5 Fakta Tentang Gunung Luhur, Negeri di Atas Awan, Banten Gunung Luhur viral karena pemandangan indahnya (Foto: Instagram/abie_bette)

KINI julukan Negeri di Atas Awan sepertinya bukan cuma ditujukan untuk Dataran Tinggi Dieng saja. Di Banten ada objek wisata yang punya julukan sama. Destinasi ini kemudian viral di media sosial karena pemandangan yang tak kalah indah dengan Dataran Tinggi Dieng.

Bernama wisata Gunung Luhur, banyak wisatawan muda yang berlomba-lomba untuk datang ke tempat tersebut. Tapi meski disebut gunung, tempat yang masuk ke dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) itu hanya memiliki tinggi 901 mdpl. Mirip dengan Puncak, Bogor yang rata-rata memeiliki tinggi 700-1.800 mdpl.

Baca juga:

Merasakan Salju di Dieng, Waspadai Hipotermia

Menariknya Wisata Gunung Luhur ditemukan tanpa sengaja. Di tahun 2018 lalu, ada pekerja yang sedang memperbaiki jalan provinsi penghubung Lebak utara dan selatan. Mereka kemudian memposting di media sosial. Setelah viral, satu per satu wisatawan mulai berdatangan.

Nah, berikut ini lima fakta menarik tentang wisata Gunung Luhur.

Hanya bisa dinikmati di waktu tertentu

Lautan awan di Gunung Luhur hanya bisa dinikmai di waktu tertentu (Foto: Instagram/adellwaies30)
Lautan awan di Gunung Luhur hanya bisa dinikmai di waktu tertentu (Foto: Instagram/adellwaies30)

Pemandangan yang paling dicari di Wisata Gunung Luhur ini adalah lautan awan yang menutupi daratan. Sayangnya, fenomena ini tidak terjadi terus menerus. Jadi waktu terbaik untuk menikmatinya adalah di pagi hari sekitar pukul 05.30-08.00.

Bisa mendirikan tenda

Bisa mendirikan tenda (Foto: Instagram/zaendesiharyani)
Bisa mendirikan tenda (Foto: Instagram/zaendesiharyani)

Agar mendapatkan moment tersebut, wisatawan bisa mendirikan tenda dan bermalam di sana. Kamu bisa menyewanya dengan harga Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per tenda. Pilihan lain kamu dapat menginap di penginapan semi permanen yang dibangun oleh warga sekitar, harga sewanya yakni Rp300 ribu per malam.

Baca juga:

Mengulas Keindahan Dataran Tinggi Dieng

Tak perlu mendaki

Kamu tak perlu mendaki (Foto: Instagram/rospiantirina)
Kamu tak perlu mendaki (Foto: Instagram/rospiantirina)

Selain karena keindahan, akses yang mudah dijangkau menjadi alasan mengapa wisata Gunung Luhur banyak dikunjungi oleh wisatawan. Saking mudahnya, kamu tak perlu melakukan trekking untuk samai ke lokasi karena lahan parkir dan area kemah sangat dekat.

Aksesnya sangat mudah

Akses menuju Gunung Luhur sangat mudah (Foto: Instagram/zaendesiharyani)
Akses menuju Gunung Luhur sangat mudah (Foto: Instagram/zaendesiharyani)

Saat ini ada banyak agen travel yang membuka trip ke wisata Gunung Luhur. Tapi kalau ingin pergi ke Gunung Luhur sendiri kamu bisa mengaksesnya menggunakan kereta dari Stasiun Tanah Abang ke Stasiun Rangkasbitung. Setelah itu naik elf lokal jurusan Citorek dari Terminal Mandala Rangkasbitung.

Banyak curug sekitar Gunung Luhur

Seorang bocah berfoto di Negeri di Atas Awan. (Foto: Instagram.com/ken.zhi.ro)
Seorang bocah berfoto di Negeri di Atas Awan. (Foto: Instagram.com/ken.zhi.ro)

Meski pemandangan lautan awan yang menjadi daya tarik, di sekitar Gunung Luhur juga punya banyak destinasi air terjun. Kamu bisa mengunjungi Curug Cipangasahan, Curug Cisuren dan Curug Cipamiceunan. Semua curuk itu letaknya tak jauh dan bisa diakses dengan berjalan kaki.

Baca juga:

Viral, Wisata Tersembunyi Negeri di Atas Awan Terus Didatangi


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH