43 Juta Daftar Kartu Pra Kerja, Yang Lolos Cuma 5,9 Juta Ilustrasi Kartu Pra Kerja. (prakerja.go.id).

MerahPutih.com - Pemerintah mencatat, penerima Program Kartu Pra Kerja telah mencapai 5,9 juta orang dari total 43 juta pendaftar. Jumlah tersebut diterima dalam 11 gelombang pendaftaran.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, dari total 43 juta pendaftar Kartu Pra Kerja, yang telah lolos verifikasi mulai dari email, nomor telepon, Nomor Induk Kependudukan (NIK) hingga Kartu Keluarga (KK), adalah sebanyak 19 juta orang.

"Berarti hanya satu dari empat orang yang mendaftar yang mendapatkan Kartu Pra Kerja. Yang belum mendapatkan program ini masih banyak sekali," katanya di Jakarta, Senin (23/11).

Baca Juga:

Pemerintah Dinilai Tak Tepat Beri Kartu Pra Kerja untuk Korban Penanganan COVID-19

Ia memaparkan, selama tujuh bulan pelaksanaan, pendaftar Kartu Pra Kerja, hampir 100 persen mendaftar melalui jalur pendaftaran mandiri di situr prakerja.go.id.

Jumlah pendaftar yang sangat tinggi, kata ia, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi dan kemudahan bagi masyarakat untuk mengaksesnya, didukung sistem manajemen pelaksana yang telah disiapkan dengan baik.

Dari 5,9 juta penerima Kartu Pra Kerja, 87 persen berpendidikan SMA ke atas, 77 persen berusia antara 18-35 tahun, dan 81 persen belum pernah mengikuti pelatihan atau kursus sebelumnya, serta 88 persen mengatakan tidak bekerja menurut persepsi mereka.

Sementara itu, beberapa provinsi yang menerima Program Kartu Pra Kerja, penerima terbanyak adalah Jawa Barat, kemudian Jawa Timur, kemudian disusul DKI Jakarta dan Jawa Tengah. Sedangkan yang paling sedikit adalah Papua Barat, Papua, Maluku Utara, dan Kalimantan Utara,

Ia menegaskan, sebanyak 5,4 juta orang penerima tadi telah membeli pelatihan, namun baru 5,1 juta peserta yang telah menyelesaikan pelatihannya.

"Saya mendorong bagi penerima yang belum menyelesaikan pelatihan yang pertama, agar segera menyelesaikan pelatihannya karena apabila tidak diselesaikan sebelum tanggal 15 Desember 2020, maka insentif sebesar Rp2,4 juta tidak dapat diterima," ujarnya.

Kartu Pra Kerja
llustrasi Kartu Pra Kerja. (Foto: prakerja.go.id)

Saat ini, terdapat 1.663 pelatihan dari 150 lembaga pelatihan, dengan pelatihan yang paling diminati secara berurutan yaitu penjualan dan pemasaran, gaya hidup, manajemen, makanan dan minuman, bahasa asing, keuangan, serta sosial dan perilaku.

"Rating pelatihan di Kartu Pra Kerja adalah 4,9 dari skala 5. Ini sangat bagus sekali sehingga dapat dikatakan peserta puas dengan pelatihan yang diambilnya," katanya.

Tingginya rating, menuru t ia, senada dengan hasil survei internal dimana 84 persen mengatakan pelatihan peningkatan kompetensi baik skilling, reskilling, atau upskilling.

"Hasil survei ini mengindikasikan manfaat program yang nyata dan sekaligus menepis anggapan bahwa pelatihan online tidak berkualitas," ujar Susiwijono. (*)

Baca Juga:

Kritik Kartu Pra Kerja, Pengamat: Programnya Bagus Tapi Nggak Nyambung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Diminta Istirahatkan Terawan
Indonesia
Jokowi Diminta Istirahatkan Terawan

Pernyataan itu disampaikan Fadli menanggapi cuitan akun Twitter @MataNajwa. Dalam video yang diunggah melalui akun Twitter @MataNajwa pada Senin (28/9).

Hakim Vonis Djoko Tjandra 4 Tahun 6 Bulan Penjara
Indonesia
Hakim Vonis Djoko Tjandra 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menjatuhkan hukuman 4 Tahun dan 6 bulan pidana badan dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Seribuan Puskesmas di Jabar Sudah Dilatih Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Seribuan Puskesmas di Jabar Sudah Dilatih Vaksinasi COVID-19

Mencegah lonjakan kasus positif COVID-19, Satgas Penanganan COVID-19 Jabar menggelar rapid test antigen kepada pelaku perjalanan dan wisatawan pada 23-27 Desember 2020.

Jelang Libur Panjang, Keterisian Kereta Api Hampir 100 Persen
Indonesia
Jelang Libur Panjang, Keterisian Kereta Api Hampir 100 Persen

Penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh sudah mengalami peningkatan jelang libur panjang.

 Kuota Habis Saat Warga Mau Divaksin, Anies Evaluasi dan Cocokkan Data JAKI
Indonesia
Kuota Habis Saat Warga Mau Divaksin, Anies Evaluasi dan Cocokkan Data JAKI

vaksinasi terhadap 2,7 juta warga DKI tersebut dapat segera tuntas agar kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terbentuk dengan dukungan dari berbagai pihak.

Bantu Warga Terdampak COVID-19, Warga Bandung Gotong Royong Siapkan Nasi Bungkus
Indonesia
Bantu Warga Terdampak COVID-19, Warga Bandung Gotong Royong Siapkan Nasi Bungkus

Pandemi COVID-19 terutama sangat memukul masyarakat menengah ke bawah. Laju penularan tinggi, sementara jalannya perekonomian terseok-seok dan nyaris lumpuh. Tidak sedikit orang yang mulai kesulitan mencari sesuap nasi

Kejar Penjualan Saat Pandemi, BTN Gelar Pameran Rumah Secara Virtual
KPR
Kejar Penjualan Saat Pandemi, BTN Gelar Pameran Rumah Secara Virtual

Melalui virtual expo ini, BTN memberikan kemudahan akses bagi masyarakat berpenghasilan tetap dan tidak tetap untuk memiliki rumah secara online dengan bunga KPR murah

Dewas KPK Tunda Sidang Putusan Dugaan Pelanggaran Etik Plt Direktur Dumas
Indonesia
Pemerintah dan DPR Didesak Masukkan Revisi UU ITE ke Prolegnas Prioritas 2021
Indonesia
Pemerintah dan DPR Didesak Masukkan Revisi UU ITE ke Prolegnas Prioritas 2021

Pemerintah dan DPR dinilai tidak memahami kebutuhan masyarakat terkait regulasi atau aturan hukum.

Ancaman Berantai ke Polisi Diduga Terkait Pemindahan Teroris ke Jakarta
Indonesia
Ancaman Berantai ke Polisi Diduga Terkait Pemindahan Teroris ke Jakarta

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko menduga, ancaman tersebut terkait pemindahan puluhan terduga teroris dari Mapolda Jatim ke Mabes Polri di Jakarta.