4 Jenis Meningitis yang Harus Kamu Waspadai Meningitis menyerang lapisan pelindung selaput otak (Foto: Unsplash/Nick Shuliahin)

TANPA memandang umur, meningitis dapat menyerang siapa saja. Peradangan yang terjadi pada meningen atau lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang ini, memiliki gejala yang tak jauh berbeda dengan gejala penyakit flu pada umumnya, yaitu demam dan sakit kepala.

Pengidap penyakit ini akan mengalami gejala yang berbeda, tergantung usia orang tersebut. Ketika anak kecil yang terserang penyakit meningits, gejala umum yang dirasakan seperti nafsu makan yang menurun, mudah mengantuk dan lelah, hingga demam. Namun, pada orang dewasa gejala meningitis berupa sakit kepala, demam, leher terasa kaku, kejang-kejang, sensitif terhadap cahaya terang, mual, dan muntah.

Baca juga:

Mengenang Glenn Fredly, Musisi Berbakat yang Tak Pernah Sombong

Lalu, apa penyebab dari meningitis? Mengutip laman Alodokter dan Healthline, meningitis disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri. Selain itu, meningitis juga bisa disebabkan faktor lain semisal kanker, alergi obat, iritasi kimia, dan jamur.

Berdasarkan penyebabnya, meningitis terbagi menjadi empat jenis, yaitu:

1. Meningitis bakterial

Bakteri meningitis menyerang saluran pernapasan (Foto: Pexels/Pixabay)

Ada lima bakteri meningitis yang dapat menular. Bakteri pertama bernama Streptococcus pneumoniae, yaitu bakteri yang terdapat pada hidung, sinus, dan saluran pernapasan. Ini menular melalui batuk dan bersin.

Bakteri lainnya bernama Neisseria meningtidis. Bakteri ini menular melalui air liur atau lendir saluran pernapasan.

Kemudian, bakteri Haemophilus influenza merupakan meningitis pada anak-anak yang menyebabkan infeksi pada darah, tenggorokan, kulit dan sendir.

Bakteri keempat bernama Listeria monocytogenes. Bakteri ini terdapat pada makanan seperti melon, keju, dan sayuran mentah. Terakhir, ialah bakteri staphylococcus aureus, bakteri yang ditemukan pada kulit dan saluran pernapasan.

2. Meningitis virus

Meningitis virus biasanya disebabkan kelompok enterovirus (Foto: newsmedical)

Jenis meningitis ini merupakan yang paling ringan. Melansir laman virus yang menyebabkan meningitis virus, yaitu kelompok enterovirus yang terdiri dari virus herpes simplex, HIV, virus West Nile dan coltivirus. Terdapat 85% kasus orang menderita meningitis virus. Penyebaran virus melalui udara ketika bersin dan batuk.

Baca juga:

Meski Sehat, Kamu Harus Pakai Masker

3. Meningitis jamur

Jamur yang terdapat pada kotoran burung dan kalelawar dapat menyebabkan meningitis jamur (Foto: everydayhealth)

Meningitis jamur biasanya menyerang orang yang memiliki sistem imun lemah seperti penderita kanker dan AIDS. Jamur penyebab meningitis ialah cryptococcus, blastomyces, histoplasma dan coccidiodes, yang sering ditemukan pada kotoran hewan seperti kalelawar dan burung. Penyebaran meningitis jamur melalui tanah atau debu yang terlah terkontaminasi.

4. Meningitis parasit

Meningitis parasit dapat disebabkan oleh hewan seperti ikan, unggas dan siput (Foto: thehealthy)

Parasit yang menyebabkan meningitis bernama Angiostrongylus cantonensis dan Baylisascaris procyonis. Kedua parasit ini dapat ditemukan pada hasil bumi, kotoran, makanan, dan hewan-hewan seperti siput, ikan, serta unggas.

Meningitis jenis ini juga dapat dipicu oleh kondisi seperti cedera pada kepala, kanker, lupus, dan penggunaan obat-obat tertentu.

Untuk mencegah penyakit ini mudah. Jalani hidup sehat untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari virus dan bakteri yang menyebabkan meningitis. (bel)

Baca juga:

COVID-19 Masih Bersarang di Tubuh Meski Dinyatakan Sembuh



Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH