40 Pegawai PN Jakpus Reaktif COVID-19, Sidang Jaksa Pinangki Ditunda Jaksa Pinangki (Tengah). (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Sebanyak 40 pegawai Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) reaktif COVID-19. Puluhan orang yang berpotensi terpapar virus corona itu terdiri dari hakim hingga aparatur sipil negera (ASN) yang bertugas di PN Jakarta Pusat.

"Untuk sementara jumlah yang reaktif di PN Jakarta Pusat 40 orang, terdiri dari Hakim dan ASN," kata Humas PN Jakarta Pusat, Bambang Nurcahyo saat dikonfirmasi, Selasa (6/10).

Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah menginstruksikan agar PN Jakarta Pusat pusat ditutup sementara atau lockdown terhitung mulai Rabu (7/10) hingga Jumat (9/10). Namun, hal yang bersifat mendesak masih tetap dibuka.

Baca Juga:

Aksi Buruh Mogok Kerja Usai Penetapan RUU Cipta Kerja

"Pelayanan PTSP tetap dilaksanakan terbatas khusus untuk hal-hal yang bersifat urgent atau sangat mendesak," ujar Bambang.

Akibat kondisi tersebut, sidang lanjutan kasus suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Pinangki Sirna Malasari yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada PN Jakarta Pusat ditunda.

Seharusnya sidang lanjutan kasus Pinangki digelar pada Rabu (7/10) besok, dengan agenda jawaban atas nota keberatan atau eksepsi Pinangki.

"Iya ditunda," imbuh Bambang.

PN Jakpus
PN Jakarta Pusat. (Foto: Antara).

Untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran COVID-19 di lingkungan PN Jakarta Pusat, Hakim dan ASN tengah menjalani rapid tes dan swab tes berkelanjutan.

"Hari ini Selasa, 6 Oktober 2020, PN Jakarta Pusat telah melaksanakan rapid tes secara keseluruhan untuk warga PN Jakarta Pusat dan dilanjutkan swab tes bagi yang nantinya hasil rapid test reaktif," kata Bambang. (Pon)

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat juga sempat melakukan penutupan sementara akibat adanya kasus COVID-19 pada Agustus 2020. Penutupan dilakukan dalam waktu satu minggu sejak Selasa (25/8) hingga Selasa (1/9). (Pon)

Baca Juga:

Praperadilan Irjen Napoleon Ditolak, Bareskrim Punya Bukti Kuat Dugaan Suap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Tutup 34 Perusahaan yang Melanggar PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Tutup 34 Perusahaan yang Melanggar PSBB

Ada 44 pelaku usaha yang hanya diberi peringatan

Analis Intelijen Duga Virus Corona Dibuat sebagai Propaganda Serang Tiongkok
Indonesia
Analis Intelijen Duga Virus Corona Dibuat sebagai Propaganda Serang Tiongkok

Stanislaus melihat, akibat kejadian ini pandangan dunia serentak tertuju ke Wuhan tempat awal mulanya virus Corona terdeteksi

Jhon Kei Mengaku Sebar Anak Buahnya ke Tiga Lokasi Buru sang Paman
Indonesia
Jhon Kei Mengaku Sebar Anak Buahnya ke Tiga Lokasi Buru sang Paman

Di Kosambi menyebabkan dua korban yakni satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat

BNPB: 123 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana Alam hingga Februari 2020
Indonesia
BNPB: 123 Orang Meninggal Dunia Akibat Bencana Alam hingga Februari 2020

Kurun waktu 1 Januari hingga 27 Februari 2020 kejadian tersebut mengakibatkan 123 korban jiwa dan hilang 2, sedangkan lebih dari 1,4 juta mengungsi.

18 Nama Calon Sekda DKI
Indonesia
18 Nama Calon Sekda DKI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mempunyai 18 nama calon Sekertaris Daerah (Sekda) yang lulus seleksi administrasi.

Mulai Jumat Warga dari Luar Jabodetabek Wajib Tunjukkan SIKM
Indonesia
Mulai Jumat Warga dari Luar Jabodetabek Wajib Tunjukkan SIKM

Pengurusan dan persyaratan SIKM dapat diakses melalui situs corona.jakarta.go.id.

 FPI Kecam dan Bakal Melawan Perampasan HAM Etnis Uighur
Indonesia
FPI Kecam dan Bakal Melawan Perampasan HAM Etnis Uighur

Ketua Umum FPI Sobri Lubis mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi terkait tindakan yang diterima oleh muslim Uighur. Di antaranya dilarang memiliki dan membaca Al-Qur'an dan penahanan secara paksa.

KPK Duga Ada Rekayasa Aset Sawit Milik Nurhadi
Indonesia
KPK Duga Ada Rekayasa Aset Sawit Milik Nurhadi

tim penyidik KPK menangkap Nurhadi bersama menantunya Rezky Herbiyono pada Senin (1/6) malam

[HOAKS atau FAKTA]: Warga Negara Tiongkok Jadi Brimob
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Negara Tiongkok Jadi Brimob

“Ini penampakan beberapa ORANG TIONGKOK berseragam BRIMOB/POLISI”.

Istana Ungkap Tiga Hal yang Jadi Perhatian Saat Upacara HUT RI
Indonesia
Istana Ungkap Tiga Hal yang Jadi Perhatian Saat Upacara HUT RI

Pasukan upacara 20 orang dari TNI/Polri, Korps musik sebanyak 24 orang, pembawa acara atau MC sebanyak dua orang