4 Film Hollywood Ini Mengambil Latar Belakang Kehidupan Sebagai Buruh Film seputar buruh dan pekerjaan yang mengganggu kehidupan personal. (Foto: AWOL - Junkee )

HARI Buruh Internasional telah menjadi hari libur wajib di sebagian besar negara untuk memperingati bagaimana perjuangan pekerja memerangi eksploitasi buruh pada zaman dahulu.

Tidak seperti beberapa dari kita yang sudah memiliki jam kerja delapan jam per hari, uang lembur, serta adanya libur nasional serta keamanan yang memadai di tempat kerja, kilas balik pada akhir abad 18, para buruh di Amerika masih memperjuangkan hak asasi mereka yang masih bekerja 15 jam per hari.

Sebagai bentuk apresiasi serta pengakuan akan gerakan buruh yang terorganisir pada zaman dahulu kala, yuk luangkan waktumu untuk menyaksikan berbagai film keren ini yang mengangkat topik seputar buruh dan pekerjaan.

1. The Secret Life of Walter Mitty (2013)

4 Film Populer Ini Mengambil Latar Belakang Kehidupan Para Buruh Perusahaan
The Secret Life of Walter Mitty. (Foto: Den of Geek)

Bekerja sebagai manajer negative assets untuk majalah Life, Walter Mitty menjalani kehidupan yang monoton dan membosankan. Kehidupannya hanya bekerja, dan dengan perusahaan yang sudah hampir bangkrut membuat Walter kebingungan.

Merasa hidupnya membosankan, akhirnya Wilter mencoba untuk menjalani petualangan yang selama ini diinginkannya.

Film inspiratif ini seolah menyiratkan makna akan kehidupan kita yang sebagian besar dihabiskan untuk bekerja, dengan upah yang tidak sesuai dan banyak waktu yang dihabiskan sehingga tidak ada lagi masa-masa untuk melakukan hal-hal yang betul-betul ingin kamu lakukan.

2. The Notebook (2004)

4 Film Populer Ini Mengambil Latar Belakang Kehidupan Para Buruh Perusahaan
The Notebook menceritakan percintaan kaum buruh dan borjuis. (Foto: The List)

Jika kamu suka dengan kisah romantis, maka inilah film yang paling tepat dan berelasi dengan status buruh. Film ini menceritakan tentang percintaan antara seorang laki-laki buruh yang tidak kuliah yang menjalin kasih dengan perempuan kaya dari keluarga yang bergengsi.

Cinta mereka tidak bisa berlanjut karena perbedaan status sosial yang drastis. Kesenjangan ini namun tidak menghentikan cinta yang kuat, meskipun kemudian orang tua sang perempuan akhirnya melarang mereka bertemu.

Kisah yang memiliki akhir dan sudut pandang yang unik ini membuat film yang diperankan oleh Ryan Gosling dan Rachel McAdams ini semakin bisa membuat kamu merasakan kekuatan cinta tanpa ada interupsi dari hal-hal yang berbau materi seperti keuangan, kekuasaan, serta kedudukan seseorang.

3. The Devil Wears Prada (2006)

4 Film Populer Ini Mengambil Latar Belakang Kehidupan Para Buruh Perusahaan
Pekerjaan membuat kehidupan personal Andy berantakan. (Foto: Variety)

Diperankan oleh Meryl Streep dan Anne Hathaway, film ini menceritakan tentang Andy (Anne Hathaway), seorang jurnalis baru lulus yang bekerja di bidang fesyen, dan menjadi asisten personal ari Miranda Priestly, kepala editor di majalah bergengsi di bidang fesyen, Runway Magazine.

Kegalakan dan sifat bossy dari Miranda membuat kehidupan Andy berantakan, dan membuat dirinya tidak menjadi dirinya sendiri.

Andy merasa dihakimi dari cara berpakaiannya, pola pikirnya, sampai gaya hidupnya. Kehidupan personal yang berantakan membuatnya kehilangan kekasihnya dan teman-teman baiknya.

4. The Intern (2015)

4 Film Populer Ini Mengambil Latar Belakang Kehidupan Para Buruh Perusahaan
Pemagang berusia 70 tahun yang harus menjadi intern di perusahaan e-commerce fesyen. (Foto: New York Post)

Masih bergenre komedi, film ini melihat pekerjaan dari sudut pandang yang positif, dan bisa membuat kamu berfikir bahwa di era digital ini, tidak ada tembok apapun yang membatasimu untuk terus bekerja, termasuk usia.

Diperankan oleh Anne Hathaway dan Robert De Niro, film ini bercerita tentang seorang pria berusia 70 tahun bernama Ben Whittaker yang menjalani program magang senior di perusahaan e-commerce berbasis fesyen di Brooklyn. Merupakan tantangan yang baru bagi orang tua, dan dianggap remeh oleh pimpinannya, Ben menunjukkan bahwa ia tetap bisa bekerja dengan baik dan terus menonjol diantara anak magang lainnya.

Cerita akan semakin seru ketika Ben mulai mengetahui kehidupan personal dari pimpinan yang skeptis, dan memberikan pelajaran hidup bagi untuknya. (shn)


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH