348 Sekolah di Jakarta Masih Ditutup Akibat Lonjakan Kasus COVID-19 Sejumlah murid mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Duren Tiga 09 Pagi, Jakarta, Selasa (8/2/2022). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menutup sementara 348 sekolah dari jumlah total 706 sekolah akibat lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta.

"Sekolah yang masih tutup 348 itu kan dari kemarin 706 sekolah yang ditutup," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Jumat (11/2).

Baca Juga

Jawaban Anies Usulan Hentikan PTM Ditolak Nadiem

Di masa PPKM Level 3 ini, ucap Riza, sekolah di Jakarta beroperasi dengan PTM 50 persen dan sisanya belajar online atau belajar campuran.

"Prinsipnya kita minta semuanya berhati-hati terutama anak-anak yang sekolah karena masih diberlakukan 50 persen," ujarnya.

Baca Juga

KPAI Minta PTM Dihentikan Sampai Maret 2022

Menurut Riza, kasus COVID-19 saat PTM berlangsung bukan berasal dari sekolah, namun terjadi di luar sekolah.

"Untuk diketahui selama ini kasus di sekolah selama PTM bukan terjadi di sekolah. Karena di sekolah itu kasusnya cuma 1, 2, itu artinya anak-anak kita itu atau tenaga pendidik kita itu terpapar virus itu di lingkungan rumah atau di perjalanan," tuturnya.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Jakarta ini meminta para orangtua siswa untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan peserta didik saat menjalankan PTM. (Asp)

Baca Juga

Kata Wagub Soal Usulan Anies Hentikan PTM 100 Persen Tak Dikabulkan Pusat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Kemenlu Matangkan Rencana Evakuasi WNI di Afghanistan
Indonesia
DPR Minta Kemenlu Matangkan Rencana Evakuasi WNI di Afghanistan

"Jangan sampai ada WNI yang luput di data. Keselamatan WNI adalah hal terpenting saat ini," kata Anton

Prabowo, Ganjar dan Anies Dominasi Elektabilitas Survei Pilpres
Indonesia
Prabowo, Ganjar dan Anies Dominasi Elektabilitas Survei Pilpres

Elektabilitas itu didapatkan setelah para responden diberikan pertanyaan 'jika pemilu diselenggarakan pada saat survei dilakukan, siapa yang akan dipilih.

Ketua DPRD DKI Minta Anies Pantau Kenaikan Harga Kedelai
Indonesia
Ketua DPRD DKI Minta Anies Pantau Kenaikan Harga Kedelai

Dalam pertemuan itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk turun langsung memantau kenaikan harga kedelai di pasaran.

Papua Barat Laporkan Tambahan Kasus COVID-19 Terbanyak Sepanjang Pandemi
Indonesia
Papua Barat Laporkan Tambahan Kasus COVID-19 Terbanyak Sepanjang Pandemi

Satgas COVID-19 Papua Barat melaporkan terdapat penambahan 602 kasus positif pada Rabu (14/7).

BOR COVID-19 Menurun, Mayoritas Warga Yogyakarta Isolasi Mandiri di Rumah
Indonesia
BOR COVID-19 Menurun, Mayoritas Warga Yogyakarta Isolasi Mandiri di Rumah

BOR menurun juga disebabkan karena adanya penambahan jumlah bed isolasi pasien COVID-19 dari rumah sakit.

Kata Wagub Jabar soal Banjir Bandang di Garut
Indonesia
Kata Wagub Jabar soal Banjir Bandang di Garut

Banjir bandang melanda Kecamatan Sukawening dan Karangtengah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (27/11).

KPK Bantah Ada Bendera HTI di Gedung Merah Putih
Indonesia
KPK Bantah Ada Bendera HTI di Gedung Merah Putih

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah adanya bendera organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dipasang di meja salah satu pegawainya.

Pemprov DKI Minta Aparat Tindak Tegas Mafia Pangan
Indonesia
Pemprov DKI Minta Aparat Tindak Tegas Mafia Pangan

"Kami minta aparat hukum menindak pelaku usaha yang menimbun pasokan pangan," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (7/3).

Survei CSIS: Ridwan Kamil, Erick Thohir dan Risma Berpotensi Gantikan Anies di Pilkada DKI
Indonesia
Survei CSIS: Ridwan Kamil, Erick Thohir dan Risma Berpotensi Gantikan Anies di Pilkada DKI

Berdasarkan hasil survei lembaga Centre for Strategic and International Studies (CSIS) terdapat tiga nama teratas yang layak menggantikan Anies Baswedan.

Gerindra Bulat Dukung Prabowo Capres di Pilpres 2024
Indonesia
Gerindra Bulat Dukung Prabowo Capres di Pilpres 2024

"Dukungan terhadap Prabowo itu sudah bulat," kata Muzani