4 Kota di Indonesia Ini Melarang Warganya Merayakan Valentine Hari valentine (Sumber: Pixabay/jill111)

TANGGAL 14 Februari dikenal sebagai hari kasih sayang. Saat itu banyak orang yang mencoba mengungkapkan rasa cintanya kepada pasangan. Caranya bermacam-macam, mulai dari makan malam romantis hingga memberikan kado spesial.

Namun, karena dianggap sebagai budaya barat, beberapa daerah di Indonesia melarang untuk merayakan valentine. Misalnya Aceh yang setiap tahun konsisten membuat kebijakan tersebut.

Nah, dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini beberapa daerah di Indonesia yang melarang warganya untuk merayakan valentine.

1. Gresik

Melalui Dindik, Gresik melarang pelajarnya merayakan valentine (Sumber: Instagram/victorpurnomo)
Melalui Dindik, Gresik melarang pelajarnya merayakan valentine (Sumber: Instagram/victorpurnomo)

Pekan lalu, Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Gresik mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang melarang pelajar untuk merayakan hari valentine. Dindik juga mengimbai kepada para guru untuk mengedukasi pelajar tentang fakta di balik perayaan valentine.

Sebenarnya, bukan tahun ini saja Gresik melarang warganya untuk merayakan. Tahun lalu, Dindik Kabupaten Gresik juga membuat peraturan yang sama untuk para pelajar.

2. Pasaman Barat

Kantor Bupati Pasaman Barat (Sumber: Instagram/abufatih_alhadi)
Kantor Bupati Pasaman Barat (Sumber: Instagram/abufatih_alhadi)

Instruksi untuk tidak merayakan valentine langsung dikeluarkan oleh Bupati Pasaman Barat, Syahiran. Bupati dari Fraksi Gerindra ini menilai kalau hari valentine bukanlah budaya tidur dan tidak cocok diterapkan di Indoensia.

Instruksi ini dibuat dalam bentuk surat imbauan dengan Nomor 450/27/Kesra/2019. Di dalam surat edaran itu ia meminta seluruh masyarakat Pasaman Barat sama-sama memastikan keluarganya tidak merayakan hari valentine, terutama umat Islam.

3. Blitar

Ikon kota Blitar (Sumber: Instagram/pribadi_andik)
Ikon kota Blitar (Sumber: Instagram/pribadi_andik)

Majelis Ulama Indoensia (MUI) Blitar telah mengeluarkan fatwa larangan untuk merayakan hari valentine. Alasannya, praktik di hari valentine dikhawatirkan melanggar syariat Islam. Fatwa ini juga merujuk pada fatwa dari MUI Jatim.

Dengan mengeluarkan fatwa tersebut, pihak MUI Blitar berharap bisa memberikan perlindungan kepada umat Islam. Mereka juga meminta ajaran kasih sayang tidak mengalami distorsi dan diimplementasikan dengan praktik yang melanggar ajaran Islam.

4. Banda Aceh

Masjid Baiturrohman Banda Aceh. (Foto: Pixabay/saifulmulia)
Masjid Baiturrohman Banda Aceh. (Foto: Pixabay/saifulmulia)

Banda Aceh merupakan salah satu daerah yang masih konisten dalam menerapkan larangan merayakan hari valentine. Pihak wali kota juga menginstruksikan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah atau Polisi Syariat untuk melakukan sosialisasi ke kafe hingga hotel.

Seruan yang dikeluarkan pada 21 Januari lalu juga meminta kepada geerasi muda, mahasiswa, siswa/siswi dan seluruh masyarakat muslim Kota Banda Aceh agar tidak merayakan valentine dalam bentuk apapun. Hal itu karena hari valentine dianggap bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH