Wisata Indonesia
5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata Destinasi wisata alam yang bikin kamu lupa daratan. (Foto: Unsplash/Rowan Heuvel)

GUNUNG Semeru yang terletak di Kapubaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12) sore. Terlepas dari bencana alam yang sedang dialami, Lumajang memiliki wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, tentunya selain Gunung Semeru. Dijamin pengalaman wisata kamu bakal semakin berkualitas dan tidak terlupakan.

Bukan hanya nuansa alam pegunungan yang asri, atmosfer pantai dan suasana goa penuh misteri juga bisa kamu nikmati di sini. Berikut Merahputih.com rangkum lima wisata menarik di Lumajang.

Baca juga:

Ada Museum Pisang di Lumajang

1. Candi Mandara Giri

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Pura Mandara Giri Semeru Agung. (Foto: Instagram/matadeastama)

Siapa yang baru tahu kalau Lumajang juga punya candi? Candi Mandara Giri adalah salah satu candi yang sering dikunjungi oleh para peziarah. Tempat yang menawarkan sejarah Hindu ini berada di Kecamatan Sendoro dan tidak jauh dari kota, hanya sekitar 25 kilometer menuju ke bagian barat. Jika beruntung, kamu bisa menyaksikan upacara tradisional dengan pertunjukan yang sangat menarik.

Candi yang dibangun pada 1991 ini memiliki pemandangan alam eksotis dan bikin kamu betah berlama-lama di sana. Untuk masalah desain bangunan, pura ini memiliki gaya arsitektur seperti di Bali yang mengikuti gaya arsitektur zaman Kerajaan Majapahit.

2. Goa Tetes

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. (Foto: Instagram/jelajahjatim)

Buat kamu yang punya jiwa petualang wajib mampir ke Goa Tetes yang berada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang. Untuk mencapai goa ini, kamu harus menempuh perjalanan sejauh 55 kilometer menuju arah selatan. Konon katanya, air terjun dan goa di dalamnya menghadirkan sumber air yang tidak pernah kering. Bentuk goanya cukup unik dan pemandangan alamnya juga tidak kalah keren dengan destinasi wisata lain di Lumajang. Di dalam goa ini juga terdapat semacam kolam yang menarik untuk dijadikan spot foto kamu.

3. Pantai Watu Godeg

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Pantai Watu Godeg. (Foto: Instagram/way_rose_r)

Watu Godeg menjadi destinasi wisata Lumajang selanjutnya yang terletak di bagian selatan kota dengan jarak 80 kilometer. Di pantai ini, wisatawan akan disuguhkan pemandangan alam pantai yang mengagumkan. Pantai Watu Godeg dikelilingi tebing yang tinggi, batu-batu besar, dan memiliki pasir hitam. Ada juga sejumlah kolam rawa yang menambak eksotisme tempat ini.

Nama pantai ini diadopsi menurut bahasa Jawa, Watu artinya Batu sementara Godeg berarti penyakit panu atau kudis. Warga sekitar pun meyakini bahwa mandi di air Watu Godeg bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit. Kira-kira apakah kamu tertarik untuk mandi di sini?

Baca juga:

Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi

4. Pantai Dampar Lumajang

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Bisa memanfaatkan waktu dengan beragam kegiatan. (Foto: Instagram/ikone_art)

Kalau kamu berada di Kecamatan Pasirian, tidak ada salahnya mampir ke Pantai Dampar yang terletak di Desa Dampar. Pantai ini memang agak terpencil dan berada lumayan jauh dari akses jalan utama. Pantai ini lokasinya dekat dengan Danau Dampar sebelum sampai di area tepi pantai. Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat peristirahatan karena tenang dan jauh dari keramaian.

Pengunjung yang datang bisa memanfaatkan waktu dengan berjemur, selancar, menyelam, berenang, atau sekadar menikmati angin segar. Kamu juga bisa menyaksikan keindahan Pulau Barong yang berada di seberang pantai.

5. Gunung Lemongan

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Jadi alternatif lain Gunung Semeru. (Foto: Instagram/basecamp_lemongan)

Gunung Lemongan menjadi salah satu alternatif Gunung Semeru untuk menguji adrenalinmu. Gunung ini berada di antara dua kabupaten di Jawa Timur, yakni Lumajang dan Probolinggo. Meski hanya memiliki tinggi 1.651 mdpl, namun suasana pendakian serta pemandangan yang disajikan gunung ini tidak kalah keren. Puncak gunung ini dikenal dengan nama Puncak Tarub. (and)

Baca juga:

Erupsi Gunung Semeru, Hari Ini Kepala BNPB Terbang ke Lumajang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tradisi Gigi Runcing Bukti Kecantikan Perempuan Suku Mentawai
Travel
Tradisi Gigi Runcing Bukti Kecantikan Perempuan Suku Mentawai

Makna gigi runcing dalam masyartakat Suku Mentawai lebih dari sekedar kecantikan.

Yuk, Makan Laksa Siang Ini
Hiburan & Gaya Hidup
Yuk, Makan Laksa Siang Ini

Cicipi laksa di Restoran Babah Ramu, Hotel Episode,Gading Serpong.

Weton, Prediksi Menggunakan Perhitungan Kearifan Lokal
Tradisi
Weton, Prediksi Menggunakan Perhitungan Kearifan Lokal

weton Jawa merupakan sebuah prediksi peristiwa yang akan terjadi pada hari tertentu.

Tema Jogja Klasik dalam Akad Nikah Kaesang-Erina
Indonesiaku
Tema Jogja Klasik dalam Akad Nikah Kaesang-Erina

Tema ini bersumber dari tradisi Kraton Yogyakarta dan kali pertama digunakan secara terbatas pada keluarga Kraton.

Seribu Musisi Persembahkan Cover Lagu My Hero Teruntuk Taylor Hawkins
Indonesiaku
Seribu Musisi Persembahkan Cover Lagu My Hero Teruntuk Taylor Hawkins

Taylor Hawkins bergabung dengan Foo Fighters pada 1997 setelah dua tahun menjadi drummer Alanis Morissette.

Berlibur ke Yogyakarta Makin Seru Naik Kereta Panoramic
Travel
Berlibur ke Yogyakarta Makin Seru Naik Kereta Panoramic

Kereta Panoramic menawarkan pemandangan sempurna selama perjalanan.

Mengintip Tradisi Pemberian Nama Anak 'Medak Api'
Tradisi
Mengintip Tradisi Pemberian Nama Anak 'Medak Api'

Medak Api merupakan tradisi pemberian nama oleh orang Sasak.

Berkuah Rempah, Lezatnya Kuliner Pindang Gunung Pangandaran
Kuliner
Berkuah Rempah, Lezatnya Kuliner Pindang Gunung Pangandaran

Festival ini menggaungkan kuliner khas Pangandaran, Pindang Gunung

Mengenang Eksotika Gunung Papandayan, Lokasi Favorit Pelancong Masa Kolonial
Indonesiaku
Mengenang Eksotika Gunung Papandayan, Lokasi Favorit Pelancong Masa Kolonial

Tak heran bila para biro perjalanan memasang tarif khusus kepada turis mancanegara

Merindukan Tradisi Pembagian Bubur Samin di Jayengan
Kuliner