4 Uang Rupiah Ini Dicabut, Tukar Paling Lambat 30 Desember pecahan Rp10.000 Tahun Emisi (TE) 1998 dengan gambar muka pahlawan nNasional Tjut Njak Dhien. Foto: bi.go.id

MerahPutih.com - Bank Indonesia (BI) meminta kepada masyarakat yang masih memiliki uang rupiah lama tahun emisi 1998 dan 1999 untuk segera menukarkan uang tersebut paling lambat 30 Desember 2018

Melalui siaran persnya di Jakarta, Senin (3/12), ada empat pecahan uang rupiah yang masa berlakunya sudah habis, yakni pecahan Rp10.000 Tahun Emisi (TE) 1998 dengan gambar muka pahlawan Nasional Tjut Njak Dhien

Kedua, pecahan Rp20.000 Tahun Emisi (TE) 1998 dengan gambar muka pahlawan nasional Ki Hadjar Dewantara. Ketiga, pecahan Rp50.000 Tahun Emisi (TE) 1999 dengan gambar muka pahlawan nasional WR. Soepratman.

Dan, keempat yakni pecahan Rp100.000 Tahun Emisi (TE) 1999 dengan gambar muka pahlawan proklamasi Dr.Ir.Soekarno dan Dr. H. Mohammad Hatta.

Foto: Bank Indonesia

Penarikan uang lama tersebut berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008 dan berlaku pada 31 Desember 2008. Sejak 31 Desember 2008, empat pecahan uang rupiah lama itu sudah tidak berlaku.

"Bagi masyarakat yang masih memiliki uang pecahan emisi tersebut, dapat melakukan penukaran di seluruh kantor Bank Indonesia hingga 30 Desember 2018. Bank Indonesia membuka layanan penukaran sampai dengan 30 Desember 2018, termasuk layanan khusus pada 29-30 Desember 2018," tulis Bank Indonesia.

Setelah 31 Desember 2018 atau 10 tahun masa penukaran, masyarakat tidak dapat lagi melakukan penukaran uang pecahan lama.

Pencabutan dan penarikan uang rupiah dilakukan atas dasar pertimbangan masa edar uang, adanya uang emisi baru dengan perkembangan teknologi unsur pengaman (security features) pada uang kertas. (*)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH