4 Fakta Di Balik Kematian Chris Cornell Penggagas gerakan musik grunge, Chris Cornell, tutup usia pada usia 52, di Detroit, Rabu (17/5) malam. (Foto: Twitter/@chriscornell)

Vokalis dua band besar, Soundgarden dan Audioslave, Chris Cornell tutup usia pada Rabu (17/5) malam di Detroit. Kepergiannya mengejutkan keluarga serta para fansnya di seluruh dunia. Anda pun mungkin salah satu fans yang kaget mendengar kabar ini. Sebenarnya, apa saja fakta yang ada di balik kematian penggagas gerakan musik grunge tersebut?

1. Kematiannya mendadak

"Kematiannya mendadak dan tidak diprediksi." Hal itu diutarakan juru bicaranya, Brian Bumbery. Ia mengatakan kematiannya mendadak karena Cornell masih terlihat segar bugar dan sehat beberapa jam sebelum meninggal.

2. Penyebab kematian tidak diketahui

Hingga detik ini penyebab kematiannya belum diketahui. Saat ini pihak keluarga sedang meminta bantuan tim medis untuk mencari tahu penyebab kematian Chris Cornell.

3. Sempat tur

Malam sebelum kematiannya, Cornell masih tampil bersama Soundgarden di Fox Theatre Detroit dalam rangkaian tur Amerika Utara.

4. Tweet terakhir

Tweet terakhirnya dibuat beberapa jam sebelum ia meninggal. Isinya: "Finally back to Rock City!!!! @soundgarden #nomorebullshit". Kaget nggak sih, kalau tidak lama setelah itu ia meninggal di usianya yang ke-52 tahun?

Sebagai penggagas musik grunge, Cornell telah menginspirasi gerakan musik grunge pada era 1990-an. Ia juga memiliki prestasi yang bagus di industri musik, terbukti lewat Grammy Award yang diraihnya. Merasa kehilangan dengan kepergiannya? Dengarkan lagi hitnya, "Like a Stone", untuk bernostalgia!

Cari info lain tentang Chris Cornell pada artikel Chris Cornell Segera Buat Reuni Audioslave.



Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH