3 Warga Cilincing Tewas Tersengat Listrik saat Banjir, DPRD DKI Soroti Anggaran Rp 2,8 Triliun

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 13 Januari 2026
3 Warga Cilincing Tewas Tersengat Listrik saat Banjir, DPRD DKI Soroti Anggaran Rp 2,8 Triliun

Ilustrasi banjir. Foto: Dok. BPBD

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tiga warga Cilincing, Jakarta Utara, meninggal dunia tersengat aliran listrik saat banjir menerjang rumahnya.

Ketiga korban tewas akibat kesetrum yang berasal dari alat elektronik yang terendam banjir.

Pasangan suami istri (pasutri) dan seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, tewas tersengat aliran listrik saat banjir menerjang.

Anggota Komisi DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau, mengaku keprihatinan atas meninggalnya tiga orang saat banjir besar melanda Ibu Kota pada Senin (12/1) kemarin.

Baca juga:

Update Banjir Jakarta: 11 RT Masih Terendam, Ribuan Warga Bertahan di Pengungsian

Berkaca dari kejadian itu, Bun mengungkit anggaran Pemprov DKI Jakarta untuk pengendalian banjir yang nilainya sebesar Rp 2,8 triliun.

"Ke mana hasil dari anggaran yang sebesar Rp 2,8 triliun itu. Ini merupakan uang yang ditarik dari pajak masyarakat. Tapi dalam kenyataannya, Pemprov DKI masih belum juga bisa mengatasi persoalan banjir itu dari waktu ke waktu," ucapnya, Selasa (13/1).

"Tragisnya, sekarang yang terjadi adalah melayangnya nyawa 3 orang warga karena tersengat listrik saat banjir. Dengan anggaran sebesar itu, harusnya banjir kemarin tidak separah ini. Harusnya, Pemprov DKI dapat melakukan persiapan-persiapan yang bisa mencegah keadaannya seperti kemarin," lanjutnya.

Bun meminta agar Pemprov DKI lebih serius lagi dengan tidak hanya melihat banjir sebagai rutinitas yang diakibatkan oleh faktor-faktor alam saja, melainkan kondisi yang bisa ditanggulangi dampak-dampaknya untuk menjaga keselamatan warga Jakarta.

Baca juga:

Banjir Rawa Buaya, Sudin Salahkan Inisiatif Warga Lubangi Turap Malah Jadi Blunder

Ia pun menyayangkan sikap Pemprov DKI yang seolah-olah mengganggap banjir sudah biasa-biasa saja. Padahal, tugas Pemerintah DKI adalah untuk menghadapi itu semua dan menyelesaikan, bukannya malah berpasrah diri.

"Mentok-mentok semua itu disalahkan kepada kondisi alam. Kalau hanya bisa menyalahkan, artinya Pemprov DKI juga tidak siap. Jadi tolong gunakan uang pajak masyarakat Jakarta ini sebaik-baiknya untuk menyelamatkan nyawa para warga juga," pungkasnya. (Asp)

#Banjir #Cuaca Ekstrem #Hujan Deras #Listrik #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Lifestyle
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Penasaran dengan teknologi Flash Charging BYD? Pengisian daya mobil listrik kini cuma butuh 9 menit buat penuh berkat Blade Battery generasi kedua. Cek selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Revolusi BYD Flash Charging Hadir di Indonesia, Isi Daya EV Kini Sekilat Isi Bensin di SPBU
Indonesia
Rekam Jejak Suroso Isnandar, Mantan Teknisi Listrik yang Kini Jadi Bos PLN
Penunjukan Suroso Isnandar membawa angin segar bagi industri ketenagalistrikan nasional.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Rekam Jejak Suroso Isnandar, Mantan Teknisi Listrik yang Kini Jadi Bos PLN
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
Batam Alami Pemadaman Listrik, Menteri ESDM: Nanti Saya Cek
Manajer Komunikasi PLN Batam Yoga Perdana Sulastama mengatakan bahwa prioritas utama PLN Batam yakni melakukan pemulihan sistem terlebih dahulu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Batam Alami Pemadaman Listrik, Menteri ESDM: Nanti Saya Cek
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Bagikan