4 Warga Poso Dibantai Kelompok MIT, La Nyalla Minta Aparat Bertindak Tegas Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti (ANTARA/HO-DPD RI)

MerahPutih.com - Pembantaian empat warga di Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mendapatkan perhatian serius dari Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Bekas Ketua Umum PSSI itu menegaskan kekerasan yang terjadi sudah tidak bisa lagi ditolerir. Aksi itu diduga dilakukan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Baca Juga

Personel Pengejar Kelompok Ali Kolera Poso Segera Diganti

"Peristiwa yang terjadi di Poso sungguh biadab. Ini bukan hanya pembunuhan, tapi sudah pembantaian. Aparat keamanan harus bertindak tegas," tegas La Nyalla dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (13/5).

La Nyalla menuturkan, masyarakat harus diberikan jaminan keamanan dalam menjalani aktivitas. Aktivitas terorisme, kata dia, tidak boleh dibiarkan berkembang di Indonesia.

"Aparat keamanan harus menumpas kelompok-kelompok terorisme, bahkan hingga ke sel-sel terkecilnya," ujarnya

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto, Rabu (12/5), saat memperlihatkan foto sembilan DPO MIT Poso yang saat ini diburu oleh Tim Satgas Madago Raya. (ANTARA/Rangga Musabar)

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu berharap masyarakat Poso tidak terpancing dengan kejadian tersebut. Semua pihak harus menghindari hal-hal yang tidak perlu."Keamanan, ketenangan, dan kedamaian di Poso tidak boleh terganggu," ucap La NyallaPeristiwa itu berawal saat kelompok MIT menyatroni tiga warga. Dua di antaranya lalu terbunuh dan seorang saksi yang berhasil lari.Saksi kemudian menyampaikan kejadian itu kepada kepala desa yang kemudian melapor ke polsek setempat. Satgas Madago Raya lalu turun tangan untuk melakukan penyisiran ke lokasi kejadian (TKP).Tak jauh dari lokasi awal, ditemukan lagi jenazah dua orang yang menjadi korban penyerangan Ali Kalora cs tersebut.Keempat korban tewas diketahui berasal dari Toraja, masing-masing atas nama Papa Dewi, Nenek Dewi, Lukas Lese, dan Papa. Papa Dewi dan Nenek Dewi merupakan ayah dan anak. (Pon)

Baca Juga

Kelompok MIT Diduga Rampok dan Bunuh 4 Petani di Poso

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuaca Jakarta Senin Diprakirakan Hujan Disertai Petir
Indonesia
Cuaca Jakarta Senin Diprakirakan Hujan Disertai Petir

BMKG mengingatkan agar warga Jakarta untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat petir pada Senin (17/5).

Varian Delta Masuk Solo, Satgas COVID-19: Kasus Corona Melonjak
Indonesia
Varian Delta Masuk Solo, Satgas COVID-19: Kasus Corona Melonjak

"Ini jadi salah satu penyebab varian itu masuk ke sini (Solo). Akibat, kasus COVID-19 di Solo melonjak usai Lebaran sampai sekarang," kata dia.

Dalam 5 Tahun Terakhir Terjadi Stagnasi Demokrasi di Indonesia
Indonesia
Dalam 5 Tahun Terakhir Terjadi Stagnasi Demokrasi di Indonesia

Ada kemajuan di tingkat kabupaten dan kota. Ini yang kita jarang dengar karena lebih sering berbicara di national space.

Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo
Indonesia
Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan, Megawati: Terima Kasih Bapak Nadiem dan Prabowo

Budaya literasi melalui buku, oleh Bung Karno menjadi tempat untuk terus melakukan dialektika

Dipecat Dari Ketua KPU, Ini Tanggapan Arief Budiman
Indonesia
Dipecat Dari Ketua KPU, Ini Tanggapan Arief Budiman

Arief menurut Majelis DKPP juga terbukti tidak mampu menempatkan diri pada waktu dan tempat di ruang publik karena dalam setiap kegiatan Arief di ruang publik melekat jabatan sebagai ketua KPU.

Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Jalur Kereta Api Bandung-Garut
Indonesia
Presiden Jokowi Direncanakan Resmikan Jalur Kereta Api Bandung-Garut

Ridwan Kamil pun berharap agar reaktivasi jalur kereta ini tidak berhenti sampai di sini

 Percobaan Sekolah Tatap Muka di Bandung, Fasilitas Cuci Tangan dan Toilet Jadi Sorotan
Indonesia
Percobaan Sekolah Tatap Muka di Bandung, Fasilitas Cuci Tangan dan Toilet Jadi Sorotan

Secara umum sekolah-sekolah sudah sangat siap, hanya saja ada yang membedakan. Misalnya, ketersediaan air di toilet, dan fasilitas cuci tangan yang kran airnya kurang deras.

Masuk Gereja Katedral Wajib Sudah Divaksin dan Tertutup bagi Anak di Bawah 12 Tahun
Indonesia
Masuk Gereja Katedral Wajib Sudah Divaksin dan Tertutup bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Gereja Katedral Jakarta memutuskan untuk menggelar kegiatan misa secara tatap muka mulai Rabu (25/8) besok.

Tolong 'Wong Cilik', Kajari yang Terapkan 'Restorative Justice' Dapat Nilai Tambah
Indonesia
Tolong 'Wong Cilik', Kajari yang Terapkan 'Restorative Justice' Dapat Nilai Tambah

Keadilan restoratif merupakan usaha mencapai keadilan untuk kasus-kasus pidana umum ringan

Warga Jakarta Diminta Gunakan Fasilitas Vaksinasi Drive Thru
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Gunakan Fasilitas Vaksinasi Drive Thru

Bagi warga lanjut usia (lansia), Kemenkes tengah mempersiapkan surat edaran. Agar warga lansia dapat memperoleh vaksin di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya.