4 Langkah agar Baterai Ponsel Terisi Cepat Pengisian baterai smartphone bisa dilakukan dengan cepat (Foto: pixabay)

Meskipun smartphone dilengkapi dengan berbagai kecanggihan, belum ada yang memiliki ketahanan baterai 24 jam. Banyaknya fitur dan aplikasi yang terus menyala dengan mudahnya memakan daya baterai ponsel pintar Anda. Hal ini menyebabkan beberapa pengguna smartphone bisa mengisi ulang daya baterai mereka 2-3 kali dalam satu hari.

Tentu ini membuat Anda terganggu, khususnya di saat genting. Apalagi mengisi penuh baterai smartphone terkadang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Sebenarnya hal tersebut bukan berarti kualitas ponselnya yang kurang bagus, melainkan ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan saat mengisi baterai.

Untuk membuat baterai terisi penuh dalam waktu lebih cepat, Anda bisa mengikuti cara-cara ini.

1. Matikan layar ponsel

Sering kali Anda masih menggunakan smartphone saat mengisi baterai. Padahal, hal ini akan memperlambat proses terisinya baterai dan membuat ponsel Anda cepat rusak. Pertama-tama merusak baterai, kemudian merambat ke bagian lainnya, termasuk mesin. Karena itu, diamkan smartphone saat sedang mengisi baterai, jangan sambil memainkan game dan hal lainnya.

2. Non-aktifkan auto update

Anda mungkin sering melihat ponsel Anda meng-update beberapa aplikasi dan sistem operasi (upgrade versi Android atau pun iOS) secara otomatis. Hal ini biasanya terjadi saat Anda terkoneksi dengan wi-fi. Jika baterai ingin cepat terisi, Anda bisa menon-aktifkan sistem auto-update atau automatic downloads ini. Pada gawai Android, pengaturan ini ada di "Play Store", sementara gawai iOS ada di "iTunes & App Stores".

3. Aktifkan mode pesawat

Airplane mode atau mode pesawat ini sama saja seperti Anda mematikan ponsel. Seluruh kegiatan smartphone, seperti menerima sms, menerima panggilan, dan akses internet akan tidak aktif. Dengan demikian, baterai ponsel tidak akan terkuras, sehingga mempercepat pengisian baterai.

4. Gunakan adaptor charger asli

Mungkin sebagian orang tidak menyadari akan hal ini. Sangatlah penting untuk menggunakan adaptor atau "kepala" charger yang asli. Jangan gunakan charger palsu, yang biasanya dijual dengan harga terlalu murah. Bahkan, Anda juga tidak disarankan menggunakan charger merek lain, meskipun terlihat sama. Biasanya ada perbedaan ampere (A) dan volt (V) yang tertera pada charger.

Baca juga artikel Mengenal Stamina Mode.


Ikhsan Digdo

YOU MAY ALSO LIKE