Otomotif

5 Hal Menarik dari MotoGP Mandalika

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 18 Oktober 2023
5 Hal Menarik dari MotoGP Mandalika
MotoGP Mandalika tinggalkan berbagai hal menarik. (Foto: MotoGP)

KEMBALINYA MotoGP ke Sirkuit Internasional Mandalika untuk edisi kedua Grand Prix Indonesia sebagian besar berlangsung dengan sempurna, dengan permukaan trek diperbaiki setelah masalah pecahnya aspal tahun lalu.

Jorge Martin dari Pramac memimpin kejuaraan untuk pertama kalinya dengan kemenangan sprint keempat berturut-turut, saat Francesco Bagnaia berjuang ke posisi ke delapan dari posisi ke-13 di grid.

Kemenangan di grand prix tampak terjamin bagi Martin sebelum ia terjatuh saat memimpin dengan selisih tiga detik, membuka pintu bagi Bagnaia untuk menyelesaikan serangan sensasional dari posisi ke-13 untuk merebut kemenangan.

Pembalap pabrikan Ducati itu kini kembali memimpin klasemen dengan selisih 18 poin, dan Indonesia mungkin menandai perubahan momentum bagi Bagnaia setelah mengalami kesulitan baru-baru ini.

Untuk merangkum MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, berikut lima hal menarik yang bisa kita temukan dari akhir pekan balap tersebut.

Baca juga:

Mengenal Bo Bendsneyder, Pembalap Moto2 Berdarah Indonesia

1. Perpindahan Marc Marquez ke Gresini Ducati

Kabar kepindahan Marc Marquez memenuhi headline jelang MotoGP Mandalika. (Foto: MotoGP)

Kisah yang mendominasi headline jelang GP Indonesia adalah perpindahan resmi Marc Marquez ke Gresini Ducati untuk musim 2024. Dia menjelaskan bahwa meninggalkan Honda adalah keputusan terberat dalam hidupnya.

Namun, ia menyatakan pentingnya menemukan kembali kegembiraan dalam balapan lagi. Motivasi itu cukup beralasan selama GP Indonesia yang buruk di mana ia mengalami DNF ganda.

2. Bagnaia tunjukkan kegigihannya

Bagnaia tunjukkan kualitasnya di MotoGP Mandalika. (Foto: MotoGP)

Francesco Bagnaia kehilangan keunggulan kejuaraan dunia untuk pertama kalinya setelah balapan Sprint hari Sabtu di Indonesia. Malapetaka berawal dari sesi kualifikasi, di mana sang pembalap Italia itu keluar dari Q1 dan hanya mampu menempati posisi kedelapan dari posisi ke-13 di grid pada sprint.

Dengan Jorge Martin mendominasi sprint, sepertinya Bagnaia tidak akan meninggalkan Lombok dan memimpin klasemen lagi. Namun, perlawanan yang luar biasa dan memanfaatkan kecelakaan Martin di grand prix telah memungkinkan Bagnaia membuka keunggulan kejuaraannya menjadi 18 poin.

3. Kesalahan Martin menciptakan jarak poin yang merugikan

Martin hanya pimpin klasemen satu hari pada MotoGP Mandalika. (Foto: MotoGP)

Kemenangan sprint-nya di Indonesia memberinya keunggulan klasemen untuk pertama kalinya di MotoGP dan juga memastikan gelar juara konstruktor keempat berturut-turut untuk Ducati, melanjutkan rekor mimbarnya yang tak terputus sejak GP Catalan.

Saat ia melompat dari posisi keenam ke posisi pertama di Tikungan 1 pada awal GP Indonesia, grand prixnya seolah begitu meyakinkan. Namun, ia terjatuh dan Martin menjelaskan bannya terkena bagian sirkuit yang kotor dan menyebabkannya tergelincir di bagian depan saat memasuki Tikungan 11.

Baca juga:

MGPA Beri Harga Khusus Masyarakat Lombok untuk MotoGP Indonesia 2023

4. Kisah kepahlawanan pembalap tim VR46 patut mendapat pujian

Cidera tak hentikan pembalap tim VR46 di MotoGP Mandalika. (Foto: MotoGP)

Ada risiko nyata hanya beberapa hari sebelum GP Indonesia tidak ada pebalap VR46 yang bisa berpartisipasi. Luca Marini harus absen untuk balapan karena patah tulang selangka yang dideritanya setelah bertabrakan dengan rekan setimnya Marco Bezzecchi di India.

Kemudian Bezzecchi mengalami patah tulang dalam kecelakaan latihan di The Ranch milik Valentino Rossi Sabtu lalu. Setelah menjalani operasi patah tulang pada hari Minggu sebelum GP Indonesia, Bezzecchi bahkan tak yakin bisa ikut balapan.

Namun, keduanya berhasil mencetak prestasi yang luar biasa. Marini mencetak pole position dan urutan kedua pada Sprint. Sementara Bezzecchi mengikuti Marini dari belakang pada Sprint dan finis ketiga.

5. Oliveira mengonfirmasi pendekatan Honda untuk mencari pengganti Marquez

Oliveira akui Honda dekati dirinya selama akhir pekan MotoGP Mandalika. (Foto: MotoGP)

Sebelum GP Indonesia, sejumlah sumber melaporkan pebalap RNF Aprilia dan pemenang balapan MotoGP lima kali Miguel Oliveira berada di puncak daftar Honda untuk menggantikan Marc Marquez tahun depan.

Pembalap asal Portugal itu diperkirakan memiliki klausul dalam kontraknya dengan Aprilia yang memperbolehkannya hengkang jika tim pabrikan menawarinya kesepakatan.

Oliveira membenarkan bahwa sudah ada pendekatan yang dilakukan Honda, namun mengatakan tidak ada keputusan konkret yang telah dibuat. Aprilia menghabiskan sebagian besar minggu lalu menolak ide bahwa pengendaranya bebas untuk pergi. (waf)

Baca juga:

Berbagai Produk Indonesia jadi Sponsor Tim MotoGP

#Otomotif #MotoGP
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Bagikan