375 Pegawai Terpapar Virus Corona di 59 Kantor Jakarta Ilustrasi. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

MerahPutih.com - Kasus virus corona di area perkantoran sudah sangat mengkhawatirkan. Tercatat ada sebanyak 375 pegawai terkonfirmasi terpapar COVID-19 dari 59 kantor di Jakarta.

Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, tingginya kasus corona di perkantoran, perlu menjadi perhatian khusus perusahaan dan pekerja. Semua orang diharapkan tidak melanggar protokol kesehatan.

Baca Juga:

Dua Kota di Jakarta dan Banten Ini Banyak Pengendara tak Disiplin Berlalu Lintas

"Agar menjadi kewaspadaan kita bersama agar taat protokol kesehatan di kantor dan di luar kantor," kata Dwi di Jakarta.

Dwi mengucapkan, kantor yang terinfeksi penyakit mematikan itu akan dilakukan seterilisasi dengan menyemperotkan cairan desinfektan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI juga sudah melacak ke seluruh pegawai kantor. Selain itu, Dinkes juga melacak keluarga karyawan yang positif COVID-19 dari perkantoran.

"Untuk kantor dilakukan desinfeksi di area yang bisa berpotensi risiko penularan," ungkapnya.

Arsip Foto. Pegawai mengenakan pelindung wajah dan masker untuk menghindari penularan COVID-19 saat bekerja di pusat perkantoran kawasan SCBD, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Arsip Foto. Pegawai mengenakan pelindung wajah dan masker untuk menghindari penularan COVID-19 saat bekerja di pusat perkantoran kawasan SCBD, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Berikut daftar perkantoran pemerintahan dan swasta yang pegawainya terpapar virus corona:

- Kementerian

1. Kementerian Keuangan: 25 kasus

2. Kemendikbud: 22 kasus

3. Kemenparekraf: 15 kasus

4. Kementerian Kesehatan: 10 kasus

5. Kementerian ESDM: 9 kasus

6. Litbangkes: 8 kasus

7. Kementerian Pertahanan: 6 kasus

8. Kementerian Perhubungan: 6 kasus

9. Kementerian Kelautan dan Perikanan: 6 kasus

10. Kementerian Luar Negeri: 3 kasus

11. Kemenpan-RB: 3 kasus

12. Kementerian Komunikasi dan Informatika: 3 kasus

13. Kementerian Pertahanan: 2 kasus

14. Kementerian Hukum dan HAM: 1 kasus

15. Kemenristek RI: 1 kasus

16. Kementerian Lingkungan Hidup: 1 kasus

17. Kementerian PPAPP: 1

- Perusahaan

1. Kantor PT Antam: 68 kasus

2. Kimia Farma pusat: 20 kasus

3. Samudera Indonesia: 10 kasus

4. Pertamina: 3 kasus

5. Indosat: 2 kasus

6. PSTW Kelapa Dua Wetan: 2 kasus

7. Kantin: 2 kasus

8. Siemens Pulogadung: 1 kasus

9. MY Indo Airland: 1 kasus

10. PT NET: 1 kasus

11. SMESCO: belum lapor

12. ACT: belum lapor

Baca Juga:

Pemprov DKI Diminta Tak Aneh-aneh Pakai Utang Rp12,5 Triliun

- Lain-lain

1. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Jakarta Utara: 23 kasus

2. Samsat Polda Metro Jaya: 20 kasus

3. Lembaga Administrasi Negara (LAN): 17 kasus

4. Dinas Kesehatan DKI Jakarta: 15 kasus

5. PLN: 7 kasus

6. PMI Pusat: 6 kasus

7. Badan Tenaga Nuklir Indonesia (BATAN): 5 kasus

8. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM): 5 kasus

9. BRI: 5 kasus

10. Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD): 4 kasus

11. Dinas Perhubungan MT Haryono: 4 kasus

12. Komisi Yudisial: 3 kasus

13. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP): 3 kasus

14. PTSP Wali Kota Jakarta Barat: 3 kasus

15. Dinas UMKM DKI: 3 orang

16. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK): 2 kasus

17. Badan Narkotika Nasional (BNN): 2 kasus

18. Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta: 2 kasus

19. Kantor Camat Koja: 2 kasus

20. Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK): 1 kasus

21. Bhayangkara: 1 kasus

22. Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD): 1 kasus

23. Kantor Kecamatan Cempaka Putih: 1 kasus

24. Kantor Kelurahan Cempaka Putih Barat: 1 kasus

25. Kantor Kecamatan Menteng: 2 kasus

26. Suku Badan Pendapatan Daerah : 1 kasus

27. PAMDAL: 1 kasus

28. Polres Jakarta Utara: 1 kasus

29. Dinas Kehutanan: 1 kasus

30. Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda): 1 kasus. (Asp)

Baca Juga:

Kapolda Metro dan Dandim Jakarta Pusat Datangi Pasar Atom

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei LSI: PSBB Belum Maksimal
Indonesia
Survei LSI: PSBB Belum Maksimal

Tiga sumber data yang digunakan surveinya yaitu Data Gugus Tugas, Data Worldometer, dan data WHO

Masjid Istiqlal tak Selenggarakan Salat Idul Fitri
Indonesia
Masjid Istiqlal tak Selenggarakan Salat Idul Fitri

Masjid Istiqlal masih tetap membuka kesempatan bagi para Muzaki (orang wajib berzakat)

Kemenhub Bantah Perbolehkan Mudik
Indonesia
Kemenhub Bantah Perbolehkan Mudik

Kemhub menegaskan bahwa mudik tetap dilarang dan sama sekali tidak ada pengecualian.

 Hasto Buka Suara Soal Dugaan Stafnya Terjaring OTT KPK
Indonesia
Hasto Buka Suara Soal Dugaan Stafnya Terjaring OTT KPK

"Sampai saat ini kita masih belum tahu, karena itu lah kita menunggu keputusan dan apa yang disampaikan oleh KPU. KPU akan menyampaikan press rilis terkait hal tersebut.

Moeldoko: UU Cipta Kerja Berorientasi Masa Depan
Indonesia
Moeldoko: UU Cipta Kerja Berorientasi Masa Depan

Banyak tokoh belum memahami isi Undang-Undang Cipta Kerja, namun sudah menolak undang-undang tersebut.

JHL Group Kembali Berikan Bantuan ke Pemakaman Khusus COVID-19 dan Perkampungan Warga
Indonesia
JHL Group Kembali Berikan Bantuan ke Pemakaman Khusus COVID-19 dan Perkampungan Warga

Berbagai bantuan disalurkan oleh JHL Group melalui posko Merah Putih Kasih Peduli

Ancaman Pandemi Corona, Pemilihan Saat Pilkada Bisa Melalui Pos Surat
Indonesia
Ancaman Pandemi Corona, Pemilihan Saat Pilkada Bisa Melalui Pos Surat

Persoalan tersebut menjadi salah satu tugas pemerintah bersama penyelenggara dan peserta pilkada

Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja
Indonesia
Polisi Diminta Usut Tuntas Ambulans Pembawa Batu dan Logistik untuk Pendemo UU Cipta Kerja

Demonstrasi yang berjalan dengan tertib dan sesuai dengan aturan harus diberikan ruang

IHSG Anjlok dan Kena Pembekuan Usai Melemah Lebih dari 5 Persen
Indonesia
IHSG Anjlok dan Kena Pembekuan Usai Melemah Lebih dari 5 Persen

BEI sendiri sudah kembali membuka perdagangan saham pada pukul 09.45 tadi

Polisi Tangkap Tiga Anggota Gangster Pelaku Pembunuhan di Jakarta Pusat
Indonesia
Polisi Tangkap Tiga Anggota Gangster Pelaku Pembunuhan di Jakarta Pusat

"Kejadiannya Minggu (14/6) pagi, pukul 4.30 WIB," ujarnya