45 Ribu Tenaga Kesehatan di Jabar Terima Vaksin COVID-19 Tahap 1 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Pemprov Jawa Barat)

MerahPutih.com - Tenaga kesehatan (nakes) di Jawa Barat menjadi pihak pertama yang akan mendapat vaksin COVID-19 Sinovac.

Untuk melakukan vaksinasi terhadap nakes, Jabar dijadwalkan mendapat jatah 90 ribu vaksin dari pemerintah pusat. Jumlah tersebut dibagi dua karena satu orang mendapat dua dosis penyuntikan.

Baca Juga

Fakta-Fakta Penting Tentang Vaksin COVID-19

“Yang artinya kalau dibagi dua karena satu orang 2 dosisinya, itu hanya cukup kurang lebih untuk 45 ribu tenaga kesehatan di tahap 1,” kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil di Bandung, Senin (11/1).

Menurutnya, jumlah nakes di Jabar sebanyak ada 150 ribu. Rencananya vaksinasi tahap 2 semua nakes akan mendapat vaksin Corona.

Tahap pertama akan dilakukan penyuntikan pekan ini kepada 45 ribu nakes. Sasaran nakes yang mendapat vaksin Covid terutama yang berada di zona merah, yakni Bandung Raya dan Bodebek.

“Membaginya tidak pukul rata. Arahan Presiden dan Menkes zona merah diperbanyak. Misalnya, maaf, ada 1.000 nakes di zona merah dan 1.000 nakes di zona tidak merah, maka proporsinya tidak akan sama walaupun sama-sama 1.000 manusia. Akan lebih banyak nakes di zona merah,” paparnya.

Ia berharap pemerintah pusat mempercepat pengiriman vaksin sehingga seluruh nakes di Jabar bisa mendapatkannya. “Jadi saya mohon ke pusat agar tahap berikutnya di percepat untuk dilakukan pemberian vaksin kepada nakes secara sempurna,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Antara)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto: Pemprov Jawa Barat)

Kebutuhan vaksin COVID-19 di Jabar sendiri mencapai 67 juta dosis. Ridwan Kamil bilang, untuk mencapai kekebalan masyarakat atau herd immunity, penduduk Jabar yang divaksin harus mencapai 33,5 juta orang.

“Kalau dikali 2 dosis berarti ada 67 juta yang diubutuhkan,” katanya.

Sebagai persiapan vaksinasi massal, Jabar akan menjadikan puskesmas sebagai lokasi penyuntikan. Saat ini, menurut Ridwan Kamil jumlah Puskesmas di Jabar sebanyak 1.000-an.

Dengan kapasitas Puskesmas tersebut, Jabar baru bisa menyelesaikan vaksinasi selama 15 bulan. Untuk itu diperlukan target yang lebih cepat.

Ridwan Kamil menjanjikan vaksinasi di Jabar bisa selesai 6 bulan jika didukung dengan sediaan vaksin dan tenaga yang bertugas melakukan vaksinasi (vaksinator).

Jumlah vaksinator saat ini baru 11 ribu. Ditargetkan jumlah ini mencapai 20 ribu untuk mempercepat vaksinasi.

Mantan Wali Kota Bandung itu juga mengabarkan perkembangan terkini vaksin Bio Farma di mana Februari 2021 sudah mulai memproduksi massal dengan target 120 juta dosis.

Kebutuhan vaksin nasional sekitar 450 juta dosis untuk mencapai herd immunity. Jumlah tersebut didapat dari vaksin Bio Farma dan vaksin impor.

“Mudah-mudahan kombinasi dari vaksin yang dibeli berbagai merek dari vaksin yang diprod di Bandung total secepatnya 70 persen warga Indonesia bisa divaksin,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Ridwan Kamil, akan terjadi herd immunity sekaligus pemulihan ekonomi lebih cepat. “Karena 70 persen warga Indonesia sudah divaksin sehingga melindungi seluruh kehidupan di masyarakat,” ujarnya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga

Ridwan Kamil: Menolak Divaksin Bahayakan Masyarakat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Tampung Aspirasi Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja
Indonesia
Anies Tampung Aspirasi Mahasiswa Tolak UU Cipta Kerja

Anies Baswedan menampung aspirasi mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa memprotes Undang-undang (UU) Omnibus Law.

Usai Rapid Test di Bandara Soetta, Maria Pauline Lumowa Diserahkan ke Bareskrim
Indonesia
Usai Rapid Test di Bandara Soetta, Maria Pauline Lumowa Diserahkan ke Bareskrim

"Sudah dilakukan proses keimigrasian. Sekarang kita serahkan ke Bareskrim Polri untuk proses hukum," ujar Yasonna.

Polisi Tunda Pemeriksaan Bupati Bogor Ade Yasin
Indonesia
Polisi Tunda Pemeriksaan Bupati Bogor Ade Yasin

Pemeriksaan Bupati Bogor, Ade Yasin, kemungkinan ditunda karena yang bersangkutan dinyatakan positif COVID-19.

 Pandemi COVID-19, Pakan Ratusan Hewan TSTJ Hanya Cukup Sampai Juni
Indonesia
Pandemi COVID-19, Pakan Ratusan Hewan TSTJ Hanya Cukup Sampai Juni

"Kami sudah menutup Solo Zoo hampir satu bulan lebih. Pemasukan nol. Padahal, dana yang dibutuhkan untuk pakan hewan senilai Rp120 juta per bulan," aku Bimo.

Sejarawan Kritisi Guru Sejarah Masih Ajarkan Narasi Kudatuli Versi Penguasa Orba
Indonesia
Sejarawan Kritisi Guru Sejarah Masih Ajarkan Narasi Kudatuli Versi Penguasa Orba

Asvi mengatakan dirinya sangat khawatir dengan narasi sejarah di buku pelajaran resmi yang menjadi pegangan bagi para guru dalam mengajar murid-murid di sekolah.

Kolonel TNI Dibegal Saat Bersepeda di Bintaro
Indonesia
Kolonel TNI Dibegal Saat Bersepeda di Bintaro

Seorang anggota TNI kembali jadi korban begal saat bersepeda. Kali ini, kejadiannya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

Namanya Tertera di Benda Mencurigakan, Munarman Singgung Soal Akhirat
Indonesia
Namanya Tertera di Benda Mencurigakan, Munarman Singgung Soal Akhirat

Mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) berkomentar tentang sebuah benda mencurigakan yang ditemukan di Jalan Grogol, Limo, Depok.

Berikut Kota-Kota Berstatus Zona Merah COVID-19  di Seluruh Indonesia
Indonesia
Berikut Kota-Kota Berstatus Zona Merah COVID-19 di Seluruh Indonesia

Ada lima kota administratif di Provinsi DKI Jakarta berstatus zona merah.

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Legislator PDIP Ihsan Yunus
Indonesia
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Legislator PDIP Ihsan Yunus

"Rencana pemeriksaan akan dijadwalkan kembali karena surat panggilan belum diterima oleh saksi," kata Ali dalam keterangannya, Rabu (27/1).

HUT JCH Ke-4, DKI Gelar Pelatihan ke Warga untuk Jadi Entrepreneur
Indonesia
HUT JCH Ke-4, DKI Gelar Pelatihan ke Warga untuk Jadi Entrepreneur

Jakreator 4.0 merupakan acara perdana dari serangkaian acara yang digelar untuk memperingati hari jadi ke-4 JCH yang hadir di tengah warga DKI.