4 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi Kepala Pusat INAFIS Brigjen Mashudi dalam jumpa pers kasus kebakaran Lapas Tangerang di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Jumat (10/9/2021). ANTARA/Yogi Rachman

MerahPutih.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi empat jenazah korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten.

Identitas keempat korban tewas tersebut berjenis kelamin laki-laki atas nama Dian Adi Priyana bin Cholil (44), Kusnadi bin Rauf (44), Mustanil Arifin bin Arwani (50) dan Alfin bin Marsum (23).

Baca Juga

Polda Metro bakal Periksa Kalapas Tangerang Terkait Kasus Kebakaran

"Dari empat yang teridentifikasi hari ini melalui sidik jari dan rekam medis," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9).

Rusdi menjelaskan, hasil identifikasi jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang itu kemudian akan diserahkan ke pihak Lapas untuk diserahkan kepada masing-masing keluarga.

"Tentunya yang telah teridentifikasi ini tim akan koordinasi dengan lapas dan dari lapas akan diserahkan ke keluarga," kata Rusdi.

Keluarga korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang menangis usai menerima peti jenazah korban kebakaran dari Tim DVI Polri di RS Polri, Kramat Jati di Jakarta Timur, Jumat (10/9/2021). Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyerahkan satu jenazah korban kebakaran lapas yang telah teridentifikasi atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Keluarga korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang menangis usai menerima peti jenazah korban kebakaran dari Tim DVI Polri di RS Polri, Kramat Jati di Jakarta Timur, Jumat (10/9/2021). Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri menyerahkan satu jenazah korban kebakaran lapas yang telah teridentifikasi atas nama Rudhi bin Ong Eng Cue kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Kepala Pusat INAFIS Brigjen Pol Mashudi menjelaskan, keempat jenazah yang berhasil teridentifikasi berdasarkan kesamaan pada 12 titik sidik jari korban dengan database kependudukan.

"Kami berhasil mengambil sidik jari dan melakukan penelusuran database Dukcapil dan data ante mortem. Kami bisa bandingkan secara langsung sidik jari tersebut dan kami menemukan kesamaan 12 titik sidik jari," ucap Mashudi.

Sebanyak 44 narapidana tewas dalam kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

Dari jumlah tersebut, 41 jenazah yang tewas kemudian dilakukan proses identifikasi di Rumah RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Satu jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang telah teridentifikasi pada Kamis (9/9) atas nama Rudi bin Ong Eng Chue dan telah diserahkan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) kepada pihak keluarga di RS Polri Kramat Jati. (Knu)

Baca Juga

Mayoritas Napi Pasien Kebakaran Lapas Tangerang Dalam Kondisi Kritis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penembakan California: Dua Polisi Tewas Setelah Dilarikan ke RS
Dunia
Penembakan California: Dua Polisi Tewas Setelah Dilarikan ke RS

Penembakan di kota El Monte, California, menewaskan dua polisi dan pelaku, kata pihak berwenang, Selasa (15/5) malam waktu setempat.

Komisi I DPR Sebut Transformasi Lemhannas Butuh Barisan Solid
Indonesia
Komisi I DPR Sebut Transformasi Lemhannas Butuh Barisan Solid

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menyebut transformasi Lemhannas dalam menghadapi tantangan geopolitik masa depan membutuhkan barisan yang solid.

PPKM Jabodetabek Masuk Level 1, Aturan Kini Makin Longgar
Indonesia
PPKM Jabodetabek Masuk Level 1, Aturan Kini Makin Longgar

Adapun lima wilayah Jabodetabek antara lain, DKI Jakarta, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Bogor, serta Kabupaten Bekasi.

Perayaan Imlek, Umat Tridharma Panjatkan Doa di Klenteng Tien Kok Sie Solo
Indonesia
Perayaan Imlek, Umat Tridharma Panjatkan Doa di Klenteng Tien Kok Sie Solo

Perayaan Imlek di Solo, Jawa Tengah diadakan secara sederhana oleh umat Tri Dharma (Konghucu, Buddha, dan Tao).

Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan, Diduga Akibat Serangan Kimia
Dunia
Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan, Diduga Akibat Serangan Kimia

Kondisi Abramovich telah pulih dan melanjutkan negosiasi guna mencoba dan mengakhiri perang di Ukraina.

Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah
Indonesia
Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah

Jamaah umrah akan diberangkatkan sampai tanggal 15 Januari 2022

Agresivitas Tiongkok di Laut China Selatan Jadi Pekerjaan Rumah Andika Perkasa
Indonesia
Agresivitas Tiongkok di Laut China Selatan Jadi Pekerjaan Rumah Andika Perkasa

Laporan Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengungkap Tiongkok memiliki People’s Armed Forces Maritime Militias (PAFMM) atau milisi maritim dalam kapanye atas klaim Laut China Selatan.

Pemerkosa Santri di Bandung Divonis Penjara Seumur Hidup
Indonesia
Pemerkosa Santri di Bandung Divonis Penjara Seumur Hidup

"Tidak ada keadaan yang meringankan," ungkap Majelis Hakim.

Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Garuda Langsung Dipenjara di Rutan Salemba
Indonesia
Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Garuda Langsung Dipenjara di Rutan Salemba

Kejaksaan Agung menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan dan sewa pesawat di PT Garuda Indonesia Tbk.

DPR Setujui 4 Calon Hakim Agung
Indonesia
DPR Setujui 4 Calon Hakim Agung

DPR menyetujui dua calon hakim agung (CHA) dan dua calon hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mahkamah Agung (MA).