Pesona Indonesia
5 Desa Adat nan Cantik Destinasi Pelesir Negeri Aing Indonesia punya desa adat yang indah sebagai destinasi pelesiran. (foto: Instagram @visualmers/@malthezimakoff)

NEGERI aing indahnya sampai ke pelosok. Desa-desa cantik nan instagramable banyak ada di Tanah Air. Sejak 2012, Indonesia punya 967 desa wisata yang tersebar di berbagai penjuru. Lewat Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri, sejumlah desa wisata dikembangkan untuk memajukan ekonomi di daerah.

Dari hampir seribu desa wisata yang cantik dan menarik di Tanah Air, sejumlah desa menawarkan pesona adat yang cuma ada di negeri ini. Keunikannya membuat desa-desa wisata ini tujuan seru untuk pelesiran.

BACA JUGA:

Mengenal 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia

1. Desa Madobak, Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat

desa madobak
Tradisi tato. (foto: mentawaikita)

Terletak di hulu sungai Siberut Selatan, Desa Madobak berdekatan dengan desa-desa lain seperti Ugai dan Matotonan. Ketiga desa tersebut terkenal menjaga keunikan tradisional adat mereka. Mengunjungi desa tersebut akan memberi sensasi kehidupa desa yang terbilang masih asli dan menjaga nilai tradisional yang ada.

Di desa wisata terbaik di Indonesia itu, kamu dapat berinteraksi dengan nilai budaya tradisional yang masih dijaga dengan baik. Jika beruntung, Anda bisa menjadi saksi pesta adat Sikkerei yang berbau mistis. Selain itu, desa ini juga memiliki budaya tato yang diyakini sebagai budaya tato tertua di dunia.

Yang tak kalah indah, Desa Madobak juga menawarkan air terjun Kulu Kubuk yang begitu indah dan asri. Letaknya di tengah hutan yang masih asri sekitar 3 kilometer dari permukiman Desa Madobak.

2. Desa Penglipuran

penglipuran
Desa Penglipuran asri nan sejuk. (foto: Instagram @susbudhi)

Nama Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali, sudah terkenal hingga ke mancanegara. Salah satunya karena desa menjadi yang tebersih di Pulau Dewata. Wilayah Desa Penglipuran tidak terlalu besar, hanya sekitar 112 hektare. Namun, dari luas itu, cuma 9 hektare yang dipakai sebagai permukiman.

Budaya tradisional di desa ini sangat kental. Udaranya sejuk dan lingkungan pun asri. Rumah-rumahnya mengadopsi gaya aksitektur Bali berderet sejajar di kiri dan kanan jalan, dihiasi pepohonan, rerumputan, dan bunga kaya warna.

Untuk masuk ke desa ini, kamu dikenai biaya Rp7.500 per orang. Kendaraan bermotor wajib diparkir di lahan parkir di luar desa. Kamu bisa berjalan kaki menyusuri jalan desa hingga ke pelataran pura di desa ini. Jangan lewatkan juga mengunjungi hutan bambu yang ada di sekitar permukiman. Sejuk.

Saat pulang, sempatkan untuk membeli oleh-oleh minuman cemceman khas desa ini. Buat kamu pencinta kopi, Desa Penglipuran juga punya produk biji kopi khas yang bisa kamu coba.

3. Desa Waturaka, Ende, Nusa Tenggara Timur

Wisatawan ikut bekerja di Desa Waturaka. (foto: mongabay)

Inilah desa yang ditahbiskan sebagai wisata alam di Tanah Air. Letak desa ini tak jauh dari kawasan terkenal Danau Kelimutu.

Selain pemandangan cantik, desa ini mengusung konsep wisata yang sangat unik, yaitu melibatkan wisatawan dalam kegiatan sehari-hari. Wisatawan yang berkunjung akan tinggal di rumah penduduk, lalu melakukan kegiatan sebagaimana keseharaian warga. Jadi jangan heran jika saat tiba di sana, Anda akan melihat bule yang mencangkul di ladang, mengangkat batu untuk bangunan rumah, maupun mengajar bahasa Inggris di sekolah.

4. Desa Baduy

Suku Baduy di Banten mendiami desa ini. Warga Baduy amat menjunjung budaya tradisional leluhur mereka. Kehidupan mereka dibagi dalam dua bagian desa, yakni Baduy Luar dan Baduy Dalam.

Untuk datang ke desa ini, kamu bisa melalui Desa Ciboleger yang merupakan gerbang masuk menuju permukiman suku Baduy. Dibutuhkan waktu 5 jam perjalanan untuk tiba di Baduy Luar dan Baduy Dalam. Oleh karena itu, berkunjung ke desa ini membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima mengingat kamu akan melakukan trekking dari Desa Ciboleger. Udara dingin dan perbukitan yang indah akan jadi obat lelahnya perjalanannya.

Desa ini dihiasi dengan rumah-rumah bambu yang tertata rapi. Terdapat sungai yang dialiri air yang sangat jernih. Satu dari beberapa cabang sungai digunakan untuk keperluan sehari-hari. Cabang sungai yang lainnya bisa dinikmati masyarakat dan wisatawan yang datang. Masyarakat Baduy menjaga kelestarian hutannya dan amat menjaga kebersihan.

4. Desa Wae Rebo

wae rebo
Desa kuno dengan keindahan alam. (foto: Instagram @royradjaini)

Salah satu desa kuno di Tanah Air ialah Desa Wae Rebo di Kecamatan Satarmase, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Setidaknya ada tujuh rumah utama berbentuk kerucut dengan tinggi dan diameter yang sama. Rumah tersebut dihuni enam sampai delapan keluarga.

Desa ini menyuguhkan pemandangan hamparan gunung dan hijaunya alam. Posisi rumah kuno berbentuk kerucut tersusun dengan pola melingkar mennjadi daya tarik tersendiri.(dwi)

Penulis : Dwi Astarini Dwi Astarini
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Minuman Persahabatan Orang Flores
Kuliner
Minuman Persahabatan Orang Flores

Moke jadi ciri khas pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur itu.

Cegah Vandalisme, Jalan Sudirman Direvitalisasi dengan Mural
Travel
Cegah Vandalisme, Jalan Sudirman Direvitalisasi dengan Mural

Untuk mempercantik sebuah kota, tentu saja dibutuhkan peran serta semua pihak.

Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga
Travel
Menparekraf Siapkan Pariwisata Olahraga

Sport Tourism akan hadir di Indonesia.

4 Tempat Wisata Solo Ini Bikin Kamu Lupa Yogyakarta
Travel
4 Tempat Wisata Solo Ini Bikin Kamu Lupa Yogyakarta

Solo memiliki tempat wisata yang tak kalah keren dari Yogyakarta.

Pelesiran di Negeri Aing: ke Taman Makam Pahlawan Kalibata
Travel
Cirebon Perkuat Potensi Wisata Religi Melalui Masjid Kuno
Travel
Cirebon Perkuat Potensi Wisata Religi Melalui Masjid Kuno

masjid kuno yang ada di Kota Cirebon memiliki keunikan

Work from Toba, ini Destinasi yang Bisa Kamu Kunjungi
Travel
Work from Toba, ini Destinasi yang Bisa Kamu Kunjungi

Keindahan kawasan Danau Toba memang juara.

Jelajah Lereng Merapi dengan Jeep Bersama Travel Trip
Travel
Jelajah Lereng Merapi dengan Jeep Bersama Travel Trip

Memacu adrenalin sekaligus mengagumi kemegahan alam di Merapi.

Pasar Ikan Balekambang, Surganya Pecinta Ikan Laut di Solo
Travel
Pasar Ikan Balekambang, Surganya Pecinta Ikan Laut di Solo

Ratusan ikan laut yang didatangkan dari wilayah Pantura berserakan di lapak pedagang.

Celimpungan Hangat Khas Palembang
Indonesiaku
Celimpungan Hangat Khas Palembang

Cocok untuk hari dingin.