Image
Author by : Pantai Congot, Kulonprogo, DI Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Pantai Congot bukan sekadar pantai biasa. Panorama sunset, deburan ombak, dan kawasan tepi pantainya sungguh menawarkan keindahan nan ciamik. Namun, keindahan kawasan ini tak hanya sampai di situ. Salah satu sudut Pantai Congot, tepatnya di sisi paling barat Congot, terdapat hutan mangrove. Hutan mangrove ini merupakan salah satu dari dua hutan mangrove yang ada di Provinsi Yogyakarta. Satu lagi berada di muara Sungai Progo, perbatasan Kulonprogo-Bantul. Karena hutan mangrove Congot sengaja dikelola untuk wisatawan, tempat inilah yang lebih terkenal di kalangan wisatawan.
 
Letaknya yang berada di muara Kali Progo dan kawasan mangrove inilah menjadikan Pantai Congot surga pertama bagi mancing mania di Yogyakarta. Pemancing biasanya bisa menemukan dua jenis ikan sekligus, tergantung titik spot memancingnya. Bisa ikan laut maupun ikan payau di muara sungai.
 
Awalnya penanaman mangrove di Pesisir Congot hanya untuk mengatasi abrasi pantai. Namun, warga sekitar berinisiatif untuk mengelola hutan mangrove menjadi destinasi wisata yang menarik. Lantas warga pun membangun lahan untuk parkir dan jembatan "jambu" agar pengunjung bisa melihat-lihat lokasi hutan mangrove. Kini, di atas jembatan berbahan bambu, wisatawan atau pengunjung bisa menikmati keindahan mangrove di tepian pantai.

Image
Author by : Pantai Bugel, Panjatan, Kulonprogo, DI Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Pantai Bugel merupakan salah satu pantai di deretan pesisir selatan Kulonprogo. Pantai ini berada di antara dua pantai utama Kulonprogo, yakni Pantai Glagah dan Pantai Trisik.
Letaknya berada di Kecamatan Panjatan, Kulonprogo. Dari jalan raya Jalan Deandels, pantai ini berjarak sekira 500 meter. Tak ada petugas TPR maupun pengelola pantai. Bahkan, tak ada gapura "selamat datang". Hanya ada satu plang petunjuk nama pantai di perempatan Jalan Deandels menuju Pantai Bugel.
 
Belum lama ini merahputih.com mengunjungi Pantai Bugel. Tak ada satu pun wisatawan tampak di lokasi. Yang ada, hanya pengunjung warga sekitar yang tengah memancing. Ada pula pengunjung yang mencari undur-undur laut di tumpukan pasir laut.
 
Bagi warga sekitar, Pantai Bugel menjadi surganya mancing mania karena ketersediaan umpan dan sepinya wisatawan. Yap, undur-undur laut merupakan umpan yang pas untuk menangkap ikan-ikan besar. Tak begitu sulit menemukan undur-undur laut di balik pasir pantainya. So, mancing mania yang datang ke sini pun kerap kali tak membawa umpan dari rumah, karena undur-undur laut telah tersedia banyak di timbunan pasir pantainya.

Image
Author by : Pantai Goa Cemara, Yogyakarta. (Foto: MerahPutih/Fredy Wansyah)

Pantai Goa Cemara merupakan pantai yang layak disinggahi saat berwisata bersama keluarga di Bantul. Pantai Goa Cemara berlokasi di Dusun Patehan, Gadingsari, Sanden, Bantul. Pantai ini berjarak kurang lebih sekitar satu kilometer di sebelah timur Pantai Kuwaru atau sekitar 30 km di selatan pusat Kota Yogyakarta.
 
Jika biasanya pantai ditumbuhi pohon kelapa, seperti namanya, Pantai Goa Cemara ini dipenuhi rimbunnya pohon cemara udang berbentuk payung dimana di bawahnya membentuk lubang atau terowongan mirip sebuah goa. Tentu ini akan membuat sensasi yang berbeda bagi pengunjungnya.
 
Pohon cemara di Pantai Goa Cemara ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong. Tak heran jika pohon cemara yang lebat dan eksotis di Pantai Goa Cemara menjadi ikon dan ciri khas Pantai Goa Cemara. Bahkan, sebagian lokasi hutan cemaranya menjadi tempat berkemah.
 
Saat merahputih.com menelusuri pantai ini, tak sedikit di antara wisatawan di sini menebar kail pancingnya di pinggiran pantai. Ikan kakap merupakan sasaran empuk mancing mania di lokasi ini. So, sambil menikmati sejuknya pohon-pohon cemara, memancing menjadi kegiatan yang menyenangkan di Pantai Goa Cemara.

Image
Author by : Foto: MP/Fredy Wansyah

Pantai Watu Lumbung ini terletak di Kecamatan Girisubo, Gunungkidul, DI Yogyakarta. Tepatnya di wilayah Gunung Batur. Pantai ini merupakan pantai yang sulit medannya, sehingga jarang dikunjungi wisatawan.
 
Ada dua rute perjalanan menuju ke Pantai Watu Lumbung. Pertama, Anda dapat berjalan dari Pantai Wediombo ke arah barat selama kurang lebih satu jam. Kedua, setelah TPR Pantai Wediombo, Anda berbelok ke kanan, melewati ladang warga hingga sampai di ujung jalan.
 
Keberadaan karang di pinggiran pantai menjadikan Pantai Watu Lumbung sebagai tempat favorit memancing di Gunungkidul. Selain itu, sepinya wisatawan juga menjadi alasan lain mengapa tak sedikit mancing mania di akhir pekan ramai di pantai ini. (Fre)