4.687 Pasien COVID-19 Masih Jalani Perawatan di RS Darurat Wisma Atlet Tenaga medis beraktivitas di halaman tower lima Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran. ANTARA FOTO/Ariella Annasya/gp/foc.

Merahputih.com - RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat kembali memperbarui jumlah pasien yang menjalani rawat inap.

Merujuk data Selasa (29/9) pukul 08.00 WIB, sebanyak 4.687 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 menjalani perawatan.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Seluruh Lampu di Wisma Atlet Menyala karena Pasien Penuh

Angka tersebut merupakan hasil dari akumulasi pasien yang berada di empat tower, yakni Tower 4, 5, 6 dan 7. Sebanyak 2.415 pasien terkonfirmasi positif menjalani perawatan di Tower 6 dan 7.

2.415 pasien tersebut terdiri atas 1.152 laki-laki dan 1.263 perempuan. Tower 6 dan Tower 7 diketahui mengalami pengurangan sebanyak 105 orang.

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap RSD Wisma Atlet, pada hari Selasa (29/9/2020) sampai dengan pukul 08.00 WIB ada 2.415 orang, semula 2.520 orang, berkurang 105 orang," ujar Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangannya, Selasa (29/9).

 RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di wilayah DKI Jakarta. ANTARA/HO-Kementerian PUPR/am.
RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di wilayah DKI Jakarta. ANTARA/HO-Kementerian PUPR/am.

Selain itu, 2.272 pasien lainnya menempati Tower 4 dan Tower 5 yang diperuntukkan sebagai tempat isolasi mandiri para pasien COVID-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

"Pasien rawat inap flat isolasi mandiri Tower 4 dan Tower 5, 2.272 orang, semula 2.323 orang, berkurang 51 orang," ujarnya.

Sejak Tower 6 dan 7 pertama kali beroperasi pada 23 Maret hingga 29 September 2020, pasien terkait COVID-19 yang terdaftar di RSD Wisma Atlet mencapai 18.475 orang.

Baca Juga:

Wisma Atlet Tower 4 dan 5 Siap Tampung OTG

Dari total angka tersebut, 15.724 pasien dinyatakan sembuh. Sementara 329 orang dirujuk ke rumah sakit lain untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sedangkan tujuh pasien dinyatakan meninggal dunia.

Di samping itu, untuk rekapitulasi pencatatan pasien Tower 4 dan Tower 5 per 15 September 2020, jumlah pasien yang terdaftar mencapai 4.090 orang. Pasien keluar berjumlah 1.818 orang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Sekretariat PDIP Dilempar Molotov, Hasto: Rapatkan Barisan
Indonesia
Dua Sekretariat PDIP Dilempar Molotov, Hasto: Rapatkan Barisan

PDIP menegaskan perbuatan ini adalah sebuah tindakan pengecut

Ketua DPD Minta Presiden Jokowi Evaluasi Program Kartu Prakerja
Indonesia
Ketua DPD Minta Presiden Jokowi Evaluasi Program Kartu Prakerja

Presiden Joko Widodo jangan ragu melakukan evaluasi terhadap program-program tersebut.

Sepak Terjang Djoko Tjandra Buka Borok Penegak Hukum
Indonesia
Sepak Terjang Djoko Tjandra Buka Borok Penegak Hukum

Tidak ada negara yang maju tapi tidak tegas dan jelas penegakan hukumnya

  Langgar Protokol Kesehatan, Pemkot Solo Tutup Sementara Pasar Klitikan
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Pemkot Solo Tutup Sementara Pasar Klitikan

"Kami dapat aduan warga langsung dilakukan pengecekan dan hasilnya memang benar ada pelanggaran protokol kesehatan di Pasar Klitikan," kata dia.

Jokowi Targetkan Peremajaan 500 Ribu Hektare Kebun Sawit Tiga Tahun Kedepan
Indonesia
Jokowi Targetkan Peremajaan 500 Ribu Hektare Kebun Sawit Tiga Tahun Kedepan

Peremajaan pohon sawit ditujukan untuk peningkatan produktivitas tanaman sawit

PKS Anggap Sikap Presiden Prancis Bisa Ganggu Perdamaian Dunia
Indonesia
PKS Anggap Sikap Presiden Prancis Bisa Ganggu Perdamaian Dunia

Menurut Jazuli, pernyataan Presiden Perancis bisa mengganggu kedamaian dunia karena mencerminkan ekspresi kebebasan yang tidak bertanggung jawab.

Cara Pemkot Jaktim Normalisasi Saluran Air Mampet
Indonesia
Cara Pemkot Jaktim Normalisasi Saluran Air Mampet

Penyemprotan air bertekanan tinggi dari armada pompa pemadam kebakaran dapat memudahkan normalisasi saluran

Camat Kelapa Gading Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Camat Kelapa Gading Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Yudi memastikan Camat Kelapa Gading meninggal dunia karena terpapar COVID-19.

WHO: Pencabutan Dini Pembatasan COVID-19 Sebabkan Kebangkitan yang Mematikan
Indonesia
WHO: Pencabutan Dini Pembatasan COVID-19 Sebabkan Kebangkitan yang Mematikan

Beberapa kota di dunia mulai melonggarkan karantina wilayah

Warga Kembali Nikmati CFD Thamrin - Sudirman
Indonesia
Warga Kembali Nikmati CFD Thamrin - Sudirman

Bagi warga yang rentan terpapar COVID-19 (anak-anak di bawah usia sembilan tahun, lansia, dan ibu hamil) diminta agar tetap berada di rumah dan menjaga kebugaran di rumah.