4.091 Nakes di Jakarta Utara Telah Terima Vaksinasi Dosis Kedua Ilustrasi. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

MerahPutih.com - Sebanyak 4.091 tenaga kesehatan (nakes) di wilayah Jakarta Utara sudah menerima vaksin COVID-19 dosis kedua dalam program vaksinasi nasional.

"Jumlahnya tentu masih akan terus bertambah karena program ini masih berjalan," ujar Kepala Sudinkes Jakarta Utara Dimyati Yudi.

Sedangkan petugas kesehatan yang baru mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama jumlahnya mencapai 8.821.

Baca Juga:

Ribuan Tenaga Kesehatan Jabar Tertunda Divaksin COVID-19 di Tahap Pertama

Dimyati mengatakan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tenaga kesehatan ditunda disuntik vaksin atau batal mendapatkan vaksinasi.

Vaksin COVID-19 (ANTARA/HO)
Vaksin COVID-19 (ANTARA/HO)

"Nakes ditunda untuk divaksinasi karena ada yang dalam kondisi antara lain hamil, hipertensi, ISPA, diabetes, ataupun sedang menjalani pengobatan tuberkulosis (TB)," jelasnya.

Baca Juga:

Jabar Antisipasi Lonjakan Limbah Medis Vaksin COVID-19

Sementara untuk nakes yang tidak diberikan vaksinasi antara lain ada yang penyintas COVID-19, menderita kanker, penyakit komorbid (stroke, jantung, ginjal, paru-paru, dan sakit organ dalam lainnya), atau pun mengalami penyakit imunitas (alergi, autoimun, dan lain-lain).

Sudinkes Jakarta Utara terus mempercepat program vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan agar lebih cepat menuntaskan virus corona. (Asp)

Baca Juga:

Vaksinasi Massal Tenaga Kesehatan di Istora Senayan Dijaga Ketat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
1.415 Pasien Masih Jalani Perawatan di RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
1.415 Pasien Masih Jalani Perawatan di RS Darurat Wisma Atlet

Secara keseluruhan, terdapat 1.415 pasien yang menjalani rawat inap di rumah sakit dadakan tersebut.

Pemerintah Larang Pesawat Carter Masuk Indonesia Saat Larangan Mudik
Indonesia
Pemerintah Larang Pesawat Carter Masuk Indonesia Saat Larangan Mudik

"Kalau ada tenaga–tenaga kerja disarankan menunda perjalanan. Tetap ke Indonesia tetapi menunda,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi

BKPM Bikin Sistem Layanan Cepat Setelah UU Cipta Kerja Disahkan
Indonesia
BKPM Bikin Sistem Layanan Cepat Setelah UU Cipta Kerja Disahkan

Omnibus Law UU Cipta Kerja memfasilitasi kebutuhan investasi dalam berinvestasi di Indonesia yang selama ini kerap terhambat.

Sikat Jenderal Terlibat Kasus Djoker, Kapolri Bersih-bersih Institusi
Indonesia
Sikat Jenderal Terlibat Kasus Djoker, Kapolri Bersih-bersih Institusi

Tersangka Irjen Napoleon Bonaparte, Brigjen Prasetijo Utomo dan Tommy Sumardi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

IPW: Teroris yang Sudah Selesai Jalani Hukuman Kini Bebas Melakukan Aktivitas
Indonesia
IPW: Teroris yang Sudah Selesai Jalani Hukuman Kini Bebas Melakukan Aktivitas

Tingkat kerawanan ini makin tinggi tatkala konflik polri dengan ormas keagamaan yang dipimpin Rizieq tak kunjung selesai

DKPP: Ada Penyelenggara Pemilu Ahli Manipulasi Perolehan Suara
Indonesia
DKPP: Ada Penyelenggara Pemilu Ahli Manipulasi Perolehan Suara

Berdasarkan hasil pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik Tahun 2020 memberi rekomendasi perlunya penguatan kelembagaan penyelenggara pemilu.

Saat Pandemi Corona, Fungsi Intelijen Rawan Terjadi Kecolongan
Indonesia
Saat Pandemi Corona, Fungsi Intelijen Rawan Terjadi Kecolongan

Pemerintah patut satu suara dalam menyampaikan kebijakan agar tak dipelintir dan dibiaskan menjadi mosi tidak percaya.

Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi, Menaker: Kita Siapkan Pekerja Unggul Pasca Pandemi
Indonesia
Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi, Menaker: Kita Siapkan Pekerja Unggul Pasca Pandemi

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mulai menyiapkan pelatihan berbasis kompetensi untuk bersaing di dunia usaha dan industri pasca pandemi COVID-19.

Erick Thohir Minta Bos-Bos BUMN Belajar Akhlak Jujur dari Pekerja Kontrak KRL
Indonesia
Erick Thohir Minta Bos-Bos BUMN Belajar Akhlak Jujur dari Pekerja Kontrak KRL

Pekerja kontrak KRL mengembalikan temuan uang Rp500 juta.