mengalami kesulitan mengingat hal-hal tertentu. Namun, itu tidak berarti kamu pasti terkena demensia atau memiliki tingkat kelupaan yang mengkhawatirkan.

Jika kamu makan dengan baik dan berolahraga, kamu dapat mengurangi risiko demensia. Terlebih lagi, berolahraga dapat meningkatkan kesehatan otak dan pemikiran kognitif. Usahakan untuk mengonsumsi "makanan otak" dan luangkan waktu untuk aktivitas rutin selama seminggu. (*)

Baca Juga:

Waspada, Ini Cara Bedakan Nyeri Dada Biasa dengan Sakit Jantung

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH