3 Tips Sangat Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula Berlebih Makanan Manis akan selalu menggoda kebanyakan dari kita (drjoey.com)

DIABETES kini menduduki peringkat ketiga sebagai penyakit penyebab kematian paling tinggi. Salah satu faktor utama penyebabnya adalah konsumsi gula berlebih, gaya hidup demikian juga telah lama dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan tubuh yang serius sepeti obesitas, masalah kesehatan kulit, dan tentunya yang paling mengerikan, yaitu diabetes.

Sebelum masuk ke tips, perlu diketahui bahwa takaran atau moderasi dalam mengonsumsi gula adalah kunci untuk melakukannya. Dibawah ini terdapat tips yang telah berhasil dilakukan banyak orang, dengan melakukan tiga perubahan kecil yang pada gilirannya akan membatu kamu mengonsumsi gula berlebih:

1. Tambahakan Rasa Buatan Sendiri untuk Makanan Favoritmu

yoghurt buah
Pilih yoghurt tanpa perasa dan pemanis, tambahkan sendiri rasa favoritmu (pixabay/Myriams-fotos)

Yoghurt, yang digadang-gadang sebagai superfood, dan hadir dalam bentuk kemasan biasanya memiliki perasa manis buah-buahan, setidaknya mengandung 14-22 gram gula setiap penyajiannya, dan pemanis buatan yang digunakan untuk itu.

Bagi kamu pecinta yoghurt dan tetap ingin menikmati makanan sehat tersebut namun tidak ingin mengonsumsi gula berlebih, ada alternatif untuk tetap menikmatinya.

Yakni dengan menambahkan rasa buatan sendiri yang rendah gula. Misalnya, kamu dapat memilih yoghurt plain dan menambahkan pemanis alami seperti buah-buahan beku diatasnya (bluberi, stroberi, dsb).

2. Singkirkan Saus Tomat dan Sambal

saus tomat
Ucapkan selamat tinggal saus untuk kentang goreng favoritmu (pixabay/Alexas_Photos)

Saus seringkali dijadikan pilihan sebagai bumbu oleh banyak orang di seluruh dunia, dan bukan hanya untuk kentang goreng. Masih banyak orang yang mencampurkan saus ke dalam nasi, menikmatinya bersama telur orak-arik, dan menambahkannya ke roti isi.

Tentunya ketika datang ke pilihan makan yang buruk, ada hal-hal yang lebih buruk daripada kebiasaan mengonsumsi saus tersebut. Tetapi jika kamu menganggap dirimu sebagai seorang pemakan yang sehat, akan mudah untuk mengabaikan sumber gula tambahan seperti saus tomat.

Hanya satu sendok makan saus mengandung 4 gram gula dalam bentuk sirup jagung fruktosa tinggi. Dilihat dari perspektif medis, American Heart Association merekomendasikan perempuan seharusnya tidak memiliki lebih dari 25 gram gula tambahan per-harinya. Dengan kata lain, menambahkan hanya secercah saus tomat ke piring kamu untuk seperlima dari asupan gula yang disarankan ahli.

Sebagai penggantinya, kita bisa memilih topping untuk makanan kita yang mengandung rasa yang mirip tanpa tambahan gula, seperti tomat ceri segar atau yang sudah ditumis, sedikit saus pedas, atau sesendok salsa, tentu kamu pilih yang mengandung sedikit kadungan gula.

3. Mulailah Berteman dengan Lemak

Lemak Sehat
Pilihan lemak sehat bisa juga berbasis tumbuhan (pixabay/stevepb)

Mungkin ini terdengar salah, tetapi beberapa ahli mengatakan bahwa makan yang memiliki lebih banyak lemak sehat dapat membantu kamu menghentikan kebiasaan buruk mengonsumsi gula.

Itu dikarenakan makanan yang penuh dengan lemak baik lebih cenderung mengenyangkan kamu, sehingga menangkis keinginan kamu untuk memakan lagi makanan kecil, yang cenderung manis.

Pengalaman banyak orang mungkin anekdot, tetapi itu bisa membuktikan fakta bahwa menambahkan lebih banyak lemak ke dalam pola makan kamu akan membuatmu kurang tertarik untuk makan di tengah malam.

Tentu saja, jenis lemak yang kamu pilih penting untuk dipertimbangkan. Disarankan memilih makanan yang sarat dengan lemak tak jenuh tunggal, yang sehat seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun dan alpukat. Memilih sumber lemak tak jenuh lain seperti salmon, biji rami, dan kenari pada gilirannya merupakan kunci untuk mengurangi konsumsi gula berlebih. (ADP)



Ananda Dimas Prasetya