EPISODE 13 dari drama F4 Thailand: Boys Over Flowers terpilih menjadi favorit para penggemar. Hal tersebut dilihat dari polling yang dilakukan Twitter Viu Indonesia oleh 1.800 penggemar. Inilah episode yang dianggap paling menonjolkan pasangan Kavin (Metawin Opas-iamkajorn) dan Kaning (Chanikan Tangkabodee).
Pasangan ini menjadi idola karena memiliki romansa yang tak kalah manis dari pasangan Gorya (Tontawan Tantivejakul) dan Thyme (Vachirawit Chivaaree). Apa sebenarnya hubungan antara Kaning dan Gorya? Simak penjelesannya seperti yang dirangkum dalam keterangn resmi Viu Indonesia, Jumat (25/3).
Baca juga:
1. Jadi tempat curhat nomor satu

Setiap kali punya masalah, baik di rumah maupun di sekolah, Kaning menjadi orang pertama yang dihubungi oleh Gorya. Tak ada rahasia yang tidak diceritakan kepada Kaning. Mulai dari aksi bullying Thyme (Vachirawit Chivaaree) terhadap Gorya, penghinaan Roselyn (Cindy Bishop), ibu Thyme terhadap ia dan keluarganya, hingga usahanya untuk mencari tambahan uang. Itulah kenapa Kaning menjadi ‘pusat informasi’ kalau ada orang yang mencari Gorya.
2. Selalu membela Gorya

Gorya sering dihina oleh murid-murid nakal di sekolah karena keluarganya sangat sederhana. Kavin dan MJ (Hirunkit Changkham) sempat menganggap Gorya tidak pantas untuk Thyme yang merupakan pewaris utama perusahaan keluarga. Hingga kemudian mereka meminta Kaning menasehati Gorya agar gadis itu menjauh dari Thyme. Tapi, Kaning membela Gorya sebagai gadis yang baik dan mereka tidak berhak mencampuri urusan percintaannya.
3. Tidak menyalahkan

Kaning punya ide untuk membuat double date dengan Gorya dan Thyme. Karena paham dengan sifat Thyme, Gorya pun menolak. Tapi, Kaning terus membujuknya hingga Gorya bersedia dan Thyme bersedia karena bujukan Gorya. Hanya saja, Gorya sudah bisa menebak bahwa double date itu akan berakhir dengan bencana.
Benar saja, Gorya tiba-tiba mendengar keributan yang rupanya datang dari perkelahian antara Thyme dan Tesla (Chanagun Apornsutinan), pacar Kaning. Tanpa tahu apa penyebabnya, hubungan Kaning dan Tesla putus begitu saja. Gorya merasa sangat bersalah, karena ia yakin sahabatnya itu putus karena Thyme.
Tapi, Kaning tak pernah menyalahkan Gorya yang terus-menerus meminta maaf, dan tidak juga menyalahkan Thyme. Ia justru merasa bahwa itu salahnya karena memaksakan double date.
Baca juga:
4. Sumber semangat

Kaning paham sekali bahwa hidup Gorya memang penuh tantangan. Selain harus mempertahankan prestasi agar beasiswanya tidak dicabut, Gorya juga harus mencari uang tambahan. Maka, setiap kali Gorya curhat, Kaning tidak hanya mendengarkan, melainkan juga memberi kata-kata penyemangat agar temannya itu tidak terus-menerus kesal atau sedih.
5. Menerima Gorya di rumahnya

Karena harus membayar utang orang tuanya, Gorya terpaksa bekerja di klub malam. Suatu ketika, tiba-tiba fotonya saat sedang bersama seorang tamu klub dipajang di dinding sekolah. Saat Thyme marah dan pergi begitu saja tanpa mendengarkan penjelasannya, Gorya pergi ke rumah Kaning dan menginap di sana. (and)
Baca juga:
Kaving dan Kaning Jadi Pasangan Favorit di 'F4 Thailand: Boys Over Flowers'