41 Napi Tewas di Lapas, Kebijakan Menangani Kejahatan Ringan Harus Diubah Titik Kebakaran Lapas. (Foto: MP/Rizky)

MerahPutih.com - Insiden kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten yang menewaskan 41 orang dan melukai puluhan warga binaan penjara membuka kualitas buruk penjara di tanah air.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengatakan, kebakaran semakin menunjukkan urgensi untuk mengatasi masalah penjara di Indonesia yang sarat pelanggaran hak-hak asasi manusia.

Usman melihat, para tahanan dan terpidana kerap ditempatkan dalam penjara yang sesak dan mengancam hidup dan kesehatan mereka. Padahal, semua tahanan berhak diperlakukan secara manusiawi dan bermartabat dengan tempat penahanan harus menyediakan ruang, penerangan, udara, dan ventilasi yang memadai.

Baca Juga:

Ini Sumber Api Yang Tewaskan 41 Napi Lapas Tangerang

"Kapasitas penjara yang terbatas dengan jumlah penghuni yang berlebihan adalah akar masalah serius dalam system peradilan pidana di Indonesia," papar Usman.

Usman menuturkan, salah satu langkah yang dapat segera diambil pemerintah untuk menangani masalah ini adalah dengan mengubah orientasi politik kebijakan dalam menangani kejahatan ringan. Termasuk yang terkait penggunaan narkotika. Pemerintah dapat membebaskan mereka yang seharusnya tidak perlu atau tidak pernah ditahan.

"Termasuk tahanan hati nurani dan orang-orang yang ditahan atas dasar pasal-pasal karet dalam UU ITE," sebut Usman.

Selain itu, penahanan dan pemenjaraan orang hanya karena mengekspresikan pendapatnya secara damai tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun. Terlebih lagi dalam over kapasitas lapas yang membahayakan kesehatan dan bahkan nyawa tahanan. Terutama di masa pandemi seperti saat ini.

Salah satu pihak keluarga korban, Angeline (40) mengaku tidak percaya musibah kebakaran Lapas Tangerang ini menewaskan keponakannya yang bernama Etus (21).

Titik lapas terbakar. (Foto: MP/ Rizky)
Titik lapas terbakar. (Foto: MP/ Rizky)

Dia berharap pihak kepolisian dapat segera menemukan titik terang untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menewaskan puluhan korban jiwa.

"Paling tidak bentuk awalnya diterangkan diberi keterangan ke pihak kita penjelasan sedetail mungkin," ujar Angeline.

Angeline menambahkan, keponakannya tersebut dibina di lapas karena terjerat kasus narkoba. Sesuai masa hukuman, korban akan bebas pada Februari 2022.

Sejatinya, selain dibina, Angeline juga berharap keponakannya yang berperkara kasus penyalahgunaan narkoba tersebut dapat keluar dari hotel prodeo dengan keadaan sehat walafiat. Namun tidak disangka, Etus menjadi korban kebakaran.

"Berharap kita pulang dengan selamat juga tapi kan kita pulang dengan mayat, di mana jamin keselamatannya, kalau keluarga kita dibina di sana itu saja," keluh dia. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Periksa 20 Orang Petugas Lapas Tangerang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Wakil Ketua KPK: Penegakan Hukum di Rezim Jokowi Bermasalah
Indonesia
Eks Wakil Ketua KPK: Penegakan Hukum di Rezim Jokowi Bermasalah

Dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, aspek penegakan hukum dinilai masih bermasalah.

Pandemi COVID-19, Periode Berat Bagi Penderita HIV/AIDS
Indonesia
Pandemi COVID-19, Periode Berat Bagi Penderita HIV/AIDS

Masih ada jutaan orang di dunia yang tertinggal dalam respon HIV (human immunodeficiency virus) karena ketimpangan sosial. Hal ini juga semakin diperparah dengan adanya pandemi COVID-19.

Ganjil Genap Diberlakukan, Kendaraan Masuk Bogor Berkurang
Indonesia
Ganjil Genap Diberlakukan, Kendaraan Masuk Bogor Berkurang

"Pada pekan depan ada 'long weekend', yakni hari libur Imlek, pada Jumat (12/2), sehingga penjagaannya harus lebih maksimal," kata Bima Arya.

Ke Jatim, Jokowi Resmikan 2 Bendungan di Trenggalek dan Bojonegoro
Indonesia
Ke Jatim, Jokowi Resmikan 2 Bendungan di Trenggalek dan Bojonegoro

Pemerintah pusat, membangun empat bendungan di Provinsi Jawa Timur pada 2021. Bendungan Tukul telah diresmikan oleh Jokowi pada 14 Februari 2021.

TNI-AU, BPPT Serta BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Kurangi Risiko Banjir di DKI
Indonesia
TNI-AU, BPPT Serta BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Kurangi Risiko Banjir di DKI

Pada Senin (22/2), TNI AU menerbangkan pesawat CN-295 A-2901 dari Skuadron Udara 2 Lanud Halim Perdanakusuma

Anies Targetkan 2050 Jakarta Bebas Emisi Gas Rumah Kaca
Indonesia
Anies Targetkan 2050 Jakarta Bebas Emisi Gas Rumah Kaca

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pada 29 tahun ke depan Jakarta bebas emisi gas rumah kaca (GRK).

Asrama Haji Pondok Gede Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah
Indonesia
Asrama Haji Pondok Gede Jadi Tempat Karantina Jamaah Umrah

Asrama Haji Pondok Gede memenuhi syarat menjadi tempat karantina jemaah umrah.

Anak Buah Juliari Akui Pernah Beri Uang Rp 1 Miliar ke Anggota BPK Achsanul Qosasih
Indonesia
Anak Buah Juliari Akui Pernah Beri Uang Rp 1 Miliar ke Anggota BPK Achsanul Qosasih

Juliari didakwa menerima suap dengan total Rp 32,48 miliar secara bertahap

Bawaslu Sebut Ada 1.023 Penyelenggara Pilkada yang Positif COVID-19
Indonesia
Bawaslu Sebut Ada 1.023 Penyelenggara Pilkada yang Positif COVID-19

"1.023 penyelenggara pemilihan positif terinfeksi COVID-19," kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin

KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu
Indonesia
KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu

Kasus gratifikasi ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko