4 Kebiasaan yang Membuat Kesehatan Memburuk Kebiasaan buruk yang tak produktif hingga buang-buang waktu (Foto: pexels/acharaporn kamornboonyarush)

SETIAP harinya kita tentu melakukan berbagai aktivitas. Sejak bangun tidur sampai kembali memejamkan mata. Sayangnya beberapa aktivitas yang mungkin kamu lakukan sehari-hari bisa berbahaya, terutama bagi kesehatan.

Dilansir dari alodokter, berikut ini aktivitas atau rutinitas yang berbahaya bagi kesehatan.

Baca juga:

Kiat untuk Tetap Sehat saat Mengadapi Musim Pancaroba

1. Malas

Bermalas-malasan bisa berdampak buruk bagi kesehatanmu (Foto: pexels/bran sodre)
Bermalas-malasan bisa berdampak buruk bagi kesehatanmu (Foto: pexels/bran sodre)

Malas juga termasuk aktivitas. Nah, di akhir pekan, biasanya orang kantoran sering melakukan kegiatan ini. Sayangnya, hal tersebut dapat mengganggu metabolisme tubuh. Proses metabolisme tubuh menjadi lambat dan cenderung menurunkan kemampuan dalam mengontrol kadar gula.

Orang yang malas bergerak berisiko menderita diabetes, obesitas atau kenaikan berat badan berlebih dan penyakit jantung. Kadar gula dan lemak dalam tubuh tak terkontrol dengan baik. Baiknya, lakukan peregangan otot secara berkala.

2. Begadang

Terapkan jam tidur 7-9 jam sehari (Foto: pexels/ivan oboleninov)
Terapkan jam tidur 7-9 jam sehari (Foto: pexels/ivan oboleninov)

Banyak remaja dan orang dewasa yang begadang tanpa sebab. Padahal akvititas ini sangat tidab baik untuk kesehatan. Begadang berisiko menimbulkan diabetes, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, gangguan fungsi otak hingga kanker. Keseringan begadang juga menurunkan konsentrasi dan produktivitas sehari-harimu.

Baca juga:

Mengejar Ilmu Hingga ke Luar Batas Negara, Bukan Hal yang Mudah!

Umumnya, orang dewasa memerlukan tidur selama 7 hingga 9 jam per hari. Pada anak-anak, jam tidur selama 10 hingga 13 jam per harinya. Ketika tertidur, tubuh bekerja memperbaiki kondisi fisik dan mental. Saat itu jugalah hormon pertumbuhan terlepaskan, memperbaiki otot dan jaringan yang rusak.

3. Menahan amarah

Hindari memendam amarah (Foto: pexels/nathan cowley)
Hindari memendam amarah (Foto: pexels/nathan cowley)

Marah adalah bentuk ungkapan emosi yang relatiif normal dan bisa terjadi kapan saja. Kemunculan amarah biasanya disebabkan rasa kecewa atau kekesalan yang disalurkan dengan ragam cara. Bisa dengan menegur, menasehati, menekankan pada seruan atau caci maki. Sebaiknya, meluapkan amarah tapi jangan terlalu berlebihan.

Menahan amarah secara terus-menerus menandakan ketidakmampuan mengelola emosi secara baik dan berdampak buruk pada kesehatan. Mulai dari kemunculan rasa nyeri kepala, masalah pencernaan, kecemasan, depresi hingga gangguan mental.

4. Konsumsi media sosial berlebihan

 Batasi akses media sosial setiap harinya (Foto: pexels/oleg magni)
Batasi akses media sosial setiap harinya (Foto: pexels/oleg magni)

Tak kalah berbahaya dari sebelumnya, konsumsi media sosial yang berlebihan bisa memicu kerugian tubuh yang fatal. Kamu harus berhati-hati dengan kebiasaan satu ini. Terlalu asyik mengakses media sosial membuatmu jadi malas bergerak, makan dan bersosialisasi.

Selan kesehatan fisik, kesehatan mental juga bisa terganggu jika sering membuka media sosial. Beberapa kasus pembunuhan dan kejahatan lainnya juga berawal dari media sosial. Oleh karena itu, mulai sekarang bijaklah dalam menggunakan internet terutama media sosial. (Dys)

Baca juga:

Diet Akan Terasa Lebih Mudah Jika Kamu Lakukan 4 Hal Sederhana ini


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani