4 Bisnis Pilihan untuk 2018, Layak Dipertimbangkan Nih! Ayo berbisnis di 2018. (Foto: Pixabay)

BANYAK orang yang baru terpikir berbisnis setelah pensiun. Hasrat hati ingin memanfaatkan dana pensiun agar dapat menambah pemasukan, uang Anda bisa-bisa justru melayang akibat bisnis gagal.

Untuk menghindari tragedi seperti itu, Anda lebih baik mulai berbisnis sejak masih bekerja dan mendapat penghasilan tetap setiap bulan. Berikut empat bisnis yang layak dipertimbangkan di tahun 2018.

1. Properti

Bisnis properti. (Foto: Pixabay)

Bisnis properti cocok untuk Anda yang tidak senang risiko. Harga tanah dan rumah akan terus naik setiap tahun. Anda bisa membeli rumah untuk disewakan. Jika suatu saat mendadak perlu dana, Anda bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi ketimbang harga beli.

Kuncinya satu. Pilih yang lokasinya strategis dan tidak banjir agar cepat menemukan penyewa. Properti di sekitar kampus dan perkantoran merupakan pilihan tepat. Jangan lupa cari pengembang yang tepercaya apabila membeli rumah yang belum mulai dibangun.

2. Emas

Emas batangan. (Foto: Pixabay)

Emas yang dimaksud di sini bukan perhiasan seperti cincin, gelang atau kalung. Tetapi logam mulia. Kenaikan logam mulia lebih tinggi ketimbang perhiasan emas. Logam mulia juga memiliki standar nilai karena bersertifikat serta dilengkapi tanggal dan nomor produksi.

Kelebihan lain logam mulia ialah nilainya bisa melebihi inflasi. Agar hati lebih tenang dan mengurangi risiko hilang, Anda sebaiknya menyewa safe deposit box di bank untuk menaruh emas.

Beli lah logam mulia di anak usaha PT Aneka Tambang, PT Logam Mulia atau toko emas besar yang telah lama berdiri serta memiliki kredibilitas tinggi.

3. Obat-obatan herbal

Kelor bubuk. (Foto: Pixabay)

Saat ini back to nature sedang tren. Orang mulai melirik bahan-bahan alami untuk menjaga kesehatan tubuh dan kulit. Tanaman herbal menjadi alternatif untuk membuat obat, minuman dan krim kecantikan herbal.

Lidah buaya hingga kelor menjadi pilihan produsen produk perawatan kulit seperti CORSX, Benton, Nature Republic dan Body Shop. Anda bisa terjun ke bisnis pembibitan atau tanaman herbal. Jenis tanaman yang dipilih banyak alternatifnya. Mulai dari kunyit, temulawak, jahe, lidah buaya, sambiloto, mahkota dewa, sirih hingga kelor.

Untuk kelor, ada beberapa komunitas yang siap mengajari Anda membibitkan kelor. Sebut saja Rumah Kelor di Jakarta dan Odesa Indonesia di Bandung.

4. Start-up

Bisnis start-up. (Foto: Pixabay)

Start-up atau perusahaan rintisan sedang naik daun. GO-JEK, Tokopedia dan Buka Lapak adalah contoh start-up lokal yang sukses.

Anda pun bisa mengikuti jejak mereka. Apalagi pemerintah mendukung bisnis start-up dengan meluncurkan Gerakan 1.000 Start-up pada 2020. Saat ini juga telah hadir sekolah yang memberikan pendidikan bagi para calon pendiri perusahaan rintisan. Salah satunya ialah Purwadhika.

Dari empat bisnis tersebut, nomor berapa yang Anda pilih? (*)

Sudah tahu belum kalau Lionel Messi jadi brand ambassador perusahaan start-up? Jika belum, yuk baca artikelnya di sini: Messi Jadi Brand Ambassador Perusahaan Start Up Israel.

Kredit : rina

Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH