5 Fakta Menarik Laga Arsenal vs Manchester City, Guardiola Tidak Pernah Kalah dari Emery Arsenal v Manchester City

MerahPutih.com - Pekan pertama Premier League 2018/19 sudah langsung disuguhi pertarungan besar antara Arsenal kontra Manchester City. Pecinta sepak bola Inggris jelas sudah sangat menantikan pertandingan tersebut, apalagi kedua manajer dan tim yang diasuhnya punya kiblat sepak bola yang sama: bermain ofensif.

Pertandingan akan dihelat di Emirates Stadium pada Minggu, 12 Agustus 2018 pukul 22.00 WIB. Arsenal akan memulai lembaran bersama Unai Emery yang akan langsung diuji oleh juara bertahan, Manchester City. Pep Guardiola, manajer City, pernah bertemu dengan Emery saat keduanya masih melatih di La Liga.

Sembari menanti laga yang diprediksi berjalan seru itu dimulai, kami memiliki lima fakta menarik yang perlu Anda ketahui mengenai pertandingan antara Arsenal melawan Man City. Berikut penjabarannya:

1. Duel Pep Guardiola vs Unai Emery

Guardiola dan Emery sudah bertemu sebanyak 10 kali di seluruh kompetisi saat keduanya masih melatih di Spanyol. Guardiola melatih Barcelona, sedangkan Emery melatih Almeria dan Valencia. Hasilnya, kemenangan mutlak dimiliki Guardiola yang tidak pernah kalah dari Emery dengan detail enam kemenangan dan empat kali hasil imbang.

“Saya berusia 46 tahun dan dia 47 tahun, dan dia memulai karier sebagai pemain, lebih besar dari saya. Kariernya sebagai pelatih juga lebih besar daripada saya. Kami memulai karier sebagai pelatih, mungkin di waktu yang sama. Karier dan statistiknya lebih baik dari saya, tapi saya juga suka bermain melawannya karena menuntut persiapan lebih, mencoba meraih kemenangan melawan timnya,” tutur Emery soal pertemuannya dengan Guardiola.

Beda masa, beda waktu, dan beda tim. Peruntungan Emery mungkin kali ini lebih baik dengan Arsenal, mungkin saja.

2. Arsenal Jarang Menang Kontra Man City

“Arsenal tanpa kemenangan di lima pertemuan mereka dengan Manchester City di liga (dua imbang dan tiga kali kalah), dan hanya memenangi dua dari 12 laga terakhir mereka melawan City (lima kali imbang dan kalah),” bunyi pernyataan dalam bentuk statistik di Sky Sports.

Rekor buruk itu jelas ingin segera diubah Arsenal, apalagi mereka bermain di depan pendukungnya sendiri. Telegraph menjabarkan beberapa hal yang dapat dilakukan Arsenal untuk mengalahkan juara bertahan Premier League, termasuk dua di antaranya: memanfaatkan garis pertahanan tinggi yang biasa dimainkan Man City dan melakukan pressing kepada Fernandinho, yang biasanya jadi poros permainan City di lini tengah.

3. Man City Unbeaten di Laga Pembuka Premier League

Dalam dua edisi juara bertahan Premier League sebelum Man City musim lalu, Leicester City dan Chelsea sama-sama menelan kekalahan di laga pembuka. Belum pernah ada dalam sejarah sepak bola Inggris, tiga juara bertahan tiga kali kalah beruntun di laga pembuka.

Man City jelas tidak ingin masuk ke dalam kategori tersebut. The Citizens pun punya modal positif untuk menghentikan dua tren minor tersebut karena menurut statistik yang dikeluarkan Sky Sports, Man City tidak pernah kalah di sembilan laga terakhir di pekan pertama Premier League (delapan kali menang dan satu kali imbang), memenangi tujuh kalinya beruntun.

4. Benahi Rekor Buruk di Emirates Stadium

Emirates Stadium

Termasuk musim ini, Arsenal sudah tujuh kali beruntun memainkan pekan pertama Premier League di Emirates Stadium. Stadion sendiri biasanya menjadi tempat yang angker untuk tim lawan, tapi tidak di markas Arsenal. Pasalnya mereka hanya menang dua kali dalam enam laga terakhir di laga pembuka Premier League, sementara sisanya satu kali imbang dan tiga kali kalah.

Ditambah catatan Arsenal hanya menang sekali dari enam laga liga terakhir kontra City di Emirates Stadium, para awak Meriam London tentunya ingin mengakhiri tren minor di Emirates secepat mungkin. Arsenal punya cukup kekuatan untuk mengimbangi dan mengalahkan Man City.

5. Hindari Kartu Merah

Lagi-lagi, Arsenal punya rekor buruk di laga pembuka Premier League, di mana mereka telah mengoleksi total enam kartu merah – lebih dari tim manapun. Melawan Man City yang enerjik, cepat, fleksibel bergerak dan kuat dalam penguasaan bola, Arsenal harus lebih berhati-hati agar terhindar dari kartu merah.

Pasalnya, permainan Man City itu kerapkali memprovokasi lawan melakukan pelanggaran keras akibat frustrasi merebut bola dari penguasaan mereka. Solusi untuk menghindari kartu merah adalah organisasi bermain yang kuat dan solid di lini belakang serta tengah. (*/Bolaskor)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH