4 Hal Biasa di Indonesia ini Malah Dianggap Kasar di Negara Lain Tiap negara punya tradisi yang berbeda-beda. (foto: pexels/genaro servin)

SETIAP negara punya kebiasaan hingga tradisi dengan keunikkan tersendiri. Di Indonesia saja, beda suku, ras hingga etnis, beda lagi kebiasaanya. Meskipun begitu, masyarakat di Indonesia menjunjung toleransi sehingga membentuk kekeluargaan dengan keberagaman.

Tak hanya di Indonesia, negara lain juga memiliki kebiasaan ataupun tradisi yang berbeda-beda. Terkadang, sesuatu yang dianggap biasa di Indonesia malah berbanding terbalik dengan kenyataan di negara lain.

BACA JUGA: Enggak Tradisional, Acara Pernikahan ini Malah Keren Banget

1. Jangan tersenyum di Rusia

smile
Di Rusia tersenyum menimbulkan kecurigaan (Foto:Pexels/Marta Dzedyshko)

Tiap negara memiliki makna kebiasaan yang berbeda-beda, salah satunya cara berekspresi. Umumnya, senyuman menunjukkan keadaan emosional yang positif. Bagi orang Indonesia, tersenyum merupakan tanda menyapa ataupun menunjukkan rasa bahagia. Sayangnya, di Rusia senyuman memiliki makna yang berbeda, cenderung negatif. Tak mengherankan jika orang asli Rusia sangat jarang tersenyum.

Seperti dilansir RBTH, tersenyum di Rusia menandakan ketidaksopanan, ketidaktulusan, dan mengandung kerahasiaan. Terlebih saat kamu tersenyum hingga terlihat gigi menunjukkan sesuatu hal yang vulgar. Biasanya, senyuman hanya diberikan ke orang yang dikenal, pasangan atau kerabat terdekat. Orang Rusia cenderung serius dalam segala hal. Kalau kamu memberikan senyuman tanpa alasan, orang Rusia akan mencurigai.


2. Tip bentuk penghinaan di Jepang

tips
Restoran di Jepang menolak tip. (foto: unsplash/sam truong dan)

Usai makan di restoran, biasanya pengunjung memberikan tip atau upah tambahan untuk pelayan. Beberapa pengunjung di Indonesia banyak yang memberikan tip pada pelayan sebagai bentuk ungkapan terima kasih. Pemberian tip di Indonesia juga membentuk kebiasaan untuk berbagi atau beramal.

Uniknya, restoran di Jepang menolak pemberian tip dan menganggapnya sesuatu yang negatif. Memperoleh kabar dari inside japan tours, restoran di Jepang menganggap pemberian tip merupakan bentuk hinaan dari pengunjung. Pemberian tip dilarang karena bisa membentuk kebiasaan buruk terhadap pelayan.


3. Buka kado langsung di India tanda serakah

kado
Buka kado langsung tanda serakah. (foto: pexels/freestocks.org)

India mempunyai tradisi memberikan, menerima hingga membuka kado. Pertama-tama, jangan pernah membuka kado dari orang asli India secara langsung seperti yang dilansir laman Gift Canyon. Hal ini menunjukkan ketidaksopanan perilaku dan memperlihatkan sifat serakah. Terimalah kado dengan menggunakan tangan kanan, tangan kiri dianggap tidak bersih. Tak hanya itu, kemasan kado berwarna hitam atau putih tidak disarankan. Warna tersebut menjadi simbol ketidakberuntungan.

4. Menghabiskan makanan di Tiongkok

eating
Jangan menghabiskan makanan di Tiongkok. (foto: unsplash/josh appel)


Beragam aturan etika dalam tradisi makan ala Tiongkok. Banyak hal yang dianggap lumrah di Indonesia, tetapi menunjukkan hal negatif di negara lain. Kalau di Indonesia diwajibkan untuk menghabiskan makananmu, berbalik kenyataan dengan Tiongkok. Tradisi Tiongkok tidak memperkenankanmu untuk menghabiskan makanan karena dianggap serakah seperti yang dilansir dari China Highlights. Hindari memakan terlalu banyak, terlebih menghabiskan makanan tanpa sisa.(dys)

BACA JUGA: Ini Alasan Kenapa Botol Plastik Sekali Pakai Sangat Berbahaya



Dwi Astarini