49 Hari Operasi Yustisi, Tim Gabungan Lakukan Penutupan Tempat Usaha 1.925 Kali Operasi yustisi membubarkan pengemudi ojek daring yang berkerumun di Jalan Raya Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu malam (27/9/2020). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)

Merahputih.com - Mabes Polri bersama instansi terkait menggelar Operasi Yustisi dengan sasaran protokol kesehatan.

Selama Operasi Yustisi digelar di Indonesia selama 49 hari, tercatat ada ribuan tempat usaha melanggar yang ditutup.

Baca Juga

Polisi Tertibkan Balap Liar Serta Tongkrongan Klub Motor

"Selama 49 hari pelaksanaan Operasi Yustisi tahun 2020 mulai tanggal 14 September sampai dengan 1 November 2020 tim gabungan Operasi Yustisi telah melaksanakan penutupan tempat usaha sebanyak 1.925 kali," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (2/11).

Awi mengatakan sudah 79.866 penindakan dengan denda administrasi. Untuk jumlah denda administrasi sudah ada sebanyak Rp4 miliar lebih.

Operasi Yustisi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Awi Setiyono. Foto: ANTARA

"Teguran lisan sebanyak 7.758.819 dan teguran tertulis sebanyak 1.333.253 kali. Ada pula kurungan sebanyak 4 kasus," beber Awi.

Seperti diketahui Polri bersama berbagai instansi terkait menggelar Operasi Yustisi di seluruh wilayah di Indonesia. Operasi itu memiliki sasaran protokol kesehatan terutama pemakaian masker.

Baca Juga

Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Gerombolan Anak Motor di Jakarta Pusat Dibubarkan Polisi

Ada sebanyak 73.806 personel gabungan yang diterjunkan dalam rangka Operasi Yustisi ini.

Puluhan ribu personel itu antara lain 41.091 personel Polri, 11.693 personel dari TNI, 13.883 personel dari Satpol PP dan 7.139 personel lainnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Klaster Perkantoran Melonjak, Menaker Beri Peringatan Keras untuk Pengusaha
Indonesia
Klaster Perkantoran Melonjak, Menaker Beri Peringatan Keras untuk Pengusaha

Melonjaknya penyebaran COVID-19 di klaster perkantoran bak ironi di tengah upaya meredam penyebaran virus.

Enggak Perlu Ribet Vaksin di Gerai Presisi, Tinggal Datang
Indonesia
Enggak Perlu Ribet Vaksin di Gerai Presisi, Tinggal Datang

"Sesuai target Presiden yang diperintahkan kepada Gubernur dan kami semua agar 7,5 juta warga DKI segera dapat divaksinasi sampai Agustus tahun ini," kata Fadil.

Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece
Indonesia
Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece

Sebuah surat permintaan cabutan laporan terhadap Irjen Napoleon Bonaparte dari tersangka Muhammad Kece beredar. Terungkap jika surat yang ditandatangani oleh M Kece itu adalah palsu.

Penurunan Kasus COVID-19 Diklaim Baru Terasa Setelah 45 Hari
Indonesia
Penurunan Kasus COVID-19 Diklaim Baru Terasa Setelah 45 Hari

Pemerintah telah menambah 13.000 tempat tidur untuk ruang isolasi dan ICU rumah sakit rujukan COVID-19 selama PPKM tahap dua.

Mahasiswa yang Dibanting Minta Pelaku Oknum Polisi Dihukum
Indonesia
Mahasiswa yang Dibanting Minta Pelaku Oknum Polisi Dihukum

MFA (21), mahasiswa yang dibanting oknum polisi hingga pingsan ingin oknum polisi berpangkat brigadir berinisial NP itu diberi sanksi.

Anies Hentikan Aktivitas Warung Makan hingga Mal di Zona Merah dan Oranye
Indonesia
Anies Hentikan Aktivitas Warung Makan hingga Mal di Zona Merah dan Oranye

Aktivitas di mal, warung makan, kafe, restoran, hingga bioskop wilayah zona merah dan oranye di Jakarta dihentikan sementara, tanggal 12—16 Mei 2021.

NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali Iklim
Indonesia
NTT Diterjang Siklon Seroja, Pertanda Wilayah Indonesia Alami Anomali Iklim

Kepala daerah yag diusung PDI Perjuangan diharapkan meningkatkan kesadaran terhadap perubahan iklim global.

Kubu Moeldoko Tak Hadir, Sidang Gugatan AD/ART Partai Demokrat Ditunda
Indonesia
Kubu Moeldoko Tak Hadir, Sidang Gugatan AD/ART Partai Demokrat Ditunda

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menunda sidang gugatan terkait AD/ART Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Jelang Hari Tenang Pilkada, Kominfo Harus Pantau Medsos
Indonesia
Jelang Hari Tenang Pilkada, Kominfo Harus Pantau Medsos

KPU harus memastikan pendistribusian logistik untuk pilkada dapat dilakukan tepat waktu dan tepat jumlah.

Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Ini Daftarnya
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Ini Daftarnya

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melakukan kembali mutasi, kini sebanyak 50 perwira tinggi (Pati) TNI dari tiga matra dimutasi, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara