4 Perwira Tinggi TNI Kunjungi Lokasi Ibu Kota Baru, Ada Apa? Empat perwira menengah tertinggi dari pusat pengkajian strategi Mabes TNI saat berdiskusi dengan Wakil Bupati Penajam Paser Utara Hamdam (Antaranews/dok Humas Kabupaten Penajam Paser Utara/Novi Abdi)

MerahPutih.com - Empat perwira menengah tertinggi dari pusat pengkajian strategi Markas Besar Tentara Nasional Indonesia atau Mabes TNI mengunjungi lokasi ibu kota negara Indonesia yang baru di wilayah Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur untuk penyiapan postur TNI.

Empat perwira menengah tertinggi dari pusat pengkajian strategi Mabes TNI itu, Kolonel Laut Weddy Widya, Kolonel Inf ES Airlangga, Letnan Kolonel Laut Miknamara dan Letnan Kolonel ADM Ali Sukri.

Baca Juga

Perpindahan Ibu Kota Bukan Sekedar Pindah Lokasi Tapi Perubahan Pola Pikir

"Kami akan menghimpun data dan penyempurnaan penyusunan kajian strategis menyangkut penyiapan postur TNI di ibu kota negara baru," kata Kolonel Laut Weddy Widya di Penajam, Sabtu (15/2).

Dalam konteks ibu kota negara lanjut ia, harus aman dari berbagai ancaman baik militer maupun nonmiliter yang dapat mengganggu jalannya sistem pemerintahan di ibu kota negara tersebut.

Peta Ibu kota baru Indonesia. foto/googlemaps
Peta Ibu kota baru Indonesia. foto/googlemaps

Untuk itu Mabes TNI menurut Weddy Widya, terus melakukan berbagai langkah komprehensif di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, termasuk di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca Juga

Jokowi: Pemindahan Ibu Kota Baru Bisa Terlaksana Pada Tahun 2024

"Salah satu yang terus kami lakukan mencari berbagai sumber data dan informasi yang dibutuhkan seputar ibu kota negara baru," ujarnya dilansir Antara

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan dan menetapkan, bahwa ibu kota negara akan dipindahkan ke sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur.

Keputusan pemindahan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke wilayah Provinsi Kalimantan Timur kata Weddy Widya, tentunya telah melalui proses pertimbangan komprehensif dan menyeluruh dilakukan pemerintah pusat.

"Pemindahan ibu kota negara ke wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara pasti melalui pertimbangan dan menyeluruh, jadi penyiapan postur TNI juga sangat penting," ucapnya.

"Pemindahan ibu kota negara bukanlah perkara mudah, banyak faktor yang harus dipertimbangkan mewujudkan rencana itu termasuk pertahanan negara," tegas Weddy Widya.

Baca Juga

Arab Saudi Lirik Pembangunan Ibu Kota Baru Indonesia

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara siap memfasilitasi dan membantu memberikan informasi serta data yang dibutuhkan menyangkut rencana pemindahan ibu kota negara Indonesia tersebut. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH