Parenting
Orangtua Abai akan Anak, ini 4 Dampak Fatalnya kurangnya perhatian dari orangtua bisa berdampak buruk bagi anak (foto: pixabay/mojpa)

TERKADANG urusan pekerjaan bisa membuat orangtua seakan tak punya waktu untuk sang buah hati. Tidak sedikit orangtua yang menggunakan bekerja sebagai alasan untuk tak memerhatikan anak.

Padahal, kurangnya perhatian serta kasih sayang pada anak bisa berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak bila dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga:

Saran Ahli Gizi Agar Anak Gemar Makan Sayur

Seperti yang dilansir Alodokter, ada sejumlah dampak negatif dari kurangnya perhatian orang tua pada anak. Bahkan dampaknya cendrung berakibat fatal untuk tumbuh kembang anak.

Anak bisa terkena gangguan mental seperti depresi, stres hingga kecemasan (foto: pixabay/mandyme77)

Dampak negatif yang pertama yakni gangguan mental. Biasanya, anak yang kurang perhatian dari orang tua, mempunyai kadar serotonin lebih rendah. Padahal, serotonin merupakan hormon yang dibutuhkan untuk memperbaiki suasana hati.

Kemudian, anak cenderung lebih mudah marah dan merasa tertekan lantaran kadar hormon kortisolnya cendrung menigkat. Hingga akhirnya kondisi tersebut bisa membuat sang anak lebih berisiko mengalami gangguan mental. Seperti halnya stres, depresi hingga gangguan kecemasan.

Dampak negatif kedua yakni anak bisa mengalami krisis kepercayaan diri. Kurangnya perhatian orang tua membuat anak mengalami krisis kepercayaan diri, serta menganggap dirinya kurang berharga dibanding teman-teman yang lain.

Kondisi tersebut, bisa dialami anak apabila orang tua tak meluangkan waktu bersama sang anak, tidak memberikan apresiasi terhadap pencapaiannya, serta kurang mengetahui kemampuan sangat anak.

Baca Juga:

Literasi Digital Bantu Anak Lebih Mandiri

Bila sudah demikian, maka anak akan merasa tidak disayangi, tidak diakui dan tidak diperhatikan. Hal tersebut bisa membuat sang anak minder dan tidak percaya diri saat ingin melakukan sesuatu.

Dampak negatif ketiga yakni gangguan perilaku. Kurangnya perhatian orang tua bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan pada anak. Dalam hal ini yang dimaksud ialah suka mencuri, membuat onar hingga melakukan tindakan bullying. Hal negatif tersebut dilakukan anak untuk mendapat perhatian dari orang tua dan orang di sekitarnya.

Kurangnya perhatian orangtua bisa membuat anak suka mencuri, berbuat onar hingga melakukan tindakan bullying (foto: pixabay/qimono)

Dampak negatif keempat ialah perkembangan kognitif anak tidak optimal. Kurangnya perhatian orangtua dalam bentuk sentuhan seperti halnya pelukan, kecupan dan belaian, akan membantu perkembangan kognitif anak.

Karena itu, bila stimulasi tersebut kurang, maka akan menyebabkan anak mengalami masalah intelektual. Seperti halnya masalah akademis atau keterlambatan dalam berbicara.

Melihat sederet dampak negatif di atas, kurangnnya perhatian orang tua pada anak bukan hal yang bisa dianggap enteng. Karena, bila tak secepatnya di atas, maka kondisi tersebut akan berpengaruh pada kehidupan anak hingga dewasa, bahkan hingga dia berkeluarga. (Ryn)

Baca Juga:

TK Internasional Kipina, Tawarkan Salah Satu Sistem Pendidikan Terbaik di Dunia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fantastisnya Tarif Endorsement Song Hye-kyo di Instagram
ShowBiz
Fantastisnya Tarif Endorsement Song Hye-kyo di Instagram

Tingginya tarif Song Hye kyo sekali posting.

PEMUDA JAGOAN NEGERI AING
Hiburan & Gaya Hidup
PEMUDA JAGOAN NEGERI AING

Bisa saja umur kepala lima tetapi jiwa juga pikir masih kontekstual

Manisnya Bikin Lupa Daratan, 4 Dessert Slovenia yang Wajib Kamu Coba
Fun
Sering Memotong Bawang? Kulitnya Jangan Dibuang
Fun
Sering Memotong Bawang? Kulitnya Jangan Dibuang

Kulit bawang terlihat kotor, tapi punya banyak manfaat.

Blue Beetle Tak Jadi Tayang di HBO Max
ShowBiz
Blue Beetle Tak Jadi Tayang di HBO Max

Film superhero dengan tokoh utama keturunan latin ini akan dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Agustus 2023.

Ponsel, Si Penyebab Insomnia
Fun
Ponsel, Si Penyebab Insomnia

Sebaiknya jangan memakai ponsel berlebihan agar kamu gampang tidur.

SEBY Perkenalkan Dirinya dengan Debut Single ‘Berubah’
ShowBiz
SEBY Perkenalkan Dirinya dengan Debut Single ‘Berubah’

Berubah juga dilengkapi dengan video musik yang sudah bisa dinikmati di kanal YouTube SEBY.

Wakili Surabaya, Kong Esports dan Graviz Antares Siap Bertanding di ‘Battle of Gods’
Fun
Tidak Ada Pandemi di Shanghai Fashion Week
Fashion
Tidak Ada Pandemi di Shanghai Fashion Week

Shanghai Fashion Week menjadi obat penikmat fashion.

Apa Sih Arti Love Language: 'Act of Service'?
Fun