4 Anggota Positif COVID-19, Gedung DPRD DIY Ditutup Sementara Gedung DPRD DIY. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Sebanyak 4 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) positif COVID-19. Gedung DPRD DIY ditutup sementara selama 3 hari.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menjelaskan, penutupan akan dimulai pada, Rabu (16/9) hingga Jumat (18/9).

Baca Juga

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia, Anies Ajak Warga Salat Ghaib


"Selama ditutup akan dilakukan sterilisasi penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan gedung. Nah kami mulai aktif kembali pada Senin (21/09)," jelas Huda melalui jumpa pers daring kepada rekan media di Yogyakarta, Rabu (16/09) 2020.

Selama sterilisasi berlangsung seluruh audiensi, demo kegiatan rapat dan penerimaan tamu dihentikan sementara. Huda melanjutkan, keempat anggota yang positif diketahui usai pihaknya melakukan Rapid dan Swab tes massal kepada seluruh anggota dan pimpinan DPRD DIY.

Gelombang pemeriksaan pertama dilakukan pada Sabtu (12/09) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Lab Kesda).

"Ada 32 orang yang ikut tes gelombang pertama. Hasil keluar pada Selasa (15/09). di situ kami dapat info 4 anggota kami positif COVID-19," jelas Huda yang enggan menyebutkan data diri keempat anggota yang positif itu.

Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana. Foto: MP/Teresa Ika

Seluruh anggota yang yang positif tidak menunjukkan gejala dan dalam kondisi sehat (OTG). Mereka kemudian melakukan isolasi mandiri selama 14 Hari.

Tim gugus tugas covid-19 DIY pun segera melakukan tracing kontak kepada pihak-pihak yang yang berhubungan atau kontak erat dengan ke-4 anggota DPRD DIY ini. Sementara, gelombang pemeriksaan kedua baru dilaksanakan hari ini di RS Hardjolukito.

"Untuk sementara seluruh rapat akan kami lakukan via daring," kata politikus PKS ini.

Huda menegaskan pemeriksaan Swab ini dilakukan dalam upaya untuk memberikan contoh kepada masyarakat pentingnya tracing massal COVID-19 di wilayah DIY.

Ia meminta masyarakat tidak menyalahkan dan menjauhi seluruh pihak yang terkena COVID-19. Sebaliknya kejadian ini harus dijadikan peringatan agar masyarakat dan pemerintah lebih ketat menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia Akibat COVID-19

"Rajin cuci tangan, jaga jarak, tidak berkerumun dan selalu gunakan masker. Tidak boleh ada toleransi lagi untuk abai dan cuek tidak melaksanakan protokol kesehatan ini,"pungkasnya.

Ke depan pihaknya juga akan melakukan Rapid tes kepada seluruh penghuni DPRD meliputi PNS, outsourcing, karyawan dan wartawan di wilayah DPRD DIY. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Kredit : patricia

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH